Tentara ku Pahlawan ku

Tentara ku Pahlawan ku
Episode 6


__ADS_3

Disaat waktu menuju senja, aku mulai bersiap-siap, membawa beberapa baju secukupnya, tempat yang harus aku kunjungi sebelum keberangkatan adalah markas TNI AD, ada yang harus aku bicarakan dengan atasanku.


"Arsyad pamit bu" Aku mencium tangan ibu.


"Hati-hati nak, jangan pernah terjebak dengan pernikahan disana, kembalilah untuk Intan" Kata ibu, aku hanya tersenyum.


"Apa ibu juga setuju aku menikahi adikku bu" Aku memasang wajah bercanda.


"Asalkan bukan adik kandung, kenapa tidak"


"Hahaha, baiklah, aku tidak akan mencari yang lain disana"


"Itu bagus" Kata ibu dengan senyuman dibibirnya.


Mobil yang menjemputku sudah sampai didepan, aku langsung keluar ditemani ibu, dipintu gerbang rumah, seorang wanita cantik sudah menunggu disana.


"Tatan" Aku memanggilnya, dia membalikkan badan, matanya lekat melihat kearahku. Setelah sampai didepannya, dia langsung memelukku erat.


"Kembalilah, aku menunggu mu bang" Katanya dalam pelukanku.


"Pasti" Setelah pelukan singkat itu, aku langsung naik ke mobil, waktuku tidak banyak untuk bertemu atasanku yang super sibuk.


Mobil mulai jalan, markas besar TNI AD berada di Jakarta pusat itu membuat perjalanan tidak begitu jauh, hanya memakan waktu satu jam.

__ADS_1


Setelah sampai, kau akan melihat bangunan bertingkat dengan tulisan besar diatasnya 'KOSTRAD' dari singkatan Komando Strategis Angkatan Darat.


"Lapor! Prajurit satu, Arsyad Anggara menghadap!" Kataku tegas didepan atasanku.


"Diterima, ada apa? Bukankah ini masih masa libur" Tanya atasanku yang berpangkat Tamtama sebagai prajurit kepala.


"Siap! Saya memohon ditugaskan!"


"Tugas?"


"Siap menjalankan tugas!"


"Kau ingin bertugas dimana?" Tanyanya masih bingung dengan keinginan ku.


"Kau yakin? Ini bukan misi tahap latihan lagi, kau akan benar-benar berhadapan dengan ******* kelas kakap" katanya.


"Siap pak!" Kataku dengan intonasi seorang prajurit, tegas, tidak ada keraguan sedikitpun dihatiku, walaupun ini belum tahap yang seharusnya aku jalani.


"Baiklah, kita memang kekurangan personil dalam hal ini, karena misi berada di Negara tetangga, aku mengizinkanmu karena kau sudah menjadi prajurit terbaik selama latihan, kau bisa ikut bersama anggota kopassus lainnya, berkumpul nanti malam dihalaman belakang"


"Siap laksanakan!"


"Kau boleh pergi"

__ADS_1


"Siap!" Aku memberi hormat pada atasanku, Menunggu sampai atasanku menurunkan jawaban hormat ku padanya, lalu pergi meninggalkan ruangan.


Aku sangat senang bisa bergabung dalam misi ini, setidaknya aku tidak membohongi ibuku sendiri atas kepergian ku ke Negara ayahku berada.


Malam hari pukul 20.30, semua anggota TNI berkumpul dihalaman belakang, menunggu sebuah instruksi dari atasan, aku merasakan sesuatu yang berbeda, jiwa yang berbeda, semangat yang berbeda, bersama para anggota TNI yang menjadi kopassus terbaik Indonesia, semangat ku membara, nyali yang kuat dan tidak ada rasa takut sedikitpun.


"Prajurit komando!" sang atasan memanggil.


"Siap!" Jawab semua serentak.


"Perintah sudah jelas! Pertiwi memanggil kita, atas jawaban akhir dari semua pertaruhan! Siap bertugas! keberhasilan adalah, segala-galanya! Lebih baik pulang dengan nama, daripada pulang dengan tugas yang gagal" kata kepala komando misi dengan intonasi membakar jiwa.


"Siap laksanakan!" Semua anggota kompak menjawab.


"Komando!"


"Kamando!" Serentak semua menjawab dengan tegas dan mantap.


Pasukan khusus yang dikirim untuk menyelamatkan sandera siap berangkat, pasukan terdiri dari 10 anggota, 2 pilot yang juga anggota khusus kopassus, 1 kepala komando, 6 anggota kopassus dan aku adalah pelengkap dalam misi ini.


Sebuah kebanggaan tiada tara, saat prajurit seperti ku sudah diperbolehkan bergabung bersama prajurit terbaik Negara dari TNI AD.


Next....

__ADS_1


__ADS_2