Terikat Simpul Pernikahan

Terikat Simpul Pernikahan
Doa biar cetak gol


__ADS_3

Seorang pria yang sangat angkuh, terlihat mempesona.


Mungkin ini yang dirasakan oleh seorang Xena.


Setelah dari pemakaman hari ini, sang suami begitu menyenangkan meskipun hanya mengeluarkan candaan yang tidak bermutu.


Apalagi doa yang diucapkan oleh seorang Fernad sangatlah langka.


Dia meminta kepada orang mati.


Namun konsepnya bukan seperti itu, dia hanya ingin terlihat akrab dengan seorang istri yang selama ini menutup diri dan tidak mau menerima satu kebaikan dari apa yang ia lakukan.


.


.


.


Semua urusan di pemakaman sudah selesai, Fernad juga memberikan izin untuk sang istri melihat makam dari sang ibu serta ayah tercintanya.


Kini saatnya keduanya pergi dari sana dan memberikan satu kesempatan untuk Xena bersenang-senang.


"Aku tidak mau berdebat dan aku suka dengan kau yang diam," ujar sang istri saat berada dalam kegalauan.


Dia sebenarnya malu selama beberapa jam ini.


Seorang istri benar-benar berada dalam sebuah bencana, sebab suami yang dia benci, selalu memberikan satu kebahagiaan yang sangat nyata adanya.


"Ya, aku juga tidak suka berdebat, memangnya kau sudah lupa? selama ini yang mengajak berdebat adalah kau, bukan aku."


Sang suami begitu senang melihat istrinya marah, ini menandakan bahwa seorang gadis sadis juga bisa menunjukkan amarahnya.


Biasanya sang istri hanya diam dan menutup diri di kamar, sekarang bisa melakukan banyak hal.

__ADS_1


Bisa protes dan mengomel.


Satu hal yang begitu menyenangkan bagi seorang Fernad.


.


.


.


Dalam perjalanan menuju restoran, Fernad mendapatkan telepon dari bibi Xena, dia tidak mau merespon, dia hanya akan mengirimkan uang saja.


Semua hal ini tidak sengaja di dengar oleh Xena.


"Kau bersekongkol dengan bibiku yang sangat jahat itu?" ucap Xena.


Dia merasa kesal seketika.


"Jika aku bersekongkol, kau tidak akan ku biarkan hidup, sebab selama ini bibi mu itu ingin hartaku. Dia tidak suka denganmu sebab ada luka masa lalu yang dia hadapi. Aku kenal dia saat berada di sebuah perusahaan. DIa baik dan tidak pernah merasa sedih, hingga ayah dan ibumu menjatuhkannya. Itu awal mula yang membuat dendam muncul. Namun, dia tidak mengatakan sudah menghabisi ayah dan ibumu. Menurut penyelidikan kepolisian, juga tidak ada yang menemukan jejak bibimu."


Hari yang sangat tepat dan cerah, awan hitam juga malas untuk hadir, ini sangat menyenangkan bagi seorang pria yang selama ini mengharapkan cinta luar biasa dari seorang istri yang angkuh.


.


.


.


Sampai di restoran ...


"Akhirnya," ucap Fernad setelah berada di depan restoran mewah miliknya.


"Kau tidak terlibat dalam menghabisi ayah dan ibuku? bibi yang melakukannya?" tanya sang istri.

__ADS_1


Dia masih fokus dengan apa yang di sampaikan oleh seorang pria bernama Fernad.


"Aku malas dengan semua itu, jadi ayo kita masuk ke dalam restoran milikku, aku lapar," jelas sang suami yang enggan menjawab.


Semua ini hanya akan membuat mood menjadi buruk, sehingga sang suami meminta istri keluar dari mobil.


"Aku tidak mau."


"Makan saja, aku tidak akan berada di sampingmu nanti."


Sang istri merasa malu sebab selama ini sudah makan berada di dalam kamar tapi tidak ada satu pun momen Fernad menemani dirinya.


Semuanya sangat singkat dan luar biasa.


Pada akhirnya sang istri mengikuti apa yang di katakan oleh suaminya.


.


.


.


Beberapa menit berlalu.


Di meja makan yang sangat mewah, hanya ada Fernad dan Xena.


Pria itu meminta semua pengunjung untuk pergi, sedangkan dia ingin bersenang-senang bersama sang istri di sana.


Semua karyawan juga hanya boleh melihat di cctv, semua hal yang dia lakukan untuk istrinya.


"Aku merasa pusing," ucap sang istri.


"Iya, itu karena kau sudah minum banyak," jelas sang suami yang sangat senang dengan kondisi ini.

__ADS_1


Dia akan memanfaatkan dengan sangat baik.


*****


__ADS_2