Takdir Cinta Dinda

Takdir Cinta Dinda
Bagian 60


__ADS_3

Setelah itu mereka turun ke bawah untuk sarapan. setelah sarapan mereka segera berangkat. Adi lebih dulu mengantar Dinda ke kampus.


"Inget apa kata suami mu ini tadi malam"


"Iya iya inget kok mas"


Setelah sampai di depan gerbang kampus Dinda


"Kuliah yang bener istriku awas macem macem"


"Iya mas" Jawab Dinda sambil mencium punggung tangan Adi lalu Adi mencium kening Dinda dan juga bibir Dinda.


"Aku masuk dulu ya mas, mas hati hati"


"Iya sayang nanti kabarin mas kalau sudah selesai mas jemput"


"Iya mas daaaa"


Setelah itu Dinda segera masuk ke dalam kampus dan menuju ruangan nya


"Halo pengantin baruuuuu gimana nih udah jadi belum ponakan gue" Celetuk Amel


"Amel gue kangen mel huuuuu" Ucap Dinda sambil memeluk Amel


"Gue juga Din"


"Oiya nih gue bawain oleh oleh"


"Banyak amat Din, nah ini kan kue pie dari Bali Din loe dari Bali"


"Iya dong"


"Sama laki lo"


"Ya iya dong"


"Oh bulan madu berarti gimana Din enak nggak rasanya pasti sakit banget ya rasanya"


"Loe rasain aja ntar kalau udah ada musuh nya dan loe udah sah jadi bininya"


"Yah loe mah gitu"


Setelah itu mereka memulai aktivitas kuliah nya. Banyak teman teman Dinda yang memberi selamat kepada Dinda ada juga yang memberi Dinda kado. Dinda juga berencana ingin mengadakan dinner dengan teman temannya yang kemarin belum sempat datang karena kemarin hanya Amel lah yang Dinda undang tapi Dinda akan meminta izin kepada suami nya dulu.


Pukul 13.00 Aktivitas kuliah Dinda selesai. Ia segera mengirim pesan kepada suaminya untuk menjemput


Dinda :


Mas aku bentar lagi pulang nih


Mas Adikuā¤:


Iya sayang mas otw


Dinda :


Hati hatišŸ˜™


15 menit kemudian mobil Adi tiba di depan kampus Dinda bertepatan dengan Dinda keluar dari kampus sambil menenteng beberapa paper bag berisi kado dari teman temanya


"Apa itu sayang" Tanya Adi


"Oh kado mas dari temen temen" Jawab Dinda sambil meletakkan kadonya di bangku belakang


"Oh"


"Mas bekalnya udah mas makan kan"


"Udah istriku"


"Terus mas kembali ke kantor"


"Iya kamu mau ikut apa pulang"


"Pulang aja mas capek aku mau bobok cantik"

__ADS_1


"Baiklah, udah makan belum kamu yang"


"Udah kok mas"


Setelah itu Adi mengantar Dinda pulang lalu kembali ke kantornya


"Hati hati di rumah sayang kunci pintunya, kalau ada yang ketuk jangan langsung di buka lihat dulu dari jendela"


"Iya suamiku sayang"


Setelah itu Dinda segera masuk ke dalam rumah lalu mengistirahat kan tubuh nya sebentar di kamar. Pukul 15.00 Dinda terbangun lalu mencuci muka dan ke dapur untuk memasak makan malam. Pukul 16.30 Dinda sudah selesai dengan masakan nya lalu kembali ke kamar untuk mandi. setelah mandi ia duduk duduk santai di depan terasnya sambil menunggu suaminya pulang. Tak lama kemudian mobil Adi memasuki pekarangan rumah nya.


"Assalamuaikum" Ucap Adi


"Waalaikumsalam mas" Jawab Dinda sambil mencium punggung tangan suaminya


"Kamu nungguin mas sayang"


"Iya"


Lalu mereka masuk ke dalam rumah. Dinda menyiapkan baju ganti untuk Adi setelah itu mereka makan malam.


