
"...."
"Baiklah...jika kau tidak mengerti...yah... tidak apa-apa."ucap Lucas.
Lelaki itu bangkit dari duduknya."Hey, Luke! Aku kekamar dulu, aku sudah lelah."ucap Lucas.
"Siap!"ucap Luke mengacungkan jempolnya.
Luke, anak kecil itu menyenggol Lengan Gina disampingnya."apa kau lihat itu? Abangku dan kakakmu itu lebih serasi daripada denganmu!"ucapnya Luke.
"Luke!"Tegur Gina kesal.
"hahahaha....itu memang kenyataannya!"Ucapnya.
"Gina...Aku kedalam dulu, kau bermain saja disini bersama Luke."ucap Aileen.
"Iya...."jawab Gina.
Aileen menahan tangan Lucas membuat lelaki itu berbalik menatapnya."Apa?"Tanyanya.
"Itu....em.... Terimakasih."ucap gadis itu malu-malu.
"hah? Terimakasih? untuk apa?"heran Lucas.
"apa yang kau katakan tadi memang benar...aku terlalu berlarut-larut dalam kesedihanku dan berpikir bahwa tidak ada seorangpun yang mendapat beban sebesar ini kecuali diriku."ucapnya."Aku...."
Cup
Lucas mencium Kening gadis itu membuatnya mendongak."Lucas?"tanyanya.
"Sudahlah...Aku paham."ucap Lucas tersenyum."Aku hanya tidak ingin senyuman mu yang manis itu menghilang."lanjutnya.
"Luc--"
"Sudah ya? Aku mengantuk sekali..."ucap Lelaki itu berbalik pergi meninggalkannya.
Aileen terdiam sambil memegang Jidatnya bekas ciuman Lelaki itu sembari tersenyum malu."sialan...jika dia bersikap seperti ini... bisa-bisa aku akan luluh Padanya."Gumamnya.
Keesokan harinya
"Gina... bisakah kau mengantarkan Paket milik bundanya Luke?"Tanya Alyssa kepada Gina.
"iy-"
"Ma...biar Aileen aja."ucap gadis itu merebut kotak paket dari tangan ibunya.
__ADS_1
"Tapi kak-"
Aileen menatap adiknya itu."Diam kau anak kecil!"ucap Aileen lalu pergi ke rumah Lucas.
Tok
Tok
Tok
"Tante Lia!"Panggil Aileen.
"Sebentar!"Ucap seseorang dari dalam.
Pintu terbuka terlihat Liana yang tersenyum padanya."Eh... Aileen? kenapa sayang?"tanya Liana.
"Tante,Paket anda."ucap Aileen menyerahkan sebuah kotak sambil tersenyum manis.
"H-Hahaha.... terimakasih sudah mengantarkan."Ucapnya tersenyum.
"Dasar Lucas anak nakal itu! Bisa-bisanya membeli paket memakai nama Tetangga!"Geramnya.
"Eum.... Tante..."Ragu Aileen.
"Kenapa ai?"Tanya Liana.
Liana Terdiam melihat wajah Aileen yang memerah."...ada...didalam."Ucapnya.
"Boleh... Aileen masuk?"tanya Aileen.
"Kau bicara apa? biasanya kan juga nyelonong masuk."ucap Liana sambil mencubit pipi Aileen.
Aileen mengangguk dan langsung masuk kedalam rumah Kediaman keluarga Kenzie itu.
Gadis itu melangkah menuju kamar milik Lucas dilantai Dua.
Ceklek
Pintu kamar lelaki itu terbuka memperlihatkan kamar tidur Lelaki itu dengan jelas.
Mata Gadis itu tertuju pada Ranjang yang kosong tidak seseorang satu pun."Dimana dia?"gumamnya."mungkin aku harus bertanya pada Tante sekali lagi."Pikirnya.
Aileen beranjak pergi dari kamar Lucas menghampiri Liana."Tante, tidak ada seorangpun dikamar."ucap Aileen.
__ADS_1
"Benarkah? Lucas tidak pergi kemanapun Hari ini, dia ada dikamar."jawab Liana.
"Tapi... Aileen liat tadi gak ada."ucap Aileen.
"Lihat aja lagi, mungkin dia tidur dipojokkan."ucap Liana.
Gadis itu mengangguk dan kembali kekamar Milik Lucas."Lucas~ Oh Lucas~ dimana kau?"panggilnya.
Brak
"Sialan... benar-benar menyebalkan! Bisa-bisanya aku mandi air dingin pada pagi hari."Gumam Lelaki itu sambil Menyugar Rambutnya yang basah kebelakang.
"Kyaa!!!"
Lucas menatap Aileen yang berdiri dekat Ranjangnya."eh? Aileen? Kapan kau datang?"tanya Lelaki itu.
"Apa-apaan itu?! kenapa kau tidak memakai baju?! Dasar Lelaki mesum!"Teriak Aileen sambil membalikkan tubuhnya.
"Siapa yang kau kata mesum?"Tanya Lucas."Seorang Gadis menyelonong masuk kedalam kamar seorang pria tanpa izin, jadi siapa yang mesum sekarang?"lanjutnya.
"Aku tidak tahu kalau kau selesai mandi!"kesal Aileen Hendak berbalik.
"jangan berbalik!"Tegur Lucas."Aku masih belum memakai Celana."lanjutnya membuat Aileen membelalakkan matanya.
"Kau?! dasar Lelaki tidak tahu malu!"kesal Aileen.
Tanpa disadari oleh Aileen, Lelaki itu berjalan Mendekati Aileen lalu...
Bruk
Lelaki itu memeluk Aileen dari belakang."Kau?! Sana pakai pakaianmu!"ucap Aileen memberontak.
"kenapa?aku sudah memakai Celana...apa kau ingin aku melepaskannya?"Tanya Lelaki itu tepat ditelinga Aileen.
Wajah Gadis itu Memerah dibuatnya."A-Apa?! Jangan --"
Aileen membulatkan matanya kaget ketika Lucas bermain di leher jenjang Gadis itu dan menghirup aroma strawberry darinya."Kau wangi."Ucap Lelaki itu.
Wajah Aileen semakin memanas dibuatnya. Lelaki itu memeluk Tubuh Aileen erat tanpa memakai bajunya membuat Dada Gadis itu berdegup kencang."... dasar Lucas bodoh!!"Batinnya
Aileen melepaskan pelukan itu dan menatap Lucas."Apa yang kau lakukan, dasar mesum!"Ucapnya.
Lucas tersenyum tipis membuat Aileen tertegun dibuatnya. Lelaki itu langsung menarik tangan Aileen dan memeluk pinggang ramping Gadis itu erat."A-Apa yang ingin kau lakukan?"Panik Aileen saat Lucas mendekatkan wajahnya.
Lelaki itu kembali meletakan wajahnya dileher Gadis itu.
__ADS_1
BRAKK
Lucas kaget hingga tidak sengaja mencium Leher Aileen meninggalkan bekas merah disana.