Terjebak Di Atas Ranjang Sang Pewaris

Terjebak Di Atas Ranjang Sang Pewaris
Bab 17


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Sore ini di apartemen milik Gavi begitu rame karena celotehan dua wanita beda generasi namun sama-sama bergelar menantu di keluarga Marcio.


Entah apa saja yang mereka bicarakan sambil memasak hingga terdengar sangat seru sekali.


''Gavi kok belum pulang Rel?'' tanya daddy Geva dari kursi yang menghadap televisi.


''Tadi bilangnya pulang agak telat dad.'' jawab Aurel. ''Biar aurel,kasih tau kalau mommy dan daddy di sini.'' kata Aurel yang ingin meraih ponselnya yang ada di atas meja makan.


''Eh gak usah, biarin aja.'' cegah mommy Ivi. ''Kami tak apa kok kalau gak ada dia, yang penting ada kamu di sini.'' sambungnya lagi.


Mereka berdua kemudian melanjutkan acara memasak mereka, Aurel begitu beruntung karena bisa belajar banyak dari mommy Ivi.


''Aurel, mommy tau kalau hubungan kalian di awali tak berlandaskan cinta...namun mommy sama daddy begitu berharap kalian bisa saling membuka hati sehingga hubungan kalian akan terjalin selama hingga nanti maut yang memisahkan.'' tutur mommy Ivi.


''Iya mom.'' jawab Aurel karena memang dirinya dan Gavi pun telah bersepakat untuk itu.


''O iya mommy kasih tau bocoran makanan favorit Gavi, dia itu suka sama rendah sapi...persis sekali sama daddynya juga suka aneka seafood, di masak apa aja pasti dia suka.'' kata mommy Ivi dengan tangan yang terus mengaduk masakannya di wajan. ''Dia paling gak suka di bohongi apalagi di khianati...maka dari itu hal sekecil apapun kalau bisa kalian omongin berdua, salinglah terbuka satu sama lain.'' papar mommy Ivi lagi.


Hanya jawaban ''iya'' yang bisa Aurel katakan untuk menanggapi perkataan sang mertua.


''Sudah selesai nih...kamu taruh di meja makan ya.'' pinta mommy Ivi menyerahkan hasil masakannya pada Aurel. ''O iya sayang mommy boleh pinjam kamarnya sebentar...gerah, jadi mommy mau numpang mandi.'' kata mommy Ivi.


''Tentu saja mom.'' jawab Aurel.


Aurel mengantarkan mommy Ivi sampai di depan pintu kamar tamu, kemudian dirinya pun berpamitan untuk ke kamarnya guna membersihkan diri juga.


❤️


Bip


''Aku pulang.'' seru Gavi yang baru melangkah masuk ke dalam apartemennya.


Mendengar seruan Gavi, Aurel yang tadinya duduk di balkon bawah samping dapur langsung berjalan ke dalam untuk menghampiri sang suami di susul oleh mommy Ivi dan daddy Geva di belakangnya.

__ADS_1


Aurel mengambil alih tas kerja di tangan Gavi dan tak lupa menyalaminya. Gavi pun juga melayangkan sebuah kecupan di kening wanitanya itu.


Mommy Ivi dan daddy Geva yang melihat interaksi antara anak dan menantunya itu menjadi merasa lega bahan senyum pun langsung terbit di bibir keduanya.


''Banyak kerjaan Gav?'' tanya daddy Geva.


''Eh mommy, daddy...kalian sudah lama di sini?'' tanya Gavi yang berjalan ke arah kedua orangtuanya.


''Sudah sejak tadi sore.'' jawab daddy Geva. ''Mommymu begitu khawatir dengan makanan kalian berdua...makanya mengajak daddy kesini untuk mengantarkan bahan makanan.'' kata daddy Geva mengatakan alasannya datang kesana.


''Dan ternyata seperti dugaan mommy, tak ada apa-apa di sini.'' timpal mommy Ivi.


''Kita rencananya baru mau belanja malam ini mom, tapi karena sudah di bawain sama mommy ya...terimakasih banget.'' kata Gavi. ''Sering-sering aja mom biar jadi lebih irit...hehehe.'' kelakar Gavi.


