Takdir Cinta Dinda

Takdir Cinta Dinda
Bagian 55


__ADS_3

Karena merasa capek setelah digempur suaminya Dinda terlelap duluan di dada bidang Adi dengan tubuh yang masih polos sedangkan Adi masih menonton tv dengan suara yang pelan karena takut mengganggu istrinya dengan tubuh yang masih sama sama polos.


Pagi harinya Dinda bangun pukul 05.00 pagi


ia memandangi wajah suaminya


"Tampan sekali terima kasih sudah menjadikan aku istrimu aku berjanji tidak akan meninggalkan kamu" Gumam Dinda sambil terus memandangi wajah suaminya


"Sudah puaskah kamu memandangi wajah suami mu ini, suamimu tau kok kalau tampan" Ucap Adi sebenarnya Adi sudah bangun sebelum Dinda bangun


"Ka...kamu sudah bangun mas"


"Sudah sejak tadi, morning kiss dulu" Ucap Adi mengecup bibir Dinda


"Sayang mas mau lagi"


"Apaaa remuk badan aku mas"


"Dosa loh menolak keinginan suami"


"Hem"


Dan lagi lagi pagi itu Adi kembali menggempur Dinda di dukung cuaca Dingin.


Setelah selesai gempur gempuran Dinda segera masuk ke kamar mandi. 30 menit kemudian Dinda keluar dari kamar mandi


"Mas mandi sana"


"5 menit lagi deh yang"


"Ya sudah nanti malem tidur di sofa aja kalau gitu"


"Jangan dong yang, iya iya mandi ini"


Dinda keluar dari kamar dan menuju ke dapur


"Tumben sepi" Gumam Dinda


"Mbok kok sepi mama sama papa kemana mbok"


"Oh mereka sedang jogging non"


"Oh begitu, kalau gitu aku aja mbok yang masak buat sarapan"


"Eh jangan non biar mbok saja"


"Sudah tidak apa apa mbok mbok lanjutkan kerjaan yang lain aja ya"


"Baik non"


"Bikin sarapan Nasi Pecel aja deh itu ada kacang bisa di bikin sambal kacang oke lets go" Gumam Dinda sambil memakai celemek dapurnya.


Dinda segera menyiapkan bahan bahan untuk membuat sambal tidak lupa ia juga merebus bayam kacang panjang dan tauge Dinda juga akan menggoreng ayam dan juga rempeyek kacang


Adi keluar dari kamar


"Yang bikinin mas kopi ya mas tunggu di halaman belakang" Teriak Adi


"Iya mas" jawab Adi


Dinda segera membuat kopi untuk Adi setelah selesai Dinda segera membawa ke halaman belakang. Dinda yang masih menggunakan celemek


"Loh kamu masak yang" Tanya Adi


"Iya sayang nih kopinya" Jawab Dinda

__ADS_1


"La kan ada Mbok yang nanti kamu kecapean"


"Sudah tidak apa Mbok aku suruh mengerjakan tugas yang lain"


"Oh mama sama papa mana yang kok rumah sepi"


"Oh mama sama papa jogging mas kata mbok, aku ke dapur dulu mas belum selesai"


"Iya sayang"


Dinda segera meneruskan masak nya, setelah selesai ia menata di meja makan.


Mama dan Papa Adi yang baru pulang melihat Dinda menata sarapan di ruang makan


"Kamu masak nduk" Tanya mama Adi


"Eh iya mah hehehe" Jawab Dinda


"Ya allah sregep e mantuku"


"Mama bisa aja"


"Sego pecel wiih suwi ya ma gak makan nasi pecel sepertinya enak"


"Eh iya ya pah ini semua kamu yang bikin nduk"


"Iya ma hehehe duh pinter e mantuku"


Setelah mama dan papa Adi selesai bersih bersih mereka segera sarapan bersama


"Mas Adi sarapan dulu" Ucap Dinda


"Iya sayang, kamu masak apa sayang


wiiih sego pecel enak nih aku lama nggak makan ini" Ucap Adi


"Sambele enak Din, pinter kamu iya kan mah" Puji papa Adi


"Iya pinter mantuku iki" Ucapa mama Adi


"Hehehe makasih ma pa, di kulkas sambalnya masih kok mah tadi aku bikin banyak soalnya nanti kalau mama sama papa pengen tinggal seduh sama air panas"


"Walah makasih ya nduk ngeropotne lo peyek e enak gurih nduk"


"Papa suka Din"


Sedangkan Adi sibuk dengan nasi pecelnya


hingga nambah dua kali.


