
Saat aku sampai ke sekolah, Aldo langsung memanggilku.
"Sania.. Ayo kita bicara di Perpustakaan. " kata Aldo
"Iya.." Kataku
"Ini fotonya" kata Aldo
Saat aku lihat fotonya ternyata benar yang di katakan Aldo. Aku kecewa banget sama Firman aku pikir dia baik. Aldo langsung menghiburku.
"Udah jangan sedih ya.. Ada aku yang selalu menemani kamu" kata Aldo
"Jangan.. Nanti hubungan kamu sama Rena rusak karena aku. " kataku
"Udah jangan pikirin itu, gak penting" kata Aldo
"Tapi kan.. " kataku
"Masuk ke kelas udah mau mulai" kata Aldo
"Iya.. " kataku
Aku berpikir mungkin aku harus fokus belajar bukan waktunya untuk memikirkan soal cinta. Aldo dan aku masuk ke kelas bersama, Rena melihat kami. Aku merasa gak enak sama Rena dan aku juga udah minta Aldo untuk menjaga jarak denganku. Tapi dia tetap bilang gak apa apa karena kita teman.
Indra langsung cerita soal Desi padaku. Saat kami bicara Desi melihat aku. Aku gak mau ada salah paham lagi jadi aku minta Indra jangan terlalu dekat dengan aku.
"Sania aku mau cerita soal Desi.. " kata Indra
"Maaf aku mau belajar sebentar lagi guru datang." kataku
"Ya karena belum ada guru kita cerita dulu" kata Indra
"Itu Desi melihat ke aku, aku gak enak jangan sampai Desi cemburu seperti Rena" kataku
"Iya udah.. Aku mengerti, aku cuma mau bilang aku udah pacaran sama Desi dan itu karena kamu Sania. Makasih ya.. " kata Indra
"Bukan aku.. Itu karena kamu sendiri" kataku
"Ya.. Kamu kan juga bantu" kata Indra
Aku pergi ke toilet dan ada kak Angga lagi. Di mana aku ada pasti ada kak Angga,aku heran banget sama dia. Tapi aku gak hiraukan dan pergi ke kelas. Lalu, guru memanggilku dan Kak Angga.
Saat kami masuk, kata bu guru..
"Sania ini yang harus kamu tulis" kata guru
"Iya.. " kataku
"Angga ini bagikan hasil ujian, selamat ya nilai kamu bagus" kata guru
Ternyata kak Angga pintar, dia juga jago main bola. Aku baru tahu itu.
"Kalian ini cocok ya.. Cantik, ganteng, pintar muka kalian juga sekilas mirip loh.. Jangan jangan jodoh.. " kata guru
"Ah.. Bercanda aja ibu" kataku.
"Amin.. Haha" kata kak Angga
__ADS_1
"Maaf ya saya bercanda juga, ingat jangan sampai pacaran di sekolah nanti kalian dihukum" kata guru
"Ya.. " kata kak Angga
Aku masuk ke kelas dan menulis di papan tulis. Waktu berlalu, bel istirahat pun berbunyi kami langsung makan. Tiba tiba Desi dan Rena mendekatiku.
"Sania.. Aku mau kamu jangan deketin Indra ya. " kata Desi
"Iya kamu jauh dari Aldo" kata Rena
"Maaf kalau kalian gak nyaman aku juga mau menjauh dari mereka. Aku mengerti maksud kalian" kataku.
"Makasih ya.. Kalau kamu ngerti" kata Desi
Saat aku makan sama Alex, Aldo tetap menghampiri aku dan duduk di sebelah aku.
"Aku gabung sama kalian ya.. "kata Aldo sambil merangkulku
"Duduk disana aja" kataku sambil lepas tangannya
"Maaf ya Sania.. Aku tahu kamu gak suka aku pegang kamu ya udah aku gak akan lagi. Maafin aku ya.. Kita kan teman baik jadi aku suka lupa, tapi aku tetap duduk disebelah kamu. " kata Aldo
"Jangan.. Disebelah Rena aja" kataku
"Kenapa San? Aku mau disini" kata Aldo
Aku langsung ke luar kelas dan berdiri di balkon sekolah. Dari depan kelasnya, kak Angga melihat terus dan tersenyum padaku. Aku benar benar gak nyaman banget dengan situasi seperti ini aku harap bisa seperti dulu. Lalu Aldo menghampiri aku.