Pluk


''Apa sekarang CEO perusahaan GA corp sudah jatuh miskin.'' cibir mommy Ivi sedangkan Gavi hanya bisa tersenyum sambil mengelus salah satu lengannya yang di pukul sang mommy. ''Sudah sana kamu mandi dulu...terus makan, tadi mommy sama istrimu sudah masak banyak untuk kita malam ini.'' kata mommy Ivi.


''Baik mom, dad kalau gitu kami ke atas dulu.'' pamit Gavi yang langsung menggandeng tangan Aurel untuk di ajaknya ke kamar mereka.


❤️


''Tadinya aku mau telpon kamu, tapi gak di bolehin sama mommy.'' jawab Aurel yang keluar dari dalam kamar mandi seusai menyiapkan air hanya untuk Gavi mandi. ''Itu airnya sudah siap...kamu cepatlah mandi nanti airnya keburu dingin.'' kata Aurel lagi.


Hap


''Mau mandi bareng.'' kata Gavi dengan menaik turunkan alisnya untuk menggoda Aurel.


''Aku sudah mandi.'' kata Aurel sambil melepaskan tangannya yang di pegang oleh Gavi.


Begitu terlepas dirinya langsung bergegas masuk ke dalam ruang ganti untuk menyiapkan pakaian pria itu.


Melihat Aurel yang gugup, sedikit salah tingkah serta pipi yang bersemu merah karena malu manjadi pemandangan yang ingin selalu di lihat Gavi, makanya dirinya begitu senang saat menggoda Aurel.


Setelah beberapa saat Gavi keluar dari rumah ganti dengan menggunakan celana bahan pendek dengan kaos lengan pendek dan tentu saja semua itu adalah pilihan dari Aurel.

__ADS_1


''Ayo turun, gak enak sama daddy juga mommy yang sudah menunggu dari tadi.'' ajak Aurel.


Mereka turun beriringan ke bawah dan mommy serta daddy sudah menunggu mereka di meja makan.


''Maaf ya mom, dad, jadi buat kalian menunggu.'' kata Aurel yang tak enak hati.


''Santai saja sayang, gak sudah canggung gitu...kami gak apa-apa kok.'' sahut mommy Ivi dengan mengelus punggung tangan Aurel yang ada di atas meja.


Mommy Ivi pun mulai melayani sang suami dan Aurel juga melakukan hal yang sama hingga piring para suami mereka terisi penuh dengan makanan, barulah mereka berdua mengisi piring mereka masing-masing.


''Hem...masakan mommy memang juara.'' puji Gavi setalah beberapa sendok menyantap makannya.


''Ini bukan hanya masakan mommy loh, tapi juga masakan istri kamu.'' kata mommy Ivi yang membuat Gavi langsung menoleh ke arah Aurel sambil tersenyum.


''Semoga saja semua ini nyata, tak hanya sebuah sandiwara dari kalian berdua saja.'' kata mommy Ivi dalam hati dengan mata yang terus melihat secara bergantian antara Gavi dan Aurel.


❤️


Kini mereka semua sudah berpindah tempat ke kursi depan televisi.



Anggap saja ini suasananya malam ya...😊


"Kamu mau kemana?'' tanya Gavi saat Aurel berdiri dari duduknya.


''Aku mau bikin minum untuk kita semua.'' jawab Aurel.


Tanpa bertanya lebih dulu, Aurel langsung ke dapur dan membuat air jeruk hangat untuk teman mereka berbincang, tak lupa pula doa membawa beberapa camilan yang tadi ibu mertuanya bawakan.


''Daddy sama mommy mau menginap di sini? kalian tak keberatankan?'' tanya mommy Ivi saat Aurel meletakan minuman di hadapan mereka satu persatu.


''Tentu saja kami tak keberatan.'' sahut Gavi. ''Bukan begitu Rel?'' tanyanya pada Aurel.


''Iya Aurel malah seneng jika mommy dan daddy sering-sering menginap di sini.'' sahut Aurel.

__ADS_1


__ADS_2