Terikat Dengan Takdir

Terikat Dengan Takdir
Chapter 17


__ADS_3

keluarga Lucas dan Aileen sedang makan malam di kediaman Kenzie. kenapa Aileen berada disana? Tentu saja, Lucas lah yang membawa untuk bersamanya."Lucas..."Panggil Liana.


Lucas mendongak menatap bundanya itu."hm?kenapa?"tanyanya.


"Bunda Sudah menemukan gadis yang cocok untukmu, kau bisa bertemu dengannya besok siang!"antusias Liana.


"Uhuk! Uhuk!"


Lucas langsung tersedak mendengar perkataan bundanya. Melihat itu Aileen langsung mengambil Secangkir air miliknya dan meminumkan pada Lucas membuat semua orang disana menatapnya termasuk Liana yang Menatapnya Lamat.


"Lucas...apa kau tidak apa-apa?"tanya Luis.


"iya...."jawab lelaki itu.


"Bun...aku sudah selesai makan...aku kekamar dulu."pamit Luke.


"iya."jawab Liana.


Liana menatap Aileen."katakan padaku Aileen, kenapa....kau begitu mengkhawatirkan Lucas tadi?"tanya Liana.


"Apa kau menyukainya?"Tanya Luis.


"...tan-"


"hah?! Apa yang kau katakan?!"Tanya Liana sambil memukul Bahu Luis."mana mungkin Aileen menyukai Lucas! Aileen selalu menjadi korban dari kenakalan anak ini, dia tidak mungkin menyukainya!"Lanjut Liana.


"iya....tapi tante-"


Tok


Tok


Tok

__ADS_1


"Sebentar...aku buka pintu dulu."ucap Liana bangkit.


Aileen menghela nafasnya kesal. Melihat hal itu, Lucas langsung mengusap lengan Aileen untuk menghibur gadis itu.


"Ekhem!!!"


Lucas langsung menjauhkan Tangannya kala mendengar Suara deheman Luis."Eh? Ada ayah...."ucap Lucas cengengesan.


"Eh ada ayah apanya?! Aku dari tadi disini dasar anak nakal!! Kau saja tidak mengetahuinya!"kesal Luis.


"Eh? Aileen? kenapa kau disini sayang?"tanya Alyssa membuat Aileen langsung berdiri menatap mamanya itu.


"Ma...aku--"


"Aku pikir tadi Aileen sudah mengatakan padamu bahwa dia makan malam disini."Ucap Liana.


"tidak... Aileen tidak mengatakannya."ucap Alyssa sambil menatap Wajah Putrinya tajam."Katakan Aileen, kenapa kau disini?"Tanyanya.


"Aku yang membawanya."Jawab Lucas. Lelaki itu bangkit menghampiri Alyssa."Mertuaku... Apakah aku tidak boleh mengajaknya?"Tanya Lucas.


"Tentu saja boleh...tapi kenapa?"Tanya Alyssa.


"Ma...kenapa kau kesini?"Tanya Aileen.


"Hm? Aku sudah berjanji dengan Liana untuk Membahas masalah Pernikahan Lucas nanti."ucap Alyssa tersenyum.


"Iya....ayo, Alyssa."ajak Liana.


Aileen menatap Lucas tajam mengisyaratkan agar Lelaki itu mengikuti mareka. Lucas mengangguk."Bun...Boleh aku tahu, Menantu seperti apa yang kau inginkan?"Tanya Lucas.


Liana mendongak menatap Putra sulungnya."eum....aku ingin dia Sangat cantik... pintar...dan....dia harus bisa bertahan dari kenakalanmu itu, juga harus bisa menjaga mu."Jawab Liana.


Aileen tersenyum mendengarnya."benarkah?tapi...kenapa kau harus mencari yang jauh-jauh?kenapa tidak sekitar sini saja?"Tanya Lucas lagi.

__ADS_1


"kenapa kau bilang?aku sudah melihat para Gadis didaerah sini.... perilaku mareka sangat tidak cocok dengan Menantu idamanku!!"Sahut Liana.


Lucas melirik Aileen yang terlihat kesal."Tapi bunda... Kenapa tidak melihatnya sekali lagi?"Tanya Lucas."Seperti....eum....ah? Bagaimana dengan Aileen?"Tunjuk Lucas membuat gadis itu tersenyum seketika.


Liana maupun Alyssa menatap kearah Aileen."Dia?Dia tidak cocok denganmu Lucas!! Kau tidak tahu...dia itu sangat pemarah!"Ucap Alyssa membuat Aileen melototkan matanya.


"Lihat? Dia marah sekarang."Ucap Alyssa.


"kau benar Alyssa...Dia tidak cocok untukmu!"Timpal Liana.


Aileen mengerucutkan bibirnya kesal Sedangkan Lucas menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Jujur saja, dirinya bingung sekarang memikirkan agar Bundanya mau menerima Aileen sebagai menantunya.


"Sudahlah... Alyssa,kita pindah ke tempat lain saja! Mareka mengganggu kita saja."ajak Liana.


Mareka berdua bangkit meninggalkan Lucas dan Aileen yang saling tatap itu."Bunda...."Panggil Lucas.


Liana maupun Alyssa berhenti dan berbalik menatap Lucas yang mendekati Mareka."Bunda....kau tahu aku sangat mencintai Aileen..."Ucap Lelaki itu sambil memegang kedua tangan Liana.


Liana menatap Alyssa lalu..."Akh!!! Bun...sakit ..."Ringis Lucas seketika karena Liana yang menjewer telinganya.


"Dasar anak nakal!!! Kenapa kau tidak mengatakannya langsung hm?!!!"Geram Liana.


"B-bu-bunda..... A-Ampun...."


"Kau pikir aku akan mengampunimu?! kenapa kau diam saja?!kenapa?!"kesal Liana.


Alyssa menatap Putrinya tajam membuat Aileen terkekeh dibuatnya."M-Mamah.... A-aku...--"


"dasar anak nakal!!! Kau juga kenapa diam?!"Geram Alyssa menjewer telinga Aileen.


"M-Mamah... Aileen gak tahu."Ringis Aileen.


Liana Menghela nafas panjang."Sudahlah...kalian sudah mengatakannya kebenarannya...kami akan segera mengatur Pertunangan kalian."Ucap Liana membuat Lucas dan Aileen tersenyum bahagia.

__ADS_1


__ADS_2