
Malam telah menjelang, febry baru saja tiba di rumah, setelah pulang bekerja ia diminta sang ibu untuk mampir ke rumah sodaranya untuk mengambil barang.
Ia membongkar tasnya, mengeluarkan seluruh isi tas untuk mencari charger ponsel. Hingga ia menemukan sebungkus coklat dan sebuah kotak kecil berhias pita kecil di bagian atasnya.
Dengan penuh rasa penasaran, Febry mencari tau siapa pemberi hadiah misterius itu.
****
#Jangan gembeng lagi# sebuah tulisan memo kecil menempel di atas bungkus coklat. Ya, hanya tulisan itu saja tanpa menyebutkan nama pemberi hadiah.
"Pak Ardi?"ucapnya lirih. Ia lalu membuka sebuah kotak kecil berhias pita berwarna pink tersebut, sebuah gelang berwarna silver. Di bagian tengahnya terdapat hiasan berbentuk kupu-kupu dengan beberapa mutiara di sekitar nya.
"MasyaAllah, cantik banget." Febry tersenyum sumringah menatap gelang yang sudah terpasang di tangan kirinya. Ia lantas meraih ponsel dan memotret gelang tersebut. Lalu mengirim pesan pada pak Ardi.
[Makasih y pak kadonya]
[👍]
Febry tak bisa memungkiri jika ia tersentuh dengan perhatian dari atasannya itu. Ia berfikir kapan pak Ardi memasukan hadiah itu ke dalam tas nya? Pak Ardi yang terkadang menyebalkan tetapi hari ini begitu manis. Bahkan saat ia ketakutan dan kedinginan, lelaki itu menggenggam erat jemari Febry. Berkali-kali Febry tersenyum malu mengingat apa yang telah ia lalui hari ini.
[Di pakai ya, jangan di gadaikan]
[Langsung ta jual aja besok]
[😑]
****
"Selamat pagiii semuaaa." Febry yang baru datang meletakan tas dan bawaannya di atas meja, tampak staf yang lain sudah datang termasuk pak Ardi.
"Hari ini aku bawa banyak banget risoles. Ibu aku bikin buat bagi-bagi."
__ADS_1
"Dalam rangka apa?" Sahut Hesty sembari membatu membuka toples berisi risoles.
"Gak ada, kata ibu, beliau lagi nyoba resep baru jadi bikin banyak sekalian.
Febry lantas menyusun risol tersebut pada piringan kecil berbahan kertas yang ia bawa dari rumah. Kemudian membagikan nya pada pak Ardi dan Ryo.
"Emmm enak banget ini Feb," celetuk Hesty."Ehhh tunggu, gelang kamu baru ya?"
Hesty yang memiliki jiwa kepo tinggi merasa penasaran dengan gelang yang menyembul dari pergelangan tangan Febry.
"Gelang kamu cantik, beli atau di kasih?"
"Rahasia."
"Ciyeeee, di kasih pacar baru yaaa?"
[uhuukkkkk] Terdengar suara seseorang tersedak
"Masih panas risolesnya."
"Masa sih? Perasaan sudah dingin. Saya lho udah habis dua."
Febry hanya tertawa pelan. Ia menyadari jika pak Ardi sedang salah tingkah karena ucapan Hesty.
*****
"Pak, pak Ardi jadi ke Jakarta?"
"Iya jadi, nanti tolong handle sebagian tugas aku ya, Hes."
"Memang mau pergi kapan, pak?" Febry yang tadinya fokus dengan angka di layar komputer, mendadak penasaran.
__ADS_1
"Mungkin Minggu depan. Kenapa? Kangen?"
"Ciyeeee ciyeeee, Ryo AC ruangan ini mati ya?? Kok panas benerrr," celetuk Hesty.
"Gimana gak panas, Hes. Orang remote AC nya mereka berdua," Ryo menimpali.
Febry dan pak Ardi hanya tersenyum malu, seolah kehabisan kata-kata. Ada perasaan yang tak bisa Febry jabarkan saat mengetahui jika pak Ardi akan pergi dalam waktu dekat ini.
Hari-harinya pasti akan menjadi sepi tanpa pak Ardi, tak ada yang menggoda nya, tak ada yang diam-diam di perhatikan, batin Febry.
****
"Memang mau pergi berapa hari, pak?" tanya Febry, memecah keheningan ruangan kantor, karena hanya ada mereka berdua di dalam. Ryo dan Hesty pergi ke gudang untuk mengecek barang.
"Seminggu?"
"What?" Febry reflek langsung menutup mulutnya dengan tangan.
"Opo o? Kangen y sama aku?" goda pak Ardi, yang menyadari jika bawahannya itu kini sedang salah tingkah.
"Engga pak, cuma ini nanti berkas yang perlu di tanda tangan gimana?" kilah Febry.
"Langsung antar aja ke Pak Anton."
"Bos besar? Biuhhh." Febry menghela nafas panjang, dan itu terlihat lucu di mata pak Ardi, hingga lelaki itu diam-diam tersenyum dari balik mejanya.
"Gelang kamu cantik," goda pak Ardi.
"Iya gelangnya cantik, orangnya?"
"Orangnya cantik banget." jawab pak Ardi sembari beranjak dari kursinya, dan berjalan keluar ruangan. Ia tak menyadari jika ucapannya itu membuat Febry serasa ingin meleleh.
__ADS_1