
Setelah bersembunyi di atas pohon, ternyata seorang anggota kepolisian menemukan tetesan darah yang berasal dari atas pohon.
Sang polisi lalu mengkoordinir agar segera bisa melakukan pengecekan terhadap darah itu.
Ternyata setelah di check, darah itu merupakan milik Malik yang kakinya terkena ranting pohon.
Dalam sekejap, semua orang sudah menunggu Malik di bawah..
Mau tidak mau, pria itu turun, dia menyerah untuk sementara waktu.
Dia memohon pengampunan.
Namun, Malik memiliki satu cara yang bisa membebaskannya dirinya dari semua orang yang akan mengepungnya.
"Aku bisa saja kabur, tapi aku menunggu hal yang paling tepat."
Saat diminta masuk ke dalam mobil tahanan, Malik bertindak, dia menodongkan senjata api ke arah pelipis kanan Xena.
Situasi menjadi begitu genting.
Hingga ada beberapa orang anak buah yang berasal dari bos rentenir, ikut membantu Malik melarikan diri.
Terjadi baku hantam dan baku tembak, Malik berhasil lolos bersama Xena, semuanya begitu cepat.
Anggota kepolisian harus kehilangan Xena.
.
__ADS_1
.
.
Dua jam kemudian ...
Tempat bos rentenir ...
Xena di bawa ke dalam satu ruangan yang sangat kumuh, lagi-lagi banyak tikus.
Xena berulang kali naik ke atas kursi kayu yang meski sudah rapuh, sangat ampuh untuk dijadikan pijakan saat tikus berada di antara kedua kakinya.
Sang gadis begitu tersiksa, hingga ada orang yang tiba-tiba datang.
Dia adalah bos rentenir.
"Heh, gadis cantik! kau ada yang mencari!" teriak si bos rentenir.
"Xen, apa kabar?" tanya bibi Yozo.
Seorang wanita yang tak menikah, dia tinggal sendiri di desa karena tak mau bersama kakaknya yang sombong.
Hal ini lantas membuatnya ingin membalas dendam.
Kebetulan Yozo mendapatkan panggilan telepon dari Maura, Maura langsung memberikan petunjuk dimana Xena berada.
Yozo dulu adalah seorang pengacara, di juga detektif. Namun karirnya hancur karena kakak iparnya.
__ADS_1
Istri dari ayah Xena.
Wanita yang menuduh Yozo telah membuat tuduhan palsu terhadapnya, Yozo mampu membuktikan bahwa istri kakaknya telah berkhianat, tapi imbasnya justru dia harus mendapatkan kemalangan ini.
Sang kakak semakin sombong dengan segala kekuasaannya, dia justru lebih percaya sang istri yang jelas-jelas telah berbohong.
Ayah Xena mengirim Yozo ke desa agar adiknya itu bisa mengintropeksi diri apa yang sudah ia lakukan.
Atas dasar ketidakadilan ini, niatnya yang ingin menolong, justru harus terhenti dengannya yang ingin Xena hancur.
Dia tahu segalanya, hanya saja berpura-pura.
Xena yang hidup mewah, tak terlalu banyak bicara mengenai hal ini karena sebagai seorang anak yang manja, kehidupannya sangat glamour dan penuh dengan kemewahan, mana sempat berpikir tentang orang tidak penting seperti Yozo?
"Xena merasa lega karena ada bibi Zo, aku akan pulang bersamanya!" batin Xena.
Dia terlalu percaya diri, padahal Yozo akan membuat satu pelajaran bagi keturunan sang kakak.
Sebuah pembalasan dendam.
"Haha, aku akan membuatmu menderita! lihat saja apa yang bisa aku lakukan!" batin Yozo dengan rasa kesal yang mendalam.
"Bos, aku ingin dia bersamaku, sesuai dengan kesepakatan tadi, lima ratus juta untuk harga penebusan.
"Bawa saja dia, aku hanya butuh uang!"
Bos rentenir masa bodoh.
__ADS_1
Dia segera keluar dari ruangan itu, hanya menyisakan bibi dan keponakannya.
*****