
✨ Hay Para Readers...
Sebelum lanjut membaca novel ini, aku Dawet_legi minta supportnya ya buat karya ku ini 🙏🙏🙏
...----------------....
Pukul tujuh malam aku pun telah bersiap untuk pergi ke acara reuni sekolah. Dengan berbalut gaun hitam, aksesoris kalung liontin serta sepatu wedges hitam. Aku sedikit bersolek agar kelihatan lebih fresh.
Malam ini aku tak sendiri datang ke acara reuni. Karena, aku meminta agar Dika menemaniku pada malam itu. Ia tak pernah menolak hal apapun yang aku inginkan darinya. Bisa di bilang aku mulai nyaman bersamanya setelah beberapa minggu kita saling mengakrabkan diri satu sama lain.
Tampak Dika dengan setelan jas hitam nya berdiri di samping mobil sportnya. Sedang menungguku sambil bercengkrama dengan mamaku.
"Haduh, kalian berdua bener-bener serasi deh" ucap mama sambil menepuk pundak kami berdua.
" Ih mama... Apaan sih, malu tau!" ucapku menahan senyuman di bibir merahku.
Dika pun hanya tersenyum sambil memandangiku dengan tatapan teduhnya. Lalu, kami berdua pun berangkat bersama-sama menuju ke tempat Reuni Sekolahku.
" ini aku gak apa apa emang ikutan ke reuni sekolah kamu?" Dika menyetir sambil sesekali menoleh ke arahku.
" enggak masalah kok, temen-temenku juga pasti banyak yang bawa pasangannya.. eh.." seraya aku menutup mulutku dengan tanganku.
Dika terlihat tersipu malu, wajahnya yang kuning langsat terlihat merona di bagian kedua pipinya. Ia sepertinya malu setelah aku keceplosan mengucapkan kata pasangan.
__ADS_1
" Apa kita udah jadi pasangan beneran?" Ia pun menatapku melalui kaca spion lalu tersenyum gemas.
" Ahh bukan gitu maksudnya" aku terbata-bata menjawab pertanyaan Dika.
" Aku bercanda kok... gak papa kita jalanin kayak gini aja. Senyamannya kamu aja Stella" imbuhnya dengan nada yang sedikit kecewa.
...----------------...
Kami pun sampai di sebuah hotel tempat acara Reuni akan di selenggarakan. Kami berdua keluar dari dalam mobil. Lalu ku ajak Dika untuk menunggu Fero dan Bio di depan Lobi hotel.
"Wah siapa nih Stell? Ujar Fero mengagetkanku dari belakang.
"Oh, kenalin ini ..." sambil menatap ke arah Dika yang tampak malu bertemu dengan teman-temanku.
"Oh iya salam kenal, saya temannya Stella, panggil saja saya Dika" Ia pun menjabat tangan Fero lalu tersenyum ramah.
Fero lalu berbisik padaku "Gebetan baru?!!"
"Hush" ucapku menghentikan ucapan Fero agar tak berlanjut lebih panjang.
Setelah berbincang cukup lama kami pun masuk ke dalam gedung. Lalu tak berselang lama Bio pun datang menyusul kami ke dalam aula hotel.
Dari kejauhan bio menatap ke arah kami bertiga. Lalu ia menatap aneh ke sosok Dika yang terus berada di sampingku sejak tadi.
__ADS_1
" Eh tunggu...tunggu.. Kayaknya aku kenal nih sama cowok yang di samping kamu stell" Bio mendadak menyenggol pundak Dika dengan keras.
" Ha..ha..ha.. What's up bro, udah lama banget kita gak ketemu" tiba-tiba kak Dika merangkul Bio seolah sudah lama saling kenal.
" Gilak... Dunia ternyata sempit banget bro. Kalian Pacaran" ucap Bio sambil menunjuk kami berdua.
Dika menatap ke arahku, hingga akhirnya kami berdua saling berpandangan. Lalu tertawa bersama dan salah tingkah bersama karena pertanyaan Bio.
" ih aneh nih berdua!! Kalian pacaran kan? Ngapain malah ketawa?" imbuh Fero dengan wajah herannya.
" Udah ah.. Kita cuma temenan doang kok" ujarku sambil memberi isyarat pada Fero dan Bio yang sedari tadi menggoda ku.
Dalam beberapa saat aula hotel di penuhi ratusan alumni SMA Bakti Jaya Raya. Kami bertemu banyak teman-teman sejawat kami semasa sekolah dulu. Ada yang masih betah sendiri ada pula yang telah berkeluarga dan telah beranak pinak.
Kami di sana saling bernostalgia mengenang masa-masa sekolah. Bercerita tentang kehidupan kami setelah sekolah. Bagaimana percintaan kami, pekerjaan serta pencapaian kami selama ini. Intinya kami membahas banyak hal yang sebenarnya menjadi alasan aku malas menghadiri reuni sekolah.
Acara pembukaan pun di mulai dengan sambutan dari Para Guru-guru semasa SMA kami. Guru kami yang sekarang sudah terlihat mulai renta namun masih sangat energik. Lalu masuk ke acara hiburan, mereka menampilkan nyanyian dan tarian dari adik-adik kelas kami.
" Dika.. Aku permisi ke toilet bentar ya" aku pun beranjak dari tempat duduk ku.
" iya.. Aku tunggu sini ya stell. Jangan lama-lama ya" bisiknya padaku.
...----------------...
__ADS_1
Aku pun memasuki sebuah lorong menuju toilet hotel. Tiba-tiba saja ada seseorang menarik tanganku dengan kencang. Ia membawaku ke pintu darurat yang berdekatan dengan toilet.