
Fernad hanya bisa diam karena ada satu hal yang masih ia sembunyikan, kedatangannya bersama Gina hanyalah alasan saja, sebab dia sedang membuntuti dan mencari di mana Xena berada.
"Aku tidak pernah menyangka jika kau memiliki seorang wanita yang menyebalkan seperti ini! aku berharap kau mengajari wanita mu sopan santun!" jelas Xena.
Dia mengajak Xena pergi dari sana, lalu Ze mengekor kedua wanita itu.
Gina mengumpat tiada henti sehingga membuat Fernad muak.
"Kau tidak perlu terlalu berlebihan ketika bertemu dengannya, aku tak suka dengan wanita tidak berguna!" jelas Fernad.
Dia mengajak Gina pergi dari tempat itu.
Fernad masih berada di sana karena ada satu hal yang harus ia selesaikan dengan Gina.
"Gina, aku tahu jika kau adalah calon istriku. Namun, tidak perlu menjadi cemburu berlebihan. Aku tak suka dengan apa yang kau lakukan tadi."
Fernad jujur dengan apa yang ada di dalam hatinya, dia tidak mau calon istrinya begitu temperamental.
"Hm, maaf ya sayang. Aku hanya tidak suka ada orang lain yang berada di sekitarmu sebab mantan istrimu bisa saja datang kembali dan kau jatuh cinta padanya, meskipun aku tak pernah melihat wajahnya, tapi rasanya aku pernah mengetahui siapa wanita yang tadi menamparku itu!"
Fernad kembali mengingatkan apa yang dikatakan olehnya, pria itu memang tidak mau memberikan informasi sedikitpun mengenai mantan istrinya sebab Gina hanya digunakan di saat Fernad membutuhkannya.
__ADS_1
"Kau juga harus ingat jika pernikahan kita adalah pura-pura, aku sama sekali tidak mencintaimu, aku menerimamu kembali ke dalam hidupku karena suatu alasan. Camkan itu!"
Sekarang terungkap sudah apa yang sebenarnya terjadi, Fernad selama 1 tahun ini masih mencintai Mantan istrinya yang terlihat lebih cantik dari sebelumnya.
"Iya, aku paham. Maaf, aku tidak bisa menahan perasaanmu ketika kau berada di samping wanita lain!" jelas Gina.
Sang kekasih mencoba memberikan informasi yang cukup jelas karena dia adalah orang yang memiliki sikap cemburu yang berlebihan.
Hanya saja Fernad tidak mau tahu, perasaannya adalah haknya sendiri dan tidak boleh diganggu gugat.
"Baik sayang, aku tidak pernah mengira kau akan menjadi suamiku, apapun statusku di dalam hidupmu. Aku akan tetap mencintaimu apa adanya."
Ketika pria itu lengah, sang calon akan membawa pergi semua kekuasaan yang dimiliki oleh Fernad.
Fernad, juga bukan orang yang mudah dibohongi sebab dia memiliki satu hal yang harus diwaspadai.
Sang pria sangat memahami dengan siapa dia berhadapan.
Pada akhirnya, Fernad dan Gina memiliki kepentingan masing-masing dalam hubungan yang saling menguntungkan itu.
.
__ADS_1
.
.
Di luar kedai ...
"Dasar pria tidak waras! apa matanya tidak berfungsi dengan baik? ada temanku yang jatuh karena didorong oleh kekasihnya, tapi diam!"
Xena begitu kesal dengan kejadian ini.
Sang kekasih mencoba untuk menenangkan, Alina juga mengatakan jika dia baik-baik saja.
"Aku tidak terima jika apa yang dilakukan olehnya harus dimaafkan dengan mudah, dia kurang ajar sekali! bagaimana bisa, menjadi seorang pria tapi membiarkan wanita jatuh dan tidak menolong?"
"Sudah sayang."
Saat Ze sedang memeluk Xena, Fernad begitu kesal.
"Aku tidak akan pernah membuat tubuh saja karena selama satu tahun ini kau menjadikan jiwaku kosong! jika kau sudah bahagia dengannya aku tidak akan pernah berhenti untuk menghancurkan kehidupan mu!" batin sang mantan suami di balik kaca tembus pandang kedai itu.
*****
__ADS_1