Takdir Cinta Dinda

Takdir Cinta Dinda
Bagian 31


__ADS_3

"Yang kamu duduk dulu aku mau ngecek proposal untuk meeting nanti" Ucap Adi


Dinda langsung mendudukan bokong nya di sofa sambil memainkan ponsel nya. sedang kan Adi berkutat dengan laptop nya.


Tok tok tok


"Masuk" Ucap Adi


"Nih makan siang loe sama Dinda" Ucap Andre


"Taruh di meja aja dah loe keluar sana"


"Makasih Mas Andre" Ucap Dinda


"Sama sama Din"


"Loe tuh yah bilang makasih kek apa kek malah nyuruh gue keluar" Ucap Andre kepada Adi sambil melangkah kan kaki nya keluar


"Yang ayo makan dulu" Ucap Andre


"Iya mas"


"Suapin yang"


"Mmmm ya udah sini"


Setelah makan siang Adi pamit untuk meeting sebentar. Karena merasa bosan di ruangan Adi sendirian Dinda memutus kan untuk melihat suasana kota dari jendela ruangan Adi. Tiba tiba Adi memeluk Dinda dengan erat dari belakang


"Kamu bosen ya, maafin aku" Ucap Adi sambil menaruh dagu nya di bahu Dinda


"Emang kamu ada salah sama aku mas"


"Ya kan udah ninggalin kamu sendiri an yang"


"Tidak apa apa"


"Mau pulang sekarang apa nanti" Ucap Adi dengan posisi masih sama memeluk Dinda dari belakang


"Terserah kamu aja mas"


"Ya udah sekarang aja ya, kamu pasti capek"


"Mas ini kan masih jam kantor nggak enak sama karyawan kamu, kamu tuh bos nya harus nya contohin yang baik buat mereka, udah nanti aja pulang nya mas"


"Ya udah yang, kalau gitu aku lanjut kerja lagi aja ya".


Dinda hanya menganggukan kepala nya


Beberapa bulan kemudian


Hubungan Adi dan Dinda semakin harmonis Adi semakin posesif kepada Dinda setiap Dinda ingin kemana kemana harus menunggu persetujuan dari Adi, Dinda juga tak masalah dengan sifat Adi seperti itu. Dan hubungan mereka sudah di ketahui oleh keluarga mereka pastinya orang tua Dinda dan Adi sudah merestui hubungan mereka. Kalau Adi dan Dinda ingin menikah sekarang keluarga mereka juga tidak masalah.


Setelah pulang kuliah Dinda berencana ingin pergi ke cafe bersama Amel karena mereka sudah lama tidak nongkrong berdua. Dinda mengirim pesan kepada Adi untuk memberitahu nya


Dinda :

__ADS_1


Mas, aku ke cafe dulu ya sama Amel


Mas Adiku❤:


Iya sayang, di cafe mana?


Dinda :


Cafe Harmoni mas


Tanpa Dinda ketahui sebenarnya Adi berniat menyusul Dinda bersama dengan Andre sekalian makan siang


"Bro ikut gue ya makan siang di luar" Ucap Adi


"Dimana" Jawab Andre


"Cafe Harmoni"


"Loe bayarin ya"


"Iya tenang ayo buruan"


Mereka pun segera menuju ke Cafe, sesampai nya di cafe Adi segera mencari keberadaan Dinda dan Amel, Dinda yang melihat Adi datang bersama Andre pun terkejut


"Mas Adi kok di sini"


"Nyusul kamu ini kan kebetulan jam makan siang"


"Din ini temen kamu ya gak ada niatan buat kenalin gitu" Ucap Andre


"Andre"


"Amel"


"Cakep juga ni Amel" batin Andre.


"Kalian pesan aja biar aku yang bayar" Ucap Adi


"Serius mas wah Din loe beruntung banget punya mas Adi" Celetuk Dinda


Adi hanya mengangguk kan kepala nya lalu


"Kamu beruntung gak yang punya aku"


"Hmm gimana ya" Jawab Dinda sambil melihat daftar menu


"Jadi kamu gak beruntung gitu" Jawab Adi ketus


"Siapa yang bilang nggak beruntung"


"Lah kamu gak jawab kok yang"


"Beruntung banget lah"


"Kamu serius yang" Ucap Adi sambil mengelus pucuk kepala Adi

__ADS_1


"Aku steak aja deh, sama capucino drink" Ucap Dinda


"Gue juga samain loe aja Din" Ucap Amel


"Mas Adi sama Mas Andre mau apa?"


"Samain aja deh yang sama kamu"


"Gue juga"


Beberapa menit kemudian pesanan mereka datang


"Yang suapin dong" Ucap Adi


"Makan sendiri mas malu sama mereka" Jawab Dinda


"Ya udah aku gak makan kalau gitu"


"Yah bayi gede gue rewel ya udah Aaaaaaa"


"Makasih sayang"


"Yahh gue bisa apa" Ucap Amel


"Dedek Amel mau Mamas Andre suapin" Goda Andre


Sedangkan Dinda dan Adi tersenyum melihat tingkah konyol Andre


"Gak usah mas terima kasih" Ucap amel


" Gak papa kalau mau" Jawab Andre


Setelah makan siang selesai Adi dan Andre segera kembali ke kantor sedangkan Dinda dan Amel masih tetap di cafe tersebut


"Yang aku balik kantor dulu ya, kamu hati hati pulang nya, awas jangan macem macem inget kamu udah punya aku, awas kalau berani macem macem, jangan nglirik nglirik cowok lain mata nya di jaga, nanti semua aku yang bayar" Cerocos Adi


"Udah ngomong nya" Jawab Dinda


"Kamu tuh ya di bilangin kok malah gitu"


"Iya iya udah sana"


"Salim dulu" Ucap Adi sambil menyodorkan tangan nya kepada Dinda


Cup


Dinda mencium tangan Adi


"Udah yok balik pacaran mulu" Ketus Andre


"Bilang aja loe iri" Ucap Andre


"Dedek Amel mamas Andre balik kantor dulu ya sampai jumpa lagi dadaaaa" Ucap Andre kepada Amel


"Apaan sih mas Andre" ketus Amel

__ADS_1


Sedangkan Dinda dan Adi hanya geleng geleng melihat tingkah Andre.


__ADS_2