
Disekolah Caca menceritakan kepada Adit tentang semalam dengan ayah nya.
Caca:
" Aku semalem udah ngijinin ayah buat nikah lagi, tapi aku kasih syarat sama ayah, klo aku mau ketemu dulu sama calon nya ayah. " terangnya.
Adit:
" gitu dong itu baru pacar aku, ups. " Adit menutup mulutnya, wajahnya memerah karna malu.
Caca:
" apa barusan kamu bilang??? " Caca kaget dengan ucapan Adit, jantung nya berdegup kencang antara senang, kaget.
Adit:
" becanda Ca, hehehe. "
Adit mencoba berkilah karna malu. " tapi kenapa ya aku kok seneng pas aku bilang Caca pacar???. Adit bingung bertanya tanya pada hati nya sendiri.
" ayok, masuk kelas udah mau abis jam istirahat. " ajak Adit pada Caca.
Di dalam kelas Adit dan Caca sedang sama-sama tidak enak hati, Caca benar-benar baper dengan perkataan Adit, dan Adit sendiri bingung malu dengan perkataannya tadi.
Adit:
" yuk pulang. " ajak Adit dengan sebisa mungkin Adit tidak ingin bersikap canggung pada Caca.
Caca:
" duluan aja. " caca bingung dia benar-benar jadi bingung harus bersikap apa pada Adit. "aduh ini kenapa sih jadi kaya gini, tadi kan Adit cuma bercanda. " dalam hatinya.
Adit:
"yaudah aku duluan ya. "
"untung aja dia tidak mau bareng pulang, kalau tidak aku tidak tahu apa yang akan aku perbuat. " kenapa jadi gini sih jadi tidak karuan" pikir Adit.
***
Malam hari nya Caca sudah bersiap siap untuk pergi makan malam bersama ayah dan calon istri ayahnya.
Ayah Caca:
" Sayang ayok cepetan, kasian tante windy takut nya menunggu lama kalau kita telat." teriak ayah dari lantai bawah. karna kamar Caca berada di lantai atas.
__ADS_1
Caca:
" iya yah sebentar. "
"nggak sabaran banget sih ayah, udah nggak tahan mau ketemu ya sama pacar nya." Gerutu caca dengan wajah kesal.
Caca turun ke lantai bawah. " ayok, aku udah siap. "
Ayah Caca:
" aduh anak ayah cantik banget. " puji nya.
Caca:
" ayah baru tahu anak ayah cantik?? selama ini sibuk kerja sih jadi lupa kalau anaknya cantik. "
Ayah Caca:
" maafin ayah ya sayang, ayah kerja kan buat kamu juga. "
Caca:
" udah ayok katanya takut telat, nanti ayah diputusin lagi sama pacar ayah hahaha. " Caca senang sekali menggoda ayahnya yang sedang kasmaran
Ayah Caca:
Suara hati Caca:
Semenjak ayah bilang mau nikah lagi Ayah kok jadi perhatian ya sama aku, mudah mudahan saja benar apa yang ibu Adit bilang, ibu sambung akan menyatukan aku sama ayah. aamiin yaalloh semoga saja.
***
Setibanya di restoran ternyata tante windy sudah menunggu di meja yang sudah dipesan ayah.
Ayah Caca:
" Sayang apa kamu menunggu lama. " tanyanya pada windy.
Tante windy:
" tidak kok aku juga baru sampe. "
"sayang apa anak manis ini Caca yang selalu kamu ceritakan padaku?? " sambil memegang pundak Caca yang berdiri disebelahnya.
Ayah Caca tersenyum dan mengangguk tanda mengiyakan perkataan tante windy.
__ADS_1
Caca:
"iya tante aku Caca. " Caca menyodorkan tangannya untuk punggung tangan tante windy.
Tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul 21.25 wib. ini waktunya mereka pulang.
Tante windy:
" aduh tidak terasa ya kita berbincang sudah mau larut malam. "
Caca:
" iya ya nggak kerasa banget kita asik ngobrol". Ternyata tante windy sangat baik dan bisa berbincang dengan Caca yang anaknya padahal susah menerima orang baru. " terimakasih tante untuk malam ini aku senang bisa ketemu tante, semoga kita bisa ketemu lagi secepatnya ya. "
Tante windy:
" besok juga kita bisa kok ketemu lagi kalau kamu mau". ajak nya , apa yang Caca rasa kan ternyata juga dia rasakan. Dia sangat nyaman sekali dengan Caca.
Caca:
" wah yang bener tante, emang besok tante nggak kerja?? Caca senang sekali karna calon ibu sambung nya itu ternyata orang yang sangat menyenangkan.
" ayah apa boleh besok aku jalan dengan tante windy sepulang sekolah".
Sedari tadi ayah Caca hanya memperhatikan Caca dan calon istri nya itu berbincang, ayahnya sangat senang melihat Caca yang sangat bisa menerima calon istrinya.
Ayah Caca:
"Akhirnya Caca bisa menerima orang lain untuk menjadi ibu nya. " ucapnya dalam hati.
Caca:
" Ayah kok malah ngelamun, ayah hey ayah". sambil melambaikan tangandi depan wajah ayahnya.
Ayah Caca:
" eh iya iya, tentu saja boleh". itu kan bagus jadi kalian bisa lebih saling mengenal. "
Tante windy:
" yaudah besok kamu langsung tante jemput ke sekolah aja ya biar kita sekalian makan siang, nanti kamu serlok alamat sekolah kamu. "
Caca:
" ok tante sampai ketemu besok. "
__ADS_1
Makan malam pun telah selasai dengan indah, tidak seperti yang Caca pikirkan selama ini, dengan segudang ketakutannya.