"Sania.. Maaf ya" kata Aldo
"Ya.. Tapi aku mohon jangan terlalu dekat sama aku, aku gak enak dilihat orang nanti mereka pikir aku ribut kamu dari Rena" kataku
"Ya.." kataku
Lalu Aldo bergeser sedikit dari sisiku
"Cukup, kan? "tanya Aldo
"Apaan sih? Maksud aku kamu sama Rena" kataku.
"Ya.. Aku mau ngobrol sama kamu bukan Rena" kata Aldo.
"Gak tahu ah.. Bingung" kataku
Saat pulang sekolah, Firman ternyata menunggu aku di depan gerbang.
"Aku mau bicara sama kamu Sania" kata Firman
"Aku juga.. Aku mau kita putus " kataku
"Apa? Kenapa?" tanya Firman
"Aku mau fokus belajar dan gak mau pacaran dulu. " kataku
" Gak soal belajar aku gak pernah menghalangi kamu tapi kenapa harus putus" kata Firman
"Pasti seru ya.. Melakukan hal itu dan membuat aku terlihat bodoh" kataku
__ADS_1
"Maksud kamu? " tanya Firman
"Kalau kamu lebih nyaman sama wanita lain ya udah kita pisah aja" kataku
"Jadi itu.. Ya udah kalau kamunya putus" kata Firman
"Ya udah.. " kataku
"Apa kamu gak mau tanya alasan kenapa aku lakuin itu?" tanya Firman
"Gak usah dijelasin buat apa gak penting juga" kataku
"Ya udah.. Aku minta maaf" kata Firman
"Aku maafin" kataku
"Serius.. Berarti kita seperti dulu lagi" kata Firman
"Gak.. Maaf kita gak bisa seperti dulu tapi kita masih bisa berteman baik, kan? "tanyaku
"Aku gak mau berteman sama kamu" kata Firman
"Ya udah aku pulang, permisi" kataku
Aku pergi meninggalkan Firman dan langsung pulang ke rumah. Aku rasa emang sekarang bukan waktu yang tepat untuk seperti ini. Aku lebih ingin berteman dengan semua orang. Termasuk dengan Aldo.
Jangan sampai pertemanan aku dengan Rena dan Desi hancur karena laki laki. Malam pun tiba, dan Aldo, Indra, dan Firman mengirim aku pesan. Jadi aku memutuskan untuk tidak membalas pesan Aldo dan Indra.
(Percakapan SMS dalam HP)
"Sania.. Kamu lagi apa? " tanya Aldo
"Sania.. Kenapa kamu gak balas pesan aku?" tanya Aldo
"Sania.. Aku mau bilang sesuatu" kata Indra
"Ya udah besok aja aku bicara sama kamu di sekolah. " kata Indra.
"Sania.. Aku mau bicara sama kamu tolong balas pesan aku" kata Firman
"Buat apa lagi kak Firman? " tanyaku
"Kak.." kata Firman
"Ya.. Emang seharusnya aku panggil kak" kataku
"Tapi aku mau kamu jangan kaku sama aku. Panggil nama aku aja seperti biasa. " kata Firman
"Kita harus terbiasa kak" kataku
"Ya udah kalau kamu emang benar benar mau putus sama aku" kata Firman
"Ya.. Makasih atas pengertiannya" kataku
"Selamat malam Sania.. Selamat tinggal karena aku gak bisa ketemu dan menghubungi kamu lagi saat kita putus aku butuh waktu sendiri untuk melupakan kamu. " kata Firman
"Malam.. Kak dan selamat tinggal juga, aku juga minta maaf kalau aku ada salah" kataku
__ADS_1
Aku juga mau berhenti menghubungi Firman dan melupakan dia. Benar kata Firman aku perlu waktu sendiri.