
Aileen Odelia Yovanka, Gadis Ceria nan imut itu menuruni tangga dirumahnya menghampiri orang tuanya yang berada di ruangan Makan."Mama... Aileen keluar bentar, boleh kan mah?"tanya Aileen.
"mau kemana sayang?"Tanya Alyssa, Mamahnya Aileen.
"bentar aja mah...mau ngumpul bareng temen."ucap Aileen.
"Yaudah hati-hati."ucap Alyssa.
Aileen langsung keluar dari Rumahnya dan memasuki mobilnya. Gadis itu mengendarainya dengan kecepatan sedang membelah jalanan Kota.
Gadis itu menghentikan mobilnya tepat didepan Cafe dan memasukinya."Aileen!!! sini!!!"teriak seorang gadis sambil melambaikan tangannya.
Dengan cepat Gadis itu menghampirinya."lama banget sih....Udah lama tau gak aku nungguin."ucap gadis itu kesal.
Dia adalah Sahabat Aileen, namanya Naura Kyle Belva. Mareka berdua adalah berteman sejak Duduk di kursi SMP hingga sekarang."maaf... maaf...Kenapa?"tanya Aileen duduk di seberang Naura.
"gak apa-apa...cuman mau ngumpul aja."ucap Naura.
"Ku pikir terjadi sesuatu."ucap Aileen.
"Hahahaha!! Maafkan aku... oh ya, ada yang ingin aku perkenalkan padamu."
"Siapa?"
Seorang lelaki mendekat kearah Mareka berdua."Dia seumuran dengan kita loh... Namanya Elvin Harison Maxime, putra dari perusahaan Maxime."ucap Naura memperkenalkan lelaki itu.
Lelaki itu mengulurkan tangannya kepada Aileen untuk berjabat tangan dengannya, dengan senang hati Aileen menerimanya."Aileen."
"Nama yang indah."puji Elvin.
Naura Diam melihat Aileen dan Elvin yang berpandangan tanpa melepaskan tangan mareka berdua."Ekhem!"
Aileen maupun Elvin langsung melepaskan tangan mareka satu sama lain.
...****************...
Seorang lelaki Yang sibuk didalam kamarnya seketika kaget melihat Aileen yang tersenyum padanya sambil duduk diatas Kasurnya."Aileen?! bisakah kau tidak mengagetkanku?!"kesal Lelaki itu.
"Hehehehe.... Maafkan aku Lucas."ucap Aileen tersenyum.
Lelaki itu duduk disampingnya sambil menatap Aileen yang senyam-senyum tidak jelas."Ada-apa? apa kau sudah gila?"tanyanya.
Senyum Aileen luntur seketika mendengar perkataan Lucas berganti dengan wajah kesal."Apa kau tidak bahagia melihat aku bahagia?"tanya Aileen mengerucutkan bibirnya.
__ADS_1
Lelaki itu mencubit pipi Gadis itu gemas."Tidak sama sekali."
Aileen bangkit dari duduknya dan melipat Kedua tangannya."kau selalu seperti itu Lucas! Kau tidak pernah Bahagia melihatku bahagia, kau hanya bahagia jika melihatku Susah,iya kan?!"kesal Aileen.
Lelaki itu bangkit sambil menghela nafasnya membalikan tubuh Gadis itu menghadapnya."memangnya kenapa?"tanya Lucas.
"ugh! Aku membencimu!"kesal Aileen memukul Dada bidang Lelaki itu.
Lucas tertawa melihat sahabatnya itu."aku bercanda."
Lucas merentangkan kedua tangannya membuat Aileen menatapnya tajam."Apa?"tanyanya ketus.
"CK,apa kau tidak ingin memeluk sahabatmu ini?"tanya Lucas.
Aileen tersenyum dan memeluk tubuh Lucas. Lelaki itu mengusap Surai Aileen lembut."Kenapa kau baru pulang sekarang? Apa begitu asik tinggal diluar negeri?"tanya Aileen dalam pelukan lelaki itu.
"Aku sudah pulang Dari kemarin...kau saja yang sibuk dengan teman-teman barumu itu."kesal Lucas.
"itu karena kau meninggalkanku sejak SMP dan baru pulang kesini saat aku sudah Selesai sekolah."
"selesai sekolah?"gumam Lucas.Lelaki itu melepaskan pelukannya dan menatap Aileen."aku kira kau masih SD melihat Tinggi badanmu hanya Sampai Pundakku."lanjutnya.
"K-Kau?! Aku tidak akan memaafkanmu!"ucap Aileen.
Gadis itu berjalan keluar dari kamar Lelaki itu sedangkan Lucas Lelaki tertawa terbahak-bahak melihat wajah kesal Aileen.
"Tante Lia, ini semua gara-gara Lucas!"kesal Aileen.
Liana menatap Tajam Lucas yang berdiri didekat tangga, entah sejak kapan."Lucas! apa kau Tidak bosan mengganggu Aileen terus?!"tegur Liana.
Lelaki itu berjalan mendekat kearah Ibunya dan memeluknya dari belakang."bagaimana bisa aku bosan bun? lihatlah wajahnya...Dia memang jelek kan?"tanya Lucas kepada bundanya.
"Tante!!"adu Aileen.
"Lucas!"tegur Liana kepada putranya itu.
Lelaki itu hanya tersenyum sambil mengangkat kedua bahunya."Udah ah! Aileen pulang aja! Gak asik sama Lucas!"ucap Aileen keluar dari Rumah Lucas.
"Hati-hati Jelek!!"Teriak Lucas.
"Berisik!!"sahut Aileen.
Lelaki itu tertawa mendengarnya."Lucas!"tegur Liana.
__ADS_1
"apa bunda?"Tanya Lucas.
Liana menghela nafasnya melihat putranya itu."kenapa kau suka sekali mengganggunya?"tanya Liana mendudukkan dirinya kesofa.
"tidak ada...aku hanya menyukainya."jawab Lucas sambil merebahkan diri dengan Menjadikannya Paha Liana sebagai bantalnya.
"Lucas! Apa yang kau lakukan?! Hanya Ayah yang boleh seperti itu!!"Tegur Luis, Ayah Lucas yang sudah siap dengan Jasnya.
Lucas hanya menggeleng-gelengkan kepalanya."Memangnya bunda hanya milik ayah? Bunda juga milikku."balas Lucas.
"Dia benar... Bagaimanapun Lucas adalah Anakku."ucap Liana sambil mengusap-usap kepala Lucas.
Lelaki itu menatap Kearah ayahnya sambil mengedipkan sebelah matanya membuat sang ayah merasa kesal."sayang --"
"sudah!Sayang kamu pergi kerja! Lucas! Kamu kekamar!"Bentak Liana sambil mendorong Tubuh Lucas hingga jatuh dari sofa.
Kedua Lelaki itu menghela nafasnya."gini amat punya bini/Bunda."ucap mareka berdua pasrah.
...Visual...
- Aileen Odelia Yovanka.
- Lucas Wesley Kenzie.
- Naura Kyle Belva.
- Elvin Harison Maxime.
- Luis Suarez Kenzie (Ayah Lucas)
- Liana Drenda Kenzie (Bunda Lucas)
__ADS_1
- Alyssa Carina Yovanka (Mamah Aileen)