Terikat Dengan Takdir

Terikat Dengan Takdir
Chapter 16


__ADS_3

Alyssa menatap Putrinya tajam sedangkan Aileen mengalihkan pandangannya kearah lain."Aileen...apa yang kau lakukan Dengan Lucas berduaan dikamar?"interogasi Alyssa.


Aileen menggeleng cepat."gak ada."jawabnya.


"Jujur nak!"ucap Alyssa menaikkan suaranya namun Aileen menjawab sambil menggelengkan kepalanya.


"B-Bunda....Lucas gak apa-apain dia bund."ucap Lucas Meringis kesakitan.


"Benarkah?"Tanya Liana.


"iya.... makanya lepaskan."pinta Lucas.


Liana dan Alyssa berpandangan dan menghela nafasnya. Liana menjauhkan tangannya dari telinga anak Sulungnya itu.


Lucas langsung mengusap-usap Telinganya yang memerah bekas Ibunya itu."Dengar Lucas! Bunda khawatir denganmu, bunda takut kau akan melakukan hal-hal yang....diluar batas!"ucap Liana.


"iya...mamah juga khawatir terjadi apa-apa dengan kamu, ai."ucap Alyssa.


Lucas dan Aileen berpandangan seolah-olah mengatakan bahwa ibu mereka itu sudah gila."Jadi, Lucas/Aileen...kami berniat untuk mencarikan Suami/Istri untuk kalian."ucap Liana dan Alyssa membuat Lucas dan Aileen tertegun.


"Apa?!"kaget mareka berdua.


"iya...kau tahu ai, aku sudah menerima banyak Foto Lelaki tampan...dan mareka sangat cocok denganmu! Kau tinggal memilihnya dan kau bisa bertemu dengannya lalu mengatur pernikahan kalian."ucap Alyssa memegang tangan Aileen.


Aileen melirik Lucas yang terlihat kaget mendengarnya."Lucas juga...aku sudah menemukan banyak Gadis cantik."ucap Liana tidak kalah.

__ADS_1


"Mah! Aileen masih kuliah! ai, gak mau nikah!"Tolak Aileen.


"Kau bicara apa? Kau akan menikah cepat atau lambat."ucap Alyssa.


Aileen menatap Lucas dengan wajah memelas agar Lelaki itu membantunya."Maaf aku Aileen...aku juga tidak bisa."batin Lucas membuat Aileen menghela nafasnya.


"Aku tahu....kalian berdua pasti malu untuk mengatakannya...."Ucap Liana menggantungkan perkataannya membuat Aileen maupun Lucas menatapnya dengan tatapan berbinar-binar."Karena itu kami memutuskan Kami lah yang akan mencarikan pasangan kalian."lanjut Alyssa.


Lucas dan Aileen langsung menunjukan wajah kesalnya."Baiklah...kami turun kebawah dulu...byeeee...."ucap kedua orang itu.


Aileen langsung mendekati Lucas dengan Wajahnya yang kesal."Kau! kenapa kau diam saja?! Kenapa kau tidak mengatakan pada mareka?!"kesal Aileen.


"Aku harus apa ai? Kau tidak lihat, mareka berdua begitu antusias sampai tidak mendengarkan perkataan kita sedikitpun!"jawab Lucas.


Aileen berdecak kesal mendengarnya."aku tidak ingin menikah dengan lelaki lain!"ucap Aileen.


keesokan harinya


Aileen dan Lucas menatap Alyssa dan Liana yang sibuk ngobrol dengan Begitu banyak Foto dimeja mareka.


Aileen menyenggol Lengan Lucas mengistirahatkan agar Lelaki itu mengatakan kebenarannya pada Liana dan Alyssa bahwa Mareka berdua saling mencintai.


Lucas menunjuk dirinya sendiri mengistirahatkan apakah hanya dirinya yang mengatakannya? Aileen mengangguk.


Lucas memberanikan dirinya menghampiri Bunda dan calon mertuanya itu."Lucas? Ada-ada?"Tanya Alyssa.

__ADS_1


"Lucas, lihat ini...semua gadis ini sangat cantik, mareka akan cocok denganmu."ucap Liana menunjukan beberapa photo Gadis.


Lucas melirik Kearah Aileen yang menatapnya dengan tatapan tajam membuatnya merasa takut seketika."B-Bunda, mertua...ada yang ingin aku bicarakan."ucap Lucas.


Alyssa dan Liana saling bertatapan lalu tersenyum."katakan saja."ucap Liana.


Lucas melirik Kearah Aileen lalu menatap bundanya itu."B-Bunda...kenapa harus sampai seperti ini? maksudku...kau tidak perlu melakukan ini."ucap Lucas.


Liana tersenyum mendengarnya."Bagaimana lagi? Ini adalah calon istrimu dan juga menantuku nanti...sana! Kau mengganggu kami saja!"usir Liana membuat Lucas terdiam.


Lelaki langsung menjauh dari sana dan menyusul Aileen yang pergi ke Luar karena marah."Ai! Aileen... dengerin aku!"Ucap Lucas menyusul Gadis itu.


Gadis itu berdecak kesal dan berbalik menatap Lucas tajam."CK! Serius deh cas! Masa bilang aja kamu gak becus!"Kesal Aileen.


"Y-Ya...aku mau gimana lagi ai...Bunda nggak mau dengerin aku..."Ucap Lelaki itu ketakutan.


"Serius Lucas!"Tegur Aileen.


"Aku serius ai."Jawab Lucas.


Tanpa disadari mareka berdua yang berdebat itu terlihat Dari kejauhan Liana dan Alyssa yang tersenyum melihat mareka berdua."Apa kita katakan sekarang saja?"tanya Alyssa.


"Tidak perlu, Biarkan mareka saja yang mengatakannya sendiri."Jawab Liana tersenyum.


"Apa kau tidak kasihan?"Tanya Alyssa.

__ADS_1


"Kenapa aku kasihan kepada mareka? putraku itu tidak mengatakannya padaku bahwa Mareka berdua saling mencintai!"ucap Liana kesal."Kita akan menunggu sampai mareka Berdua mengatakannya langsung."lanjut Liana tanpa penolakan.


__ADS_2