Teman Tapi Cinta

Teman Tapi Cinta
Hari ulang tahun Caca #2


__ADS_3

Mereka lalu pergi menaiki motor Adit.


Caca sudah menawari untuk menaiki mobil nya tapi Adit tidak mau karena Adit tidak mau memanfaatkan Caca dengan kemewahan yang Caca miliki.


Cerita Sedikit tentang Adit yah biar pada tahu ,, hehehehe.


Adit adalah seorang laki-laki dari kalangan kelas bawah , Adit mempunyai banyak saudara ada 4 Kakak dan 3 adik. Ayah Adit hanya seorang buruh pabrik. Adit bersekolah disekolah itu karena mendapatkan beasiswa, Adit murid yang sangat pandai dan juga mempunyai wajah yang tampan , sikapnya sangat sopan pada siapapun, walaupun Adit laki-laki yang slengean. Tapi itu yang membuat Caca suka.


***


Di motor Caca menanyakan pada Adit kalau mereka mau kemana.


Caca:


" Dit sebenernya mau kemana sih ???"


Adit:


" Banyak tanya ah , udah diem aja , megang yang bener nanti jatuh lagi. Ayah kamu nanti marah sama Adit.


Caca cemberut mendengar perkataan Adit.


menurutnya apa salah nya sih ngomong mau kemana.


Disepanjang jalan mereka hanya terdiam, karena Caca keburu males ngomong sama Adit, gara-gara pertanyaan nya tadi. Pada saat sampai di suatu tempat Caca di minta untuk menutup matanya.


Adit:


" Sini aku pakein dulu penutup mata".


Caca:


" Apaan sih dit harus pake-pake penutup mata segala". Padahal dalam hati Caca seneng banget pasti bakal dapet kejutan .

__ADS_1


Adit:


" Banyak omong ah , udah sini tutup aja ". Adit memasangkan kain di mata Caca. "awas ya kalau liat ".


Caca:


"Iya enggak".


Tiba disebuah meja yang sudah disiapkan makanan dan kue ulang tahun yang sederhana.


Adit:


"Sekarang udah boleh buka matanya". Sambil membuka penutup kain yang menempel di mata Caca.


Caca:


"Waw ,,,," Caca membelalakan matanya , tak menyangka Adit akan memberikan kejutan seperti itu. karena Caca tahu keadaan keuangan Adit seperti apa.


Adit:


Mereka mulai menyantap makanan yang ada di meja.


Caca:


" Dit apa aku boleh bertanya?? tapi jangan tersinggung yah !!"


Adit:


"Kamu seperti pada siapa saja , memang aku ibu tiri yang suka marah-marah". Adit malah membuat lelucon.


Caca:


"Adit ihhhh ,, Kamu punya uang dari mana bisa bikin kaya gini ?? " Caca benar-benar bingung dan takut Adit dapat uang dari hasil yang tidak baik.

__ADS_1


Adit:


"ya ampun Caca, dengerin yah pokonya uang yang Aku pake buat ini semua halal, tidak usah takut seperti itu , hahahha." Adit malah menertawakan Caca yang sedang kebingungan. "ini untuk kamu , semoga kamu suka ,walaupun harganya tidak seberapa tapi aku harap aku mau menerimanya". Adit memberikan kado yang sejak tadi sudah ia siapkan.


Caca:


"Terimakasih dit , boleh aku buka sekarang ???


Adit:


"Bukalah ".


Caca:


"Ya ampun dit bagus banget !. boleh aku pake ??. Ternyata Adit memberikan Caca gelang silver yang hampir sama dengan apa yang Adit kenakan.


Adit:


" Tentu saja , Sekarang kita couple". Sambil menyodorkan tangan kanannya untuk Caca lihat. Mereka berdua tertawa bersama


Caca:


" Terimakasih dit , untuk semuanya , aku kira kamu lupa kalau aku ulang tahun."


Adit:


"Tidak mungkin aku lupa, aku hanya ingin membuat kamu sedikit marah." Candanya


Hari itu rasanya hari yang sangat bahagia untuk Caca, semenjak kepergian ibu nya Caca benar-benar tidak pernah merasakan ulang tahun yang sebahagia itu. Karena ayah nya tidak terlalu peduli dengan kehadiran Caca, menurut Ayah nya dengan uang Caca sudah cukup bahagia.


Walau sederhana tapi sangat bermakna di hati Caca, rasa itu mulai semakin tumbuh, rasa menyukai, menyayangi, atau bahkan rasa mencintai terhadap Adit semakin hari semakin tumbuh , seperti tanaman yang selalu disiram air setiap hari akan semakin tumbuh besar.


***

__ADS_1


__ADS_2