Takdir Cinta Dinda

Takdir Cinta Dinda
43


__ADS_3

Setelah selesai mereka langsung pulang ke rumah. karena besok Dinda dan Adi harus kembali ke perantauan lagi. sebenar nya Dinda masih libur beberapa hari tetapi karena permintaan Adi untung balik bersama nya Dinda pun menurut saja.


Ke esokan hari nya


Dinda dan Adi sudah bersiap siap ke bandara. karena mereka akan kembali menggunakan pesawat di karena kan jarak rumah Adi lebih dekat ke bandara. Pukul 09.00 Adi dan Dinda berangkat menuju bandara di antar Mama dan Papa Adi. 15 menit kemudian mereka sampai di Bandara.


"Hati hati Di sering sering pulang ya jagain anak perempuan mama ya" Ucap Mama Adi kepada Adi


"Iya ma"


"Dinda tolong titip Adi ya soal nya Adi itu bandel banget orang nya suka lupa lupa gitu"


"Iya ma"


"Pah Adi sama Dinda balik dulu"


"Iya Ati ati"


Setelah itu mereka masuk ke dalam bandara. setelah menempuh perjalanan udara selama 1 jam akhir nya mereka sampai dan Andre sudah menjemput nya. karena sebelum nya memang Adi meminta Andre untuk menjemput di Bandara. Setelah itu mereka mengantar Dinda ke rumah nya


"Mas Adi sama mas Andre nggak mampir dulu nih" Ucap Dinda setelah sampai di depan rumah nya


"Enggak yang kamu istirahat dulu sana kamu pasti capek" Jawab Adi sambil mencium kening Dinda


"Kalau Adi bilang nggak mampir berarti gue nggak mampir Din" Jawab Andre


"Ya sudah aku masuk dulu ya"


"Iya sayang"


Beberapa hari kemudian


Dinda pagi pagi sudah bangun untuk membersih kan rumah nya. setelah itu ia membuat sarapan karena hari ini Dinda sudah mulai dengan aktivitas kampus nya.


Ting


Satu pesan di ponsel Dinda


Mas Adiku❤ :


Selamat pagi, semangat kuliah nya sayang


Dinda :


Pagi kembali, iya semangat kerja nya juga ya


Mas Adiku❤ :


Siap Boskuu😙


Setelah sarapan Dinda menuju ke kampus nya menggunakan sepeda motor matic nya


"Good morning baby" Ucap Amel


"Morning too mel mel nih oleh oleh buat loe" jawab Dinda sambil menyerah kan oleh oleh kepada Amel


"Banyak amat Din ini buat gue semua"


"Iya lah biar loe seneng"


"Ihh makasih emang loe temen the best gue"


"Hem"


Setelah itu mereka segera menuju ruang kelas. karena sebentar lagi Pak Daren akan datang.

__ADS_1


Jam istirahat tiba


"Din loe pesen apa biar gue pesenin" Ucap Amel


"Mie ayam aja deh aku sama es susu coklat" Jawab Dinda


"Oke baby"


Setelah itu Amel datang membawa nampan berisi 1 mangkok mie ayam 1 mangkok bakso 1 gelas es teh dan 1 gelas es susu coklat.


"Eh Din gimana hubungan loe sama mas Adi" Tanya Amel


"Nggak gimana gimana kemaren dia ikut gue pulang terus sebelum balik kesini gue juga di ajak mampir ke rumah orang tua nya" Jawab Amel


"Loe serius cie cie bentar lagi ada yang mau sebar undangan nikah nih" Goda Amel kepada Dinda


"Apa an sih loe Mel"


"Terus gimana orang tua loe sama orang tua Dia"


"Ya nggak gimana gimana toh mereka juga udah saling kenal kok"


"Oh eh Din btw Mas Andre tuh udah punya pacar belum"


"Kenapa emang jangan jangan loe naksir lagi sama mas Andre"


"Apaan sih loe Din gue tanya Dinda udah punya pacar belum"


"Nggak tau gue ntar coba gue tanya in deh sama mas Andre apa mas Adi"


"Jangan malu lah aku"


"Kenapa kata nya pengen tau gimana sih loe aneh banget"


"Ganteng ya mas Andre"


Sedangkan Amel hanya nyengir


Jam pulang kampus pun tiba. Dinda segera pulang ke rumah. sesampai nya di rumah langsung tidur siang.


