
Kami sampai di rumah Trisa. Saat kami masuk ke kamarnya, dia terlihat pucat.
"Trisa.. " kataku
"Sania, Indra, Rian, Pian, Gan gan kalian ke sini duduk.." kata Trisa
"Iya atuh.. Kamu pucat banget sa.. " kata Indra
"Mau minum?" tanya Trisa sambil mau ambillah minum.
"Udah.. Gak usah.. Nanti kita ambil sendiri" kataku
"Ya.. " kata Trisa
"Tapi sekarang keadaaan kamu gimana? " tanya Indra
"Mendingan soalnya udah minum obat rutin" kata Trisa
"Jadi sebelumnya kamu jarang minum obat, gimana mau sembuh? " tanyaku
"Iya.. Pantas aja keadaan kamu belum pulih" kata Indra
"Ya.. Karena banyak banget obatnya dalam sekali minum" kata Trisa
"Emang sekali minum berapa? " tanyaku
"10" kata Trisa
"Huh.. Gila banyak banget" kata Indra
"Iya karena itu aku bosan minum obat dan karena takut juga" kata Trisa
"Tenang aja keadaan kamu akan baik baik aja" kataku
"Iya sa.. Itu juga alasan kamu gak masuk beberapa hari." kata Indra
"Iya.. Karena gak minum obat jadi memburuk" kata Trisa
"Nah.. Sekarang harus banyak minum obat" kataku
"Iya kelas gak seru gak ada kamu Trisa" kata Rian
Kami pun pulang ke rumah masing masing. Saat sampai di rumah aku langsung makan. Malam pun tiba dan Indra mengirim aku Pesan.
(Percakapan SMS dalam HP)
"Aku putus sama Desi, San" kata Indra
"Kenapa? Kok bisa? Bukannya kalian saling suka" kataku
"Iya.. Tapi aku rasa gak cocok aja" kata Indra
"Huh.. Aneh banget sih.. Bukannya kata kamu jodoh sama dia sekarang kenapa tiba tiba bilang gak cocok" kataku
"Gak tahu aku juga aneh banget. Aku mungkin ingin fokus pelajaran sama seperti kamu Sania. Mungkin benar kata kamu kalau kita belum waktunya pikirkan soal cinta. " kata Indra
"Tapi Desi bisa terima itu, kan? Dia gak sakit hati, kan?" tanyaku
"Iya kamu tenang aja.. Aku juga gak akan sakitin Desi" kata Indra.
"Ya udah.. Aku tidur dulu ya.. Capek" kataku
"Pasti kamu masih pikirin soal Aldo dan Rena, kan? " kata Indra
"Bohong kalau aku bilang gak, tapi ini benar benar mengganggu aku" kataku
__ADS_1
"Iya.. Kenapa harus ada salah paham diantara kalian, ya..? " tanya indra
"Tapi aku akan terus minta maaf sama Rena sampai dia mau berteman dengan aku lagi" kataku
"Ya.. Kamu benar semangat ya.. " kata Indra
"Besok tes Bahasa Inggris ya.." kata Indra
"Ya.. Harus belajar" kataku
"Tapi kadang susah bahasa inggris itu" kata Indra
"Pasti bisa.. Udah malam udah dulu ya.. " kataku
"Ok.." kata Indra
Saat belajar bahasa inggris tiba tiba Aldo mengirim aku pesan.
(Percakapan SMS dalam HP)
"Sania.. Tadi kamu dari rumah Trisa" kata Aldo.
