Teman Tapi Cinta

Teman Tapi Cinta
Berakhirnya Hubungan Aldo Dengan Rena


__ADS_3

Saat perjalanan menuju sekolah, aku bertemu Indra. Lalu, Indra bilang kalau Trisa sakit paru paru.


"Trisa sakit nanti pulang sekolah kita ke rumahnya buat jenguk keadaannya" kata Indra


"Iya.. Aku udah bilang sama dia jangan terlalu lama main di warnet sampai malam kadang dia juga begadang kan pasti disana banyak yang merokok jadi dia mungkin menghirup asap rokok" kataku


"Iya.. Dia mah susah dikasih tahu" kata Indra


Sampai di sekolah aku dan Indra masuk ke kelas.


"Sania.. Masuk yuk" kata Indra


"Iya.. Dra" kataku


Lalu, tiba tiba Rena menghampiri mejaku. Dia mengajak aku ke kelas sebelah perpustakaan. Dengan wajah yang terlihat kesal dia bilang dia putus sama Aldo karena aku.


"Sania.. Kamu tahu aku putus sama Aldo" kata Rena


"Apa? " kataku dengan terkejut


"Ini karena kamu dia jadi putusin aku" kata Rena


"Aku gak tahu apa apa bahkan aku udah menjauh dari dia kami udah gak pernah SMSan lagi karena aku menghargai kamu, Rena" kataku


"Tapi aku sama dia putus itu karena kamu, dia selalu bela kamu dan aku gak boleh bicara apapun yang bisa nyakitin kamu" kata Rena


"Ya udah.. Nanti aku bicara sama Aldo tentang kalian" kataku


"Gak usah.. Aku gak perlu bantuan kamu lagian aku juga udah gak peduli sama Aldo tapi aku kesal banget sama kamu" kata Rena


"Maafin aku Rena, aku benar benar gak maksud buat hubungan kalian hancur aku cuma mau berteman dengan kalian. Aku udah gak mikirin tentang cowo dan aku mau fokus belajar" kataku


"Udahlah.. Aku gak suka lihat kamu sok baik sok polos gak tahu apa apa. " kata Rena


Aldo bertanya pada teman yang lain tentang aku.


"Kalian lihat Sania gak?" tanya Aldo


"Lihat.. tadi dia ke atas di kelas sebelah perpustakaan kelas yang kosong" kata teman yang lain.


"Oh.. Makasih" kata Aldo


Lalu, Aldo datang dan membela aku.


"Rena kamu benar benar keterlaluan, kamu malah salahin orang lain padahal kita putus karena kamu sendiri. Aku coba buat bertahan sama kamu meski aku gak nyaman tapi kamu malah buat aku semakin gak suka sama kamu. " kata Aldo


"Kamu masih bela dia.. Dengar ya, aku udah gak suka sama kamu Aldo tapi aku juga gak suka sama Sania. Kalian bilang kalian cuma teman tapi perilaku kalian bilang hal yang beda. Kalian itu terlihat lebih dari teman. Mungkin itu juga alasan Sania putus sama pacarnya." kata Rena


Mendengar hal itu, aku berpikir apa mungkin Firman lakuin itu karena dia cemburu lihat aku dekat dengan Aldo. Apa benar kami terlihat lebih dari teman. Tapi aku dan Aldo gak pernah bicara soal perasaan dan kita hanya menganggap teman. Meski terkadang aku merasa gak nyaman melihat Aldo dengan wanita lain tapi aku sadar kalau aku hanya teman dia.

__ADS_1


"Kenapa? Aku benar? Kalian diam gak bisa jawab apapun" kata Rena


"Kita cuma teman kamu aja yang terlalu berlebihan" kata Aldo


"Udahlah.. Gak usah bilang teman lagi aku udah bosan dengar kata itu dari kalian. Terserah kalian mau berteman atau pacaran, aku gak perduli. " kata Rena


"Maaf Rena.. Aku akan menjauh dari kalian" kataku


"Gak.. Kamu teman aku wajar kalau kita dekat" kata Aldo


"Aku pergi dulu, kalian itu aneh banget kalau suka bilang kalau gak suka bersikap layaknya teman" kata Rena


Rena pun pergi meninggalkan kami. Lalu, Aldo membawaku ke kelas.