Malam hari nya


Ponsel Dinda berdering


Mas Adiku❤ video calling


"Halo mas" Ucap Dinda sambil memasang wajah manis nya


"Itu wajah kenapa di manis manisin sih yang"


"Lah kenapa emang nya"


"Jadi gemes aku yang"


"Emang aku apaan"


"Pacar aku lah, yang kamu lagi apa sih"


"Oh lagi rebahan ini"


"Emang nggak belajar apa kok rebahan"


"Udah cuma baca bacang doang kan nggak ada tugas juga" Ucap Dinda sambil menguap


"Kamu ngantuk ya sudah cepat tidur sana"

__ADS_1


"Iya nih kamu juga tidur ya"


"Love you" Ucap Adi


"Love you too"


Setelah Adi mematikan video call nya Dinda langsung menuju ke alam mimpi.


Beberapa bulan kemudian.


Hari ini hari ulang tahun Dinda. Adi akan melamar Dinda di hari ulang tahun nya. Adi sudah mempersiap kan semua tanpa sepengetahuan Dinda. Orang tua Dinda serta Adik nya dan orang tua Adi juga sudah datang. Adi juga mengundang sahabat Dinda yaitu Amel. Sedangkan Norma Rahma Dan Anggi tidak bisa hadir karena mereka di luar kota. Orang tua Dinda juga memberitahu Bude Nanik.


Sudah 3 hari Adi tidak memberi kabar kepada Dinda. Adi memang sengaja tidak memberi kabar Dinda. Dinda juga lupa kalau hari ini ulang tahun nya.


"Kamu kemana sih mas kenapa kamu begini sama aku" Lirih Dinda


Pukul 19.00 Amel menjemput Dinda karena permintaan Adi.


Ting tong ting tong


Dinda segera membuka pintu


"Mel ada apa" Ucap Dinda


"Ikut gue yuk" Jawab Amel


"Kemana"


"Udah pokok nya ikut gue loe pakek baju ini ya udah buruan siap siap sana dandan yang cantik gue tunggu ruang tamu loe" Ucap Amel sambil menyerah kan paper bag kepada Dinda


"Harus ya emang nya"


"Wajib udah cepetan sana"


Dinda hanya menurut kata kata Amel. Setelah 30 menit akhir nya Dinda keluar dari kamar nya


"Udah kan Din ayo"


"Emang kita mau kemana"


"Udah ah bawel diem loe"


15 menit kemudian mereka sampai di tempat tujuan.


"Din loe tutup mata dulu ya" Ucap Amel


"Apa an sih pakek tutup mata segala" Jawab Dinda


"Udah loe nurut aja"


Setelah itu Amel menutup mata Dinda.


"Loe jalan pegangan gue hati hati" Ucap Amel.


Setelah itu Amel membawa Dinda ke taman restauran.


"Mel sebenar nya loe mau ngapa..." ucap Dinda terhenti karena Amel tiba tiba membuka penutup mata nya. Terlihat di depan Dinda sudah Adi yang berjongkok di depan Dinda sambil memegang sebuah cincin. Di sekeliling nya juga terdapat lampion lampion bunga mawar yang menambah kesan romantis bahkan sangat romantis.


"Mas mas Adi" Ucap Dinda


"Dinda mungkin ini terlalu cepat bagi kamu, tapi aku ingi lebih serius dengan hubungan kita aku ingin menikmati hidup ku bersama kamus, aku sudah yakin dengan keputusan ku ini, Will you marry me Dinda? " Ucap Adi sambil berjongkok di depan Dinda.


Dinda pun terharu dengan apa yang di lakukan Adi.


"Yes i will" Jawab Dinda. Adi yang mendengar jawaban Dinda pun langsung tersenyum.

__ADS_1


Adi langsung memasangkan cincin di jari Dinda. Dinda juga memasangkan cincin ke jari Adi. karena permintaan orang tua mereka lamaran menjadi bertunangan sekaligus. Setelah selesai memasangkan cincin Adi langsung memeluk Dinda dan mencium kening Dinda.


"Terima kasih sudah menerima ku sayang" Ucap Adi.


__ADS_2