Di kamar


"Nih yang buat kamu" Ucap Adi sambil menyodorkan dua buah Atm dan juga kartu black card


"Apa ini mas"


"Buat kamu lah yang"


"Nggak usah mas aku masih punya uang kok dari hasil toko dan juga caffe Dinda"


"Kamu itu lupa apa gimana sih yang mas itu suami kamu loh sudah kewajiban mas untuk menafkahi kamu sekarang kamu itu tanggung jawab mas sayang, untuk hasil toko dan caffe kamu kan bisa kamu tabung. nggak ada penolakan kita sudah menikah kalau kemarin kamu menolak karena kita belum menikah aku bisa menerima tapi ini pokoknya harus diterima atm satunya untuk kebutuhan rumah dan satunya untuk kebutuhan pribadi kamu mas akan transefer setiap bulan nya kalau kurang kamu bisa minta ke mas lagi untuk black card terserah kamu untuk apa pokok nya kamu harus terima" Cerocos Adi


"Terima kasih suamiku" Ucap Dinda sambil memeluk Suaminya


"Sama sama"


Lalu mereka tiduran Di ranjang sambil menonton televisi. sedangkan Adi sibuk dengan laptopnya


"Mas aku boleh ngomong nggak mas"


"Aku boleh ngajak Amel main kesini nggak mas"


"Boleh dong sayang ini kan rumah kamu juga sekarang kamu mau ajak temen kamu saudara kamu tidak apa apa tapi jangan temen cowok"


"Terima kasih mas, oh iya mas satu lagi"


"Apa hmmm"


"Kalau aku ngadain dinner buat teman teman kampus aku gimana mas kemarin kan aku nggak ngundang mereka cuma Amel aja yang aku undang karena kan memang jauh nggak tega aku"


"Hmm boleh yang"


"Terima kasih mas"


"Terima kasih terus dari tadi"


"Terus harus gimana suamiku"


"Mas mau yang hehehe"


"Hmmm"


Dan terjadilah adegan Adi menggempur Dinda malam itu.


Keesokan harinya seperti biasa Adi mengantar istrinya ke kampus lalu ia baru ke kantornya


"Jangan lupa bekalnya dimakan mas"


"Siap istriku"


Lalu Dinda masuk ke dalam kampus nya


"Mel main ke rumah Aku sama mas Adi dong"

__ADS_1


"Boleh tapi kalau nanti aku nggak bisa aku mau ke kondangan saudara aku"


"Iya nggak apa apa"


"Alamat nya mana"


"Nanti aku kirim lewat Wa ya"


"Okeee"


Di kantin


"Din loe mau pesan apa"


"Mie ayam aja deh sama es teh"


"Gue pesenin ya"


"Huuum"


Setelah menunggu beberapa menit akhirnya pesanan mereka datang.


Jam pulang kampus tiba Adi sudah stan by di depan gerbang kampus Dinda.


"Mas dari tadi" Tanya Dinda


"Nggak yang baru 5 menit kok"


"Oh"


"Ikut mas ke kantor tidak apa apa kan yang soalnya 30 menit lagi mas meeting"


"Iya mas gapapa Dinda"


Setelah itu mereka sampai di kantor Adi. Dinda langsung masuk keruangan Adi lalu merebahkan tubuh nya Di sofa


"Yang kamu udah makan"


"Udah mas tadi di kampus masih kenyang aku"


"Mas tinggal meeting dulu ya kamu tidur aja di kamar yang" Ucap Adi sambil mencium kening Dinda


"Nggak usah mas aku disini aja"


Setelah itu Adi meninggalkan Dinda di ruangan nya.


Karena merasa bosan Dinda ingin pergi ke kantin untuk membeli camilan. sesampainya di kantin


"Lo neng kan istrinya pak Adi" Ucap Ibu Kantin


"Hehe iya bu"


"Wah cantik sekali ya istrinya"


"Ibu bisa aja"


Setelah selesai membeli camilan Dinda membayar camilan tersebut


"Berapa Bu"


"35.000 aja neng"


Dinda lalu mengeluarkan 1 lembar uang berwarna biru


"Kembalinya buat Ibu aja ya"


"Tapi neng"


"Sudah tidak apa apa"


"Terima kasih neng ternyata istri nya pak Adi baik"


Dinda hanya tersenyum. sesampainya di ruangan Adi Dinda segera membuka cemilan nya sambil menonton drakor di ponsel nya tak lama Dinda tertidur dengan posisi masih memegang ponsel nya.


"Pasti kamu capek" Ucap Adi setelah masuk ke ruangannya lalu menggendong Dinda ke dalam kamar ruang nya. Setelah memindah kan Dinda Adi kembali lagi ke ruangan nya lalu mengambil ponsel istrinya untuk mematikan drama korea yang Dia tonton setelah itu Adi mengotak ngatik ponsel Dinda dan membuka aplikasi sosmed Dinda

__ADS_1


"Hmm nggak ada aneh aneh kontak nya pun banyak cewek semua istri pinter" Gumam Adi


Lalu ia membuka akun instagram Dinda Adi tersenyum kemenangan ternyata disana ada foto diri nya dan juga foto pernikahan nya. Adi sebenar nya juga mempunyai instagram dan juga berteman dengan Dinda tapi dirinya jarang membukanya. Di akun instagram Adi juga penuh dengan foto foto Dinda.


__ADS_2