"Enak nggak mas" Tanya Dinda kepada Adi


"Enak lah yang sumpah kalau tidak enak kenapa aku nambah dua kali"


"Oh iya ya"


"Pinter istri aku ini aku suka nasi pecel ini sering sering bikinin ya yang"


Setelah sarapan mereka berbincang bincang di halaman belakang rumah.


"Besok aku sama Dinda mau ke rumah ibu sama ayah pamit sebelum kembali ke kota B tapi nanti habis dari rumah Ayah Ibu kita kesini lagi kok berangkat dari sini" Ucap Adi


"Oh bener kamu harus minta izin sama orangtuanya mau bawa Dinda ikut kamu walaupun Dinda sudah kuliah disana tetep kamu harus minta izin"


"Iya pah"

__ADS_1


"Dinda kamu bawa Di"


"Lah iya lah ma gimana to ma Dinda kan istri aku jadi harus ikut aku to mah"


"Nanti kalau mama kangen sama Dinda gimana Di"


"Ya mama ke kota B lah ke rumah aku"


"Iya mama bisa kesana, nanti Dinda sering sering video call deh ma" Ucap Dinda


"Bener ya Din"


"Iya ma^


"Besok naik mobil aja gimana yang" Tanya Adi kepada Dinda


"Iya mas boleh"


Keesokan harinya Adi dan Dinda sudah bersiap siap pukul 11.00 pagi mereka berangkat


"Kamu yakin le nyetir sendiri nggak bawa sopir"


"Yakin ma kan biasanya Adi sama Andre juga naik mobil kalau mudik"


"Mama itu gimana sih manten anyar pengene berduaan ae" celetuk Papa Adi


"Papa mama kan ada Dinda nanti kalau mas Adi capek bisa gantian sama Dinda"


"Nggak sayang, mas kuat kok sini kesana kan cuma 5 jam sampek lewat tol"


"Ya sudah kalian hati hati kabarin kalau sudah sampai"


Adi segera melajukan mobilnya menuju kota kelahiran Dinda


3 jam sudah mereka di perjalanan


"Mas capek nggak istirahat dulu yuk di depan kan ada rest area tuh sekalian makan Dinda laper mas"


"Iya sayang"


Setelah itu Adi memarkirkan mobil nya di rest area dan menuju ke rumah makan padang. setelah mengisi perut mereka melanjutkan perjalanan kembali


"Sayang kalau ngantuk tidur aja nanti mas bangunin"


"Nggak mas, mas nggak capek emang Dinda gantiin ya"


"Nggak mas nggak capek yang"


"Oh ya sudah"


2 jam kemudian Dinda dan Adi sampai di depan rumah Dinda. Ibu Dinda yang sedang menyirami bunga di depan rumah pun kaget melihat anak dan menantunya pulang tanpa memberitahu lebih dulu


"Loh Dinda Adi" Ucap Ibu Dinda


setelah itu mereka masuk ke dalam rumah


"Ayah yah Dinda sama Adi datang ini lo" Teriak ibu Dinda. Ayah Dinda sedang berada di halaman belakang rumah Dinda. mendengar istrinya berteriak ayah Dinda pun tergopoh gopoh lari ke depan


"Dinda Adi kalian kok nggak ngabari kita to" ucap Ayah Dinda


"Surprise dong yah hehehe"


"Oh iya bu brother mana bu" tanya Adi kepada ibu Dinda


"Oh Adek nya Dinda ya le lagi keluar le nggak tau kemana main nyelong aja" Jawab Ibu Dinda.

__ADS_1


Setelah itu Dinda dan Adi segera menuju ke kamar untuk bersih bersih.


__ADS_2