"Ayo.. Kita masuk ke kelas" kata Aldo sambil memegang tanganku


"Iya tapi lepas tangan kamu" kataku sambil melepas tangannya


"Maaf San.. Tapi kami jangan dengerin Rena ya.. Kita tetap berteman baik, kan? " tanya Aldo


"Iya.." kataku


Saat sampai di kelas semua orang melihatku. Dan mereka membicarakan aku. Aku mungkin salah. Tapi apa yang harus aku lakukan aku bingung dengan situasi seperti ini. Aku ingin seperti saat pertama kali aku masuk Ke SMP. Belajar dan bercanda bersama tanpa hal yang membuat kami jadi terasa asing.


Lalu, Indra bertanya padaku.


"Gak.. Cuma mereka bilang mereka udah putus" kataku


"Pantas aja dari tadi kelas heboh bicara soal mereka ternyata mereka putus. Tapi Rena gak salahin kamu, kan? " tanya Indra


"Gak.." kataku


"Kenapa aku merasa kamu bohong?" tanya Indra


"Gak.. " kataku


"Bilang jujur Sania" kata Indra


"Iya.. Rena bilang dia putus karena aku. Aku mungkin salah karena terlalu dekat sama Aldo. " kataku.


"Kalian emang dekat tapi kamu gak salah karena kamu menganggap Aldo teman. Kenapa sih cewe selalu berlebihan cemburu sama teman sendiri aneh banget" kata Indra


"Gak.. Mereka bukan berlebihan tapi takut kehilangan harusnya aku lebih keras lagi menjauhi Aldo. " kataku


"Aldo juga sih.. Dia selalu dekat sama kamu jadi cewenya cemburu. Aldo.. Aldo..." kata Indra


"Gurunya mana? " tanyaku


"Gak masuk, katanya sakit" kata indra

__ADS_1


"Oh.. Gitu, belajar aja kalau gitu" kataku


"Kamu jangan dipikirin San.. Rena aja terlalu cemburu nanti juga kalian baikan percaya sama aku. " kata Indra


"Iya.. Amin, aku harap hubungan aku dengan semua teman teman seperti dulu lagi" kataku


"Iya.. Biar kita fokus dan dapat nilai bagus, mikirin cinta itu rumit. Kadang aku juga pusing kalau lagi bicara sama Desi." kata Indra


"Semoga kalian tetap bersama ya.. " kataku


"Amin.. Makasih San.. Teman aku mau kenalan sama kamu boleh gak?" tanya Indra


"Cewe.. Boleh aja" kataku


"Sania.. Sania.. Kalau cewe ngapain aku tanya cowo lah.. Dia di bawah kita satu tahun tapi dia pengen kenal kamu" kata Indra


"Huh.. Kenal untuk berteman kan boleh aja kali" kataku


"Ya ampun.. Kalau mau berteman biasa ngapain butuh bantuan aku. Dia suka sama kamu sania" kata Indra


"Apa... Gak gak.. Aku udah mau fokus belajar aku pusing mikirin cowo. " kataku


"Tapi dia maksa terus Sania" kata Indra


"Udah ah.. Aku mau belajar dulu" kataku


"Dia namanya Ilham" kata Indra


"terserah.. " kataku


"Dia ganteng loh.." kata Indra


"Terserah.. " kataku


"Ah.. Gitu jawabannya gak semangat banget. " kata Indra


"Udah ya.. Aku mau fokus belajar" kataku


"Ya udah belajar bareng Sania.. " kata Indra


"Sendiri sendiri aja" kataku


"Biar seru" kata Indra


"Justru harus sendiri biar fokus" kataku


"Tapi nanti jadi kan ke rumah Trisa" kata Indra


Bel pulang pun berbunyi, aku menunggu pulang agar bisa cepat pulang dan melupakan semua ini. Rasanya pusing mikirin tentang Aldo dan Rena. Aku dan teman teman dalam perjalanan menuju rumah Trisa untuk menjenguknya.

__ADS_1


__ADS_2