
"Lucas! Ada apa?"panik Aileen.
Aileen menyodorkan Minuman kepada Lelaki itu yang langsung diminumnya hingga tandas.
Luis langsung tertawa terbahak-bahak melihat putranya itu."Jangan tertawa, Bang***!!"Kesal Lucas.
"Aku ayahmu Gob***!"Jawab Luis kesal.
Aileen Mengusap panggung Lelaki itu."ada-apa Lucas? Kenapa kau seperti itu?"tanya Aileen.
Berbeda dengan Mareka, Liana sibuk memakan makanannya hingga tersisa setengah. kenapa dirinya tidak menegur anak dan suaminya itu? Jika ditanya seperti itu maka jawabannya"Aku terlalu malas dan juga jika aku menghentikan mareka, kapan aku bisa makan?"
Karena itu Dirinya diam saja dan sibuk memakan makanan yang sudah disajikan.
"T-Tidak... Tidak apa-apa."jawab Lucas membuat Aileen penasaran.
"Aku serius bertanya!"kesal Aileen.
"Aku Juga serius Aileen."jawab Lucas.
Aileen menghela nafas dan menatap kearah Liana."Tante Lia, Dimana Adik Lucas?"tanya Aileen.
"Uhuk!Uhuk!"
Aileen langsung menatap Lucas yang terbatuk-batuk mendengarkannya."CK, apa yang terjadi padamu sih?!"kesal Aileen.
"Kau yang kenapa? tidak bisa kau langsung katakan namanya? Kenapa malah bertanya adikku?"kesal Lucas.
"Apa maksudmu?"kesal Aileen.
"Aileen...jangan dengarkan dia! Luke sudah berangkat sekolah dari tadi."Jawab Liana yang angkat bicara.
"Aileen...om mau serius bertanya padamu."ucap Luis. Pria itu sengaja menggantungkan perkataannya membuat Aileen penasaran dibuatnya."...apa kau... tidak tahu perbedaan Adik dan Adek?"tanya Luis hati-hati.
"hm? Apa yang berbeda? itu sama kan?"tanya Aileen memiringkan wajahnya.
Semua yang ada disana menepuk jidat masing-masing kecuali Aileen."Pantas saja."batin mareka semua.
__ADS_1
"k-kalian kenapa?"tanya Aileen.
"Aileen....jadi gini perbedaan Antara adik dan Adek itu....em...."bingung Liana."Adek adalah panggilan Saudara atau saudari lalu kalo Adik.... adalah Ekhem-ekhem...."lanjut Liana membuat Aileen menatapnya Heran.
"Apa maksudnya?"tanya Aileen kepada Luis.
"ya....itu ...Ehem!"
Lucas yang ada disamping Aileen hanya menghela nafas pasrah melihat kepolosan sahabatnya itu."Lucas?"
"hm?"
"Apa itu ekhem?"tanya Aileen.
"Kemarilah."ucap Lucas.
Aileen Mendekatkan wajahnya patuh."itu adalah......"
Wajah gadis itu Memerah padam mendengar Perkataan Lucas yang menjelaskan Apa itu 'Adik'."A-aku pergi d-du-dulu!"ucap Aileen langsung pergi.
"Aileen! Kau belum makan!"teriak Liana namun dihiraukan oleh gadis itu.
"Bunda...aku hanya menjawab pertanyaannya."ucap Lucas.
"Justru itu yang ditanyakan Bunda, bodoh!"ucap Luis.
"Baiklah....aku mengatakan kalo Adik itu adalah alat kelaminku. apa kalian puas?"tanya Lucas.
"Dasar kau anak bodoh!apa kau tidak malu?!"maki Luis.
"Kenapa aku harus malu? Menjelaskan sesuatu yang sangat jelas."jawab Lucas membuat orang tuanya menghela napas pasrah.
Disisi lain, Wajah Aileen memerah mengingat Apa yang dikatakan teman masa kecilnya itu."Itu adalah Milikku... Secara terang-terangan kau menanyakannya, apa kau menginginkannya?"
"Argh!!! Dasar Lucas bodoh!!"teriak Aileen kesal karena perkataan Lelaki itu masih terngiang-ngiang di telinganya.
"Aileen? kenapa kau teriak-teriak?"tanya Naura yang menyusul Aileen.
__ADS_1
"Ah?N-Naura....Maaf, aku hanya melampiaskan Amarah ku saja."jawab Aileen tersenyum canggung.
"Benarkah? kau bilang, kalau teman masa kecilmu sudah kembali, apa kau ada masalah dengannya?"tanya Naura.
"Banyak sekali! karena dirinya aku selalu merasa kesal sekarang! Dia sama sekali tidak berubah, sejak kecil sama sekarang dia selalu menggangguku!"Gerutu Aileen.
"Benarkah? Apa kau tidak penasaran?"Tanya Naura membuat Gadis itu menatapnya heran.
"Tentang apa?"tanya Aileen.
"Bisa jadi dia menyukaimu."Ucap Naura."Lelaki itu memang suka menjahili Orang yang ia sukai."lanjut Naura membuat Aileen terdiam memikirkannya.
"Jadi maksudnya Lucas menyukaiku? Aku rasa mustahil!"batinnya.
Langkah Gadis itu terhenti."Tapi melihat perlakukannya padaku akhir-akhir ini...entah kenapa rasanya...."batin Aileen.
"Aileen...begini saja, kita taruhan. Jika sahabatmu itu kemari maka bisa dipastikan bahwa dia mencintaimu, bagaimana?"tanya Naura.
"Bagaimana caranya? Dia saja tidak tahu dimana kampusku."ucap Aileen.
"hmmm..... jadi kau menyukainya?"goda Naura.
"Tidak! tentu saja tidak!!"Jawab Aileen panik.
"Baiklah kalau begitu."ucap Naura."...dan masalah Kampus ini...jika dia bener bener mencintaimu, Terpencil tempat ini dia pasti menemukanmu."Lanjut Naura.
"Hai, Naura, Aileen!"sapa Elvin.
"Elvin! Kau baru tiba?"tanya Aileen.
Elvin menatap Kearah Naura dan menggeleng pelan."Iya, Aku tadi sibuk makanya Baru sekarang kekampus."jawab Elvin."Apa kalian datang bersama?"tanya Elvin.
Naura dan Aileen berpandangan lalu menggeleng."tidak...aku baru sampai."jawab Naura.
Naura melirik Aileen lalu mendekati Elvin."tapi...apa kau tahu El? Aileen jatuh cinta pada seseorang."bisik Naura.
"N-Naura! Apa yang kau katakan?! jangan sembarang berkata!"kesal Aileen.
__ADS_1
"Aileen."panggil seseorang membuat mareka menatap orang itu serentak.