
"Di kaum kami tidak ada yang pernah memotong rambut nya..rambut mereka tumbuh sesuai dengan kebutuhan mereka atau memang sesuai dengan tubuh mereka.. masing-masing dari mereka memiliki alasan tersendiri mengapa memiliki rambut panjang..kalau Roger..dia memang tidak pernah memiliki rambut panjang sejak dulu..rambut nya sudah sesuai dengan diri nya maka dari itu dia tidak pernah berniat memanjangkan rambut nya,dan meski kami berusaha sekuat apapun untuk memanjangkan nya tetap tidak bisa" kata Meidiana menggeleng kan kepala nya menjawab pertanyaan Kristy.
Kristy menganggukkan kepala nya tanda mengerti..dia jadi berfikir bahwa orang-orang Alchemist itu unik-unik selain awet muda dan rupawan juga pasti nya.
"Hmmm..kalau begitu berarti Recta juga tidak memotong rambut nya ya..karena dia kan rambut nya pendek dan mungkin itu memang sudah sesuai dengan yang tubuh nya inginkan" kata Kristy lagi yang kini teringat akan Recta yang memiliