The Accidental Wedding

The Accidental Wedding
#Eps 56


__ADS_3

“Bisa kau jelaskan Pak Han kenapa aku harus ke ruangan Pak Fabian.Ini masih jam kerja ,aku takut orang-orang akan curiga dengan gerak-gerik ku yang leluasa menemui Beliau.” Rancau Renata terus mengoceh dan melangkah mengikuti asisten Han.Han membalikkan badannya.


“Nyonya hanya cukup mengikuti saya saja.Selebihnya biar Pak Fabian yang akan menjelaskan pada anda.”


Renata mencibir,dan kembali mengikuti langkah Assisten Han.


“Sepertinya sifat dingin Pak Fabian sudah menular pada dirimu Pak Han.” Sungut Renata yang kemudian mengalihkan pandangannya saat Han menoleh ke arahnya.


Sesampai di ruangan Fabian,Renata dipersilahkan masuk oleh Assisten Han.Seolah tahu akan kehadirannya mengganggu kebersamaan atasannya,Han pun keluar dari ruangan Fabian.


“ Kemarilah sayang.” Panggil Fabian mengayunkan tangan agar Renata mendekat,gadis itu hanya merespon dengan menoleh ke kanan dan ke kiri dengan mengusap tengkuk leher.


“Yang aku maksud itu kamu,jangan menguji kesabaranku.Kau mau aku gendong untuk menuju kursi kerjaku.”


Mata Renata langsung melebar mendengar ucapan dingin Fabian,ia pun segera berlari mendekat.


“Ba.baik.”jawab Renata dengan segera dan memilih berdiri tepat di depan meja kerja Fabian


“Sebenarnya ada apa kenapa saya di panggil ke ruangan Anda,Pak.”


“Sa..yang!!” ucap Fabian dengan mata tajam nya mengeja kata agar Renata memanggil dengan sebutan itu.


“Tapi ini di Perusahaan ,bagaimana kalau ada yang dengar.”Renata tertunduk dengan memainkan kedua ibu jarinya.Fabian beranjak berdiri dan mendekati Renata.


“Kau masih saja keras kepala.Aku penasaran sebenarnya apa yang dulu membuatku bisa jatuh hati pada mu.Hanya kata sayang saja kau tak mau mengucapkannya.” Fabian geram dan berkacak pinggang.


Melihat Fabian yang tersulut amarah Renata mencoba mencari akal untuk meredamnya.Dengan inisiatif dia mengaitkan tangannya pada lengan Fabian,mendekatkan tubuhnya pada dada bidangnya.Fabian pura-pura bersikap dingin,biarlah kali ini Renata yang tergerak.Biarlah gadis itu yang memulai duluan.


“Maafkan aku,sss..sayang.”ucap Renata lirih dan hampir tak terdengar oleh pendengaran Fabian.


“Apa ulangi,Aku kurang bisa mendengar suaramu.”Fabian memiringkan tubuhnya,menajamkan pendengarannya ke arah wajah Renata.


Melihat reaksi tubuh Fabian yang condong ke arahnya,Renata pun segera mencium pipi pria itu.


Cup.

__ADS_1


“Maafkan aku ,sayang.”


Wajah Fabian justru terlihat kaget dengan sikap Renata,ia memegang pipi yang di cium gadis itu.Masih terasa bekas bibirnya,sekilas ia mengulas senyumnya saat wajah Renata tertunduk malu.


Namun kembali dingin,ketika gadis itu kembali melihat wajahnya.Ini sebuah pencitraan.


Sepertinya hilang ingatan membuatnya jadi lebih possesive.Gumam Renata dalam hati menaikkan sudut bibirnya.


Tiba-tiba Evelyn masuk begitu saja ke ruangan Fabian.membuat keempat pasang mata itu beralih menatap ke arah pintu masuk.


“Apa yang kau lakukan di sini gadis Office Girl.Bukankah tugas mu bukan di sini?! Jangan bilang kau ingin menggoda atasanmu lagi!! Christian belum berhasil kau tahklukan tapi sekarang masih berusaha mendekati Fabian.Luar biasaaaa!!!” Evelyn bertepuk tangan dengan senyum sinisnya.


“Saya hanya memenuhi panggilan dari atasan.Lagipula kau pun sebenarnya tahu bahwa bukan aku yang mendekati Pak Fabian,melainkan Kamu yang berusaha menggodanya.Kau tahu bukan,bahwa aku adalah istri sahnya,walau bagaimanapun kau yang tidak berhak berada di sini.”Renata dengan tenang berdiri melawan Evelyn yang terlihat tangguh di depannya.


“Kau..!”Evelyn terlihat kesal,ia melirik Fabian yang tampak menyembunyikan senyumnya dengan tertunduk dan menutup mulutnya.Evelyn yang kepalang emosi,berjalan ke arah Renata dan sekuat tenaga menarik tangan gadis itu,menyeretnya agar keluar.


