
Lucas menatap lelaki yang berdiri didepannya."Kau! William Januari!"
"yang benar Januartha!"Ucap Lelaki itu kesal.
"Januari dan Januartha tidak ada bedanya kan? Kau saja lahir dibulan Januari!"Jawab Lucas.
"Kau tidak berubah dari dulu."ucap lelaki itu.
"oiya? Maksudmu...aku Tampan?"Tanya Lucas dengan muka Songongnya.
"CK! Aku tidak bilang begitu!"kesal William.
William dan Lucas adalah teman dekat saat sekolah SD, tidak sedekat Lucas Dengan Aileen pastinya. Walupun begitu mareka berdua tetap Berhubungan meskipun Lucas Berada diluar negeri."Apa yang kau lakukan disini? Jangan bilang kau kesini untuk mencariku karena Rindu denganku?"Tebak William.
Lucas langsung menatapnya Horor."Masih Waras Ogeb!"Tegur lelaki itu.
"Terus ngapa dimari?"Tanya William kesal.
"Anter buku milik Calon istri."Jawab Lucas membuat William menatapnya kaget.
"Serius?! Kok gak bilang-bilang lu udah Tunangan?!"kaget William.
"serah gue! ngapa? kesel lu?"Tanya Lucas.
"Gak tertarik gue mah."jawab William.
"Yaelah...sensian banget lu jadi orang..."Ucap Lucas."Gini aja...lu ikut gue ke cafe bunda gue aja gimana? Sekalian Cek keadaan disana."ajak Lucas.
"Gue mau ngampus anj**! Malah diajak ke cafe."kesal William.
"Emang lu gak mau?"Tanya Lucas.
"Ya....mau."jawab William.
"Ya...gitu dong....udah lama gak ngumpul."ucap Lucas.
__ADS_1
Mareka berdua pun pergi ke Cafe milik Liana yang berada tidak jauh dari Kampus itu.
...****************...
Aileen berdiri didepan Kampus dengan raut wajah kesal."Aileen...ikut kita aja gimana?"Ucap Elvin menawarkan Tumpangan Padanya.
"iya...Ai... ikut aja ayok! Ini udah sore loh."ucap Naura yang berada di mobil Elvin.
Karena Rumah mareka berdua searah jadi Naura bisa menumpang Mobil Elvin Berbeda dengan Aileen yang Rumahnya berbeda arah dari mareka."gak...lagian juga Rumah kita gak Searah, takutnya ngerepotin."ucap Aileen.
"Yaelah....gak juga kale..."ucap Naura.
"Gak usah....Lucas juga bentar lagi jemput."ucap Aileen Tersenyum.
"Yaudah kalo gitu... hati-hati ya!"ucap Naura.
"Kalian juga hati-hati!"jawab Aileen.
Elvin mengendari mobilnya dan semakin lama semakin menjauh dari Kampus itu."Ish! Lucas mana sih! lama banget!"kesal Aileen.
Tin
Tin
Tin
Aileen memutar bola matanya malas melihat wajah Lelaki itu."Lagi nunggu Malaikat maut!"jawab Aileen Kesal.
Lelaki itu turun dari mobil menghampiri Aileen."Emangnya mau mati?"Tanyanya.
"CK! kamu lama banget sih cas! Aku nungguin dari tadi! udah lama tau gak?!"kesal Aileen.
"Masa?"
"Ish! Seriusan! Sampai tadi ada Mamang jualan sate katanya 'mending ikut sama dia Mayan Dapet Sugar baby'"ucap Aileen.
__ADS_1
"hm....terus?"tanya Lucas.
"Aku tuh gak bisa diginiin Lucas!"kesal Aileen sambil menghentakkan kakinya.
"Terus?"
"Lucas!!!"Bentak Aileen membuat Lucas tertawa.
"Hahahaha!!!iya,iya....I'm really sorry, My Queen."ucap Lucas sambil Mencubit pipi gadis tembem gadis itu.
Aileen menepis Tangan Lelaki itu dari Pipinya."Masih marah....hm?"
Aileen tidak menjawab bahkan memalingkan wajahnya dari Lelaki itu."I'm so sorry my sweetheart...don't be angry anymore right?"Ucap Lucas lembut sambil mengulurkan tangannya.
Aileen berbalik menatap tangan Lucas dan menggandengnya."ice cream and chocolate cake."ucap gadis itu tersenyum.
"of course, whatever you want honey."Jawab Lucas.
Mareka berdua masuk kedalam mobil Lamborghini Berwarna hitam mengkilap milik Lelaki itu. Mobilnya pun melaju dijalan Raya dengan kecepatan sedang membelah keramaian kota.
"Lucas."
"hm?"Jawab Lucas sambil fokus mengemudi.
"Kenapa kau belajar diluar negeri bukannya disini? Luke saja tidak pergi keluar negeri."ucap Aileen.
"Why? Apa kau merindukanku?"Tanya Lucas.
"CK aku hanya bertanya Lucas!"kesal Aileen.
"Hm....kenapa ya?"gumam Lucas sambil melirik Aileen sebentar lalu menatap kearah jalanan."Menurutmu kenapa?"tanya Lucas.
"aku serius Lucas!"
"Aku juga serius, Aileen."
__ADS_1
"Jawab aku Lucas! Kita sudah lama berteman, kenapa kau tidak menjawab pertanyaan ini?!"
Lucas menginjak rem mendadak membuat Tubuh Gadis yang duduk disampingnya hampir terbentur."Lucas?!"Bentak Aileen