
Setelah itu Dinda segera menuju ke dapur untuk membuat kue ulang tahun untuk Adi.
Pukul 20.00 Dinda sudah selesai dengan kue nya lalu menyembunyikan nya di suatu tempat di dalam kamar
"Nah taruh aja disini pasti aman" Gumam Dinda
Pukul 21.00 Adi baru sampai di rumah.
"Maaf sayang mas pulang nya malem lembur"
"Sudah tidak apa apa sekarang mas mandi ya aku siapin makan malam"
"Iya sayang"
Setelah makan malam Adi dan Dinda segera masuk ke dalam kamar. Adi lebih dulu tidur.
"Sepertinya kamu capek mas semoga lelahmu menjadi lillah" ucap Dinda sambil memandangi Adi.
Pukul 23.57 Dinda terbangun dari tidur nya ia segera mengambil kue tadi dan menyalakan lilin sesuai umur Adi 29 tahun. Dinda dan Adi berbeda 8 tahun.
Happy birthday happy birthday happy birthday suamiku
Dinda menyanyikan di depan Adi. merasa ada suara lalu Adi bangun dari tidur nya dan melihat Dinda memegang kue ulang tahun membuat Adi tersenyum
"Tiup dong mas tapi berdoa dulu" Ucap Dinda
Lalu Adi meniup lilin tersebut
"Selamat ulang tahun suamiku semoga panjang umur sehat selalu lancar rejeki tambah yang baik baik makin sayang makin cinta sama aku"
"Amiin terima kasih sayang"
Lalu Adi memeluk dan menciumi Dinda. Adi m*****t bibir tipis Dinda dengan lembut.
Lalu Adi memotong kue tersebut dan memberikan kepada Dinda.
"Mas ini kado dari Dinda semoga mas suka" Ucap Dinda sambil menyerahkan sebuah kado
"Terima kasih sayang apapun mas suka kok"
"Aku masih punya sesuatu lagi buat mas"
"Apa hmm"
Lalu Dinda menuju ke laci dan mengambil sebuah kotak persegi panjang yang sudah di hias dengan pita lalu menyerahkan kepada Adi
"Apa ini sayang"
"Buka aja mas"
Lalu Adi membuka kotak tersebut. matanya terkejut melihat isi dari kotak tersebut yang berisi tespek dengan garis dua
"Ka..kamu hamil sayang" Tanya Adi dengan senang tak terasa air mata bahagianya ikut menetes
Dinda tersenyum dan menganggukan kepala nya
Lalu Adi memeluk Dinda
"Terima kasih sayang ini kado ulang tahun mas yang paling indah" Ucap Adi lalu menciumi Dinda dan tak lupa m*****t bibir tipis Dinda
"Halo anak papa sehat sehat ya di perut mama jangan nakal papa mencintai dan menyayangi kamu" Ucap Adi sambil mengelus perut Dinda dan menciumi nya
"Iya papa" Jawab Dinda menirukan suara anak kecil membuat Adi semakin gemas.
"Sayang mas mau tanya"
"Tanya apa mas"
"Sejak kapan kamu tau hamil yang kok nggak bilang sama mas hmm"
"Tadi pagi mas, kan aku pengen ngasih surpise buat mas aku sengaja emang"
"Terima kasih sayang nanti kita periksa ya ke dokter"
"Iya mas"
__ADS_1
Lalu mereka kembali tertidur dengan Adi memeluk Dinda.
Pukul 10.00 Dinda dan Adi ke rumah sakit untuk memeriksa kan kehamilan Dinda. Adi sengaja hari ini tidak ke kantor karena ingin menemani sang istri.
"Ibu Dinda Naura"
"Saya sus"
"Baik silahkan masuk bu" Lalu Adi mengikuti Dinda masuk ke dalam.
setelah di periksa
"Selamat bapak ibu sebentar lagi kalian akan menjadi orang tua, usia kandungan Ibu Dinda sudah memasuki usia 3 minggu tolong dijaga istrinya ya bapak Adi karena ini masih trimester pertama masih rawan lemah jangan kecapean dan juga jangan terlalu stress" ucap Dokter
"Baik dok" Jawab Adi dan Dinda bersamaan.