“Keluar kau dari sini!!!!!”Evelyn menyeret Renata ,berjalan melewati Fabian.Fabian memicingkan matanya,ia tak terima melihat perlakuan Evelyn kepada Renata.Pria itu menahan Renata dengan menarik sebelah tangannya.Membuat pandangan Renata dan Evelyn ke arahnya.


“Lepaskan tangannya!!”


“Sayang,jangan bercanda!” kata Evelyn gusar.


Begitu terlepas,tangan Renata ditarik untuk lebih mendekat ke tubuh Fabian.Fabian merangkul bahunya,seolah memberi kan perlindungan.


“Aku yang menyuruhnya kemari.Dan mulai sekarang aku memecat Renata sebagai Office Girl di Marketing.”


Mendengar hal itu,Renata berpaling ke arah wajah Fabian yang saat inipun menatapnya.


“Apa maksudnya ..” ujar Renata dengan tatapan nanarnya.


“Aku pikir itu ide bagus.Kau harus mulai membuangnya jauh-jauh.”Evelyn melipat kedua tangannya di depan dada,ia pun merasa menang.


Fabian mengusap bahu Renata,menenangkannya sesaat.Dan kemudian mulai bersuara.


“Aku memecatnya dari bagian OG Marketing.Dan mengangkatnya menjadi Assisten pribadiku,mulai sekarang dia akan berada di dekatku setiap saat.Aku ingin kau bisa menerimanya sebagai rekan kerja pula.”

__ADS_1


“Sayang ,Kau tidak sedang ingin bergurau bukan?” Wajah Evelyn terlihat pucat,bibirnya mulai bergetar.


“Dan ..aku tidak ingin mendengar kau memanggilku dengan sebutan itu lagi.Aku tahu Renata adalah istriku,agar ingatanku kembali mengingatnya aku memindahkannya agar dekat denganku.Dan Kau tahu bukan kenyataan itu.”


Renata yang mendengar tersenyum,dan bangga.Sedangkan Evelyn mengepalkan tangan tak terima,dadanya mulai terasa sesak dengan penghinaan ini.Ia tak mau kalah dari gadis yang hanya seorang Office Girl.Ia jauh lebih segalanya di banding dengan gadis itu.


Tanpa membuka suara,Evelyn menyibakkan rambutnya dan berbalik meninggalkan tempat itu dengan hati hancur.


“Terima kasih.” Ucap Renata lirih yang hanya di jawab dengan anggukan kepala dan senyuman dari bibir Fabian.


***


Evelyn tampak kacau berada di restoran Christian,ia terlihat sangat frustasi.Kejadian hari ini sungguh telah menginjak-injak harga dirinya.


Christian mendekat,dan duduk di depannya


“Menyerahlah.”kata Christian membuka suara.Evelyn mendongakkan kepala mengarah ke wajah Christian.


“Kau tidak sedang menghiburku,bukan.”


Chriatian menipiskan bibirnya,seolah paham yang terjadi dengan hidup Evelyn.


“Relakan dia,dan mulai jalani hidup mu dengan baik.”


“TIDAK!!”sahut Evelyn dengan meninggikan suaranya.Membuat beberapa pasang mata beralih melihatnya.Chris


tianpun berusaha menenangkan nya.


“Aku tidak akan merelakan lima tahun bersamanya hanya karena seorang gadis OG.Aku yang lebih lama bersamanya,aku yang lebih tahu tentangnya.Kenapa dia malah memilih gadis yang belum lama ia kenal sebagai istrinya.”


“Kau mengetahui nya.”Christian memundurkan tubuhnya,sepertinya Evelyn tidak akan menyerah begitu saja untuk mengejar kembali cinta Fabian.Evelyn menganggukkan kepala perlahan.


“Lalu untuk apa lagi kau bertahan!” serunya memberi saran kepada Evelyn.Evelyn menggelengkan kepala.


“Dia harus berpisah dari gadis itu.Aku yang harusnya berada di sisinya ,aku tidak akan merelakan hubunganku yang sudah lama bersama Fabian di rebut oleh Office Girl sialan itu.Aku yang lebih mengenalnya,aku hanya tak ingin lima tahun ku bersama Fabian sia-sia.Fabian harus kembali ke sisiku,apapun yang terjadi dia yang harus melepas Fabian,BUKAN AKU!!” Ucap Evelyn dengan air mata berurai,Christian pun membawa Evelyn ke dalam pelukannya,bagaimanapun ia mengenal gadis itu sejak kecil.Ia tak tega melihatnya,ia pun berusaha menenangkannya dalam pelukan.

__ADS_1


“Aku tahu kau mencintai gadis itu,berusahalah Tian.Berusahalah rebut hatinya,karena dia tak pantas berada di samping Fabian.Dia hanya akan membuat Fabian malu,hanya aku yang pantas menemaninya.”Evelyn berharap pada Christian,namun pria itu hanya terdiam tak bergeming.Tak bisa di pungkiri ,ia memang tertarik dengan pesona Renata.Namun cara menyukainya berbeda dengan Evelyn.Christian lebih bahagia jika melihat seseorang yang di cintanya bahagia dengan pilihannya.


tbc


__ADS_2