"Ya.. Dia udah membaik dan sebentar lagi dia masuk sekolah" kataku
"Oh gitu.. Syukurlah, kamu lagi apa? " tanya Aldo
"Lagi belajar bahasa inggris kan besok ada tes" kataku
"Oh iya.. Aku belum belajar " kata Aldo
"Ya sekarang aja" kataku
"Nanti aja.. Kata Indra dia putus sama Desi ya.. " kata Aldo
"Iya.. Katanya sih gak cocok, aneh anak itu katanya jodoh sampai aku yang dengar mau ketawa sekarang bilang gak cocok" kataku
"Iya.. Sambil teriak teriak lagi, kadang malu kalau sama dia jadi dilihat orang lain aku" kataku
"Mungkin itu juga yang dirasakan Desi, dia malu kali pacarnya aneh.. Haha" kata Aldo
"Bisa jadi haha.." kataku
"Dia juga suka nonton Boboiboy, aku suka ketawa kalau lihat dia nonton itu sambil nyanyi" kata Aldo
"Lucu banget masa sih.. Dia nonton Boboiboy sambil nyanyi" kataku
"Serius.. Aku juga kaget lihat dia" kata Aldo
"Dulu dia suka sama drama Korea dan berbicara padaku soal drakor tapi aku tidak tahu banyak drakor. " kataku
"Dia lebih tahu dari kamu, cowo lebih tahu drakor dari cewe" kata Aldo
"Kadang aku dapat rekomendasi drakor dari dia dan sekarang dia kasih pinjam aku kaset film thailand" kataku
"Serius.. " kata aldo
"Iya.. Lumayan seru juga film thailand yang dia kasih pinjam kan aku bilang sama dia kalau aku mau nonton yang benar benar seru" kataku
"Haha.. Indra suka drakor, film thailand Boboiboy lagi.. Giliran aku bicara soal naruto dia gak semangat dia bilang dia gak tahu banyak soal naruto" kata Aldo
"Mungkin dia gak suka naruto kali.. Gak semua orang suka naruto" kataku
"Kamu suka? " kata Aldo
"Iya aku, tapi kan beda selera kalau Indra" kataku
__ADS_1
"Iya sih.. Aku malah suka banget Naruto" kata Aldo
"Iya aku juga.. Aku sampai dibeliin kaset nanti sama kakak aku. Karena aku dan kakak aku suka naruto" kataku
"Wah.. Kamu suka nonton sama kakak kamu" kata Aldo
"Iya.. Sama teman kakak aku juga" kataku
"Teman kakak kamu pria atau wanita? " tanya Aldo
"Pria lah kakak aku juga pria." kataku
"Tapi dia udah punya pacar, kan? " kata aldo
"Iya.. Malah mau nikah" kataku
"Syukurlah kalau begitu" kata Aldo
"Emangnya kenapa? " tanyaku
"Gak apa apa nanya aja" kata aldo
"Udah dulu ya.. Udah malam aku belum belajar sama sekali " kataku
" Iya.. Belajar aja" kata Aldo
"Ok.. " kataku
"Selamat malam Sania.. Kalau udah selesai langsung tidur jangan begadang" kata Aldo
"Iya.. " kataku
"Oh iya.. Jangan lupa ada PR Fisika juga" kata Aldo
"Apa.. Aduh aku belum kerjain lagi" kataku
"Lebih baik kerjain PR dulu baru belajar bahasa inggris" kata Aldo
"Iya.. Dari pada dihukum lagi" kataku
"Katanya sekarang kalau dihukum bukan bersih bersih lagi tapi harus lari di lapangan pakai tulisan maaf aku lupa kerjain PR" kata Aldo
"Oh iya.. Pasti malu banget dilihat orang lain" kataku
"Iya.. Rena besok mau bicara sama kamu, Sania" kata Aldo
"Bicara apa? " tanyaku
"Dia mau minta maaf dan dia udah mau berteman lagi sama kamu Sania" kata Aldo
"Serius.. Aku senang banget dengar itu. Aku juga mau minta maaf kalau gitu" kataku
"Iya.. Aku juga udah minta maaf mungkin ini semua salah aku" kata Aldo
"Udah lah gak usah saling menyalahkan diri sendiri yang penting kita tetap berteman. " kataku
"Iya sekarang waktunya belajar bukan pacaran, kan? " kata Aldo
"Iya.. Fokus belajar sebentar lagi kenaikan kelas" kataku
"Aku yakin kamu juara satu lagi.. " kata Aldo
"Bisa jadi kamu.. Atau Desi atau teman yang lainnya" kataku
"Iya juga Desi juga pintar wah.. Kamu harus lebih keras belajarnya supaya bisa bertahan juara satu" kata Aldo
__ADS_1
"Iya" kataku