"Sebaiknya bapak Adi berpuasa dulu ya"
"Maksud nya puasa gimana dok" Jawab Adi
"Jangan berhubungan badan dulu ya pak soalnya kehamilan ibu Dinda masih lemah"
"Baiklah dok sampai kapan" Jawab Adi
"Nanti kalau sudah memasuki usia 8 minggu baru boleh"
"Harus ya dok lama sekali"
"Sabar ya pak"
Dokter tersebut tersenyum melihat ekspresi Adi sedangkan Dinda sudah terkekeh sejak tadi
"Ini tolong di minum ya Bu obat dan vitamin ya"
"Baik dok" Jawab Dinda
Setelah selesai mengantarkan Dinda ke dokter mereka langsung meninggalkan rumah sakit. di tengah perjalanan Adi memberhentikan mobil nya di supermarket untuk membeli susu kehamilan buat Dinda.
"Mas Dinda ikut masuk ya"
"Iya sayang yukk"
"Sayang mau rasa apa"
"Coklat aja mas aku hanya doyan rasa coklat soalnya"
"Oke"
"Mas banyak amat" Tanya Dinda karena Adi mengambil 10 box susu
"Sudah tidak apa apa"
"Mas Dinda mau camilan ya"
"Ambil aja sayang"
Lalu Dinda mengambil beberapa camilan, setelah itu Adi membayarnya. 30 menit kemudian mereka sampai di rumah. Adi lalu mengambil ponsel nya lalu mengabari orang tuanya dan Dinda.
Tut tut tut
"Halo le assalamualaikum" Ucap mama Adi
"Waalaikumsalam mah" Jawab Adi
"Ada apa le kok kamu senyum senyum gitu"
"Mah papa mana"
"Papa lagi keluar le enek opo to"
"Mah aku punya kabar gembira"
"Opo le"
"Sebentar lagi Mama punya cucu"
__ADS_1
"Ya allah tenan pora le"
"Iya to mama"
"Alhamdulillah sekarang mantuku mana le"
"Bentar ma tak pinggilin"
"Sayang sayang"
"Apa mas"
"Nih mama mau ngomong sama kamu"
"Halo mama assalamualikum"
"Waalaikumsalamu nduk, nduk selamat ya mama seneng dengernya dijaga ya nduk jangan capek capek"
"Iya ma terimakasih"
"Le Adi kamu harus jadi suami siaga buat istri kamu"
"Pasti dong mah"
Setelah selesai mengobrol dengan mama nya lalu Adi mengabari Ibu mertuanya. mereka sama sama bahagia mendengar kabar kehamilan Dinda.
Malam hari nya
Setelah makan malam
"Sayang minum susu dulu nih mas udah buatin kamu susu"
"Mas kok repot repot sih aku kan bisa buat sendiri"
"Udah nggak usah bawel"
"Sayang mas mau ngomong sama kamu"
"Apa mas"
"Kita pakai asisten rumah tangga aja ya sayang kamu lagi hamil loh mas nggak mau kamu kecapean"
"Hmm baiklah mas aku nurut saja"
"Pinter besok mas akan minta Andre untuk mencarikan"
"Sekarang sudah malam kamu tidur gih"
"Iya mas"
Pagi hari Dinda mengalami morning sickness membuat Adi bingung merasa tidak tega lalu Dinda menjelaskan kalau seperti ini memang dialami hampir semua ibu hamil. Hari ini Adi memutuskan untuk bekerja dari rumah karena tidak tega meninggalkan Dinda sendirian di rumah.
Pukul 11.00
Tok tok tok
"Andre masuk aja bro kita keruangan kerja gue aja ya"
"Nih gue butuh tanda tangan loe"
"Oke" Lalu Adi menandatangani berkas berkas tersebut
"Loe kenapa sih nggak ngantor"
"Istri gue hamil nggak tega gue ninggalin dia muntah muntah terus dari tadi"
"Apa wiiih selamat bro selamat langsung gas pol nih, punya loe hebat juga ya langsung sembur jadi"
"Iya lah ngomong ngomong asisten rumah tangga nya gimana"
"Udah dapet gue nanti sore dia datang"
"Bagus"
"Gue balik ngantor dulu ya"
__ADS_1
"Yaps titip kantor dulu ya"
Setelah Andre kembali ke kantor Adi kembali ke kamar menemani Dinda yang tertidur.