Tetap Jadi Malaikatku

Tetap Jadi Malaikatku
Dejavu


__ADS_3

✨ Hay Para Readers...


Sebelum lanjut membaca novel ini, aku Dawet_legi minta supportnya ya buat karya ku ini 🙏🙏🙏


...----------------...


" Tin... Tin... Tin" (Suara klakson mobil)


"Kalau jalan jangan di tengah!!! Minggir sana!!!" teriak seseorang dari sebuah mobil hitam di belakangku.


"Ihh siapa sih!!! Ini udah di pinggir woy!!" Setelah ku toleh ke belakang. Ternyata orang yang berteriak padaku itu adalah kak Dipa.


"Dasar orang nyebelin!!!" ujarku sambil mengepalkan kedua tanganku ke arahnya.


Kak Dipa sama sekali tak menggubris ucapanku. Ia langsung tancap gas menuju ke arah parkiran.


...----------------...

__ADS_1


Sudah hampir lima minggu aku telah wara wiri dari perusahaan tempatku bekerja ke PT.Mahardika. Semua itu kulakukan guna menyelesaikan target kerja sama yang di ajukan oleh perusahaan ku.


Waktu yang cukup lama dan sudah sangat molor dari perkiraanku. Sebenarnya hal itu bukan karena aku tak becus dalam pekerjaan ku. Melainkan karena faktor orang yang sangat menyebalkan, yang juga menjadi penghambat di perusahaan itu. Dialah seseorang yang bernama Dipa.


Ia mulai mempersulit ku semenjak pertemuan kami pertama kali di kantornya. Padahal proyek kerja sama kami hanya tinggal tiga puluh persen saja. Namun, ia seolah enggan menyelesaikannya secepat mungkin.


•••


" Apalagi ini, perusahaan kalian emang gak becus cari pegawai !!!" bentaknya sambil membuang hasil laporan kerjasama yang ku serahkan padanya ke lantai. Puluhan kertas hasil kerja kerasku pun berserakan seperti sampah yang tak berguna.


Ini bukan kali pertama ia seperti ini. Setiap aku menyerahkan berkas, pasti selalu ia tolak mentah-mentah. Kadang aku berpikir dia memang Dipa yang sama. Seorang Dipa yang selalu berlaku seenaknya sendiri.


" Maaf Pak, Jika ada yang salah seharusnya bapak kasih tau bagian mana nya yang harus saya perbaiki!!!"


" Saya capek ya pak!!! Hampir dua bulan loh, saya ini anda perlakukan seperti ini!!!" imbuhku dengan emosi


" Terus kamu mau gimana? apa lebih baik kita gak perlu kerja sama sekalian?" bentaknya balik kepadaku.

__ADS_1


Sikapnya sungguh mengingatkanku saat pertama kali kami berdua bertemu dulu. Aku tak berani membantah dan ia semena-mena. Bagai dejavu, hari ini pun sama persis seperti yang aku alami di masa lalu.


Setelah ia membentak ku , aku hanya diam membisu sambil membereskan seluruh kertas yang berserakan. Dalam hati aku hanya mendoakan esok ia akan berubah pikiran.


" Percuma kamu ambil lagi kertas itu!! Makanya kalau kerja jangan cuma pacaran!!! Dasar gak becus!!!" ujarnya dengan melipat kedua tangannya menghadap ku.


" Maksud anda apa ngomong kayak gitu?" sahutku emosi.


" Pak Dipa!!! Mungkin saya bukan karyawan yang baik di mata anda Pak. Tapi, seharusnya anda bisa memisahkan masalah kerja dengan masalah pribadi!!! Imbuhku dengan nada sedikit tinggi.


"Tapi emang kenyataan kan? Kamu kerja dengan cara yang gak bener. Murahan tau cara kamu!!!" Kak Dipa ikutan meninggikan suaranya.


" Murahan? Maksud anda apa?!!" Mata ku mulai melotot karena ucapannya makin semena-mena.


" Kamu pacaran sama si Dika cuma biar bisa dapat kerja sama dengan perusahaan ini kan? " ujarnya secara keterlaluan.


"Jangan remehkan saya dengan ucapan anda yang kurang ajar itu, jangan pandang saya sebelah mata dengan pandangan anda yang selalu negatif itu ya Pak!!!"aku mulai meremas kertas-kertas yang ku genggam di tanganku. Aku mulai muak dengan ucapannya yang sudah sangat keterlaluan.

__ADS_1


"Anda tahu apa tentang saya!!! Anda selama ini tak pernah tahu perjalanan dan perjuangan yang saya terima hingga mencapai titik ini. Anda tak seharusnya ngomong seperti itu Pak!!! Dengan menggebu-gebu ku luapkan semua emosiku.


" Kamu tahu!!! dari sini aku tahu keputusanku putus sama kamu memang keputusan yang tepat. Kamu memang jahat Dipa !!!" Tanpa sadar aku berucap seperti itu. Dengan tubuh yang gemetar, akhirnya ku teteskan air mataku yang sedari tadi telah tertahan. Saat itu ku palingkan wajahku dari pandangan kak Dipa. Lalu, aku segera beranjak pergi dari ruangannya tanpa permisi.


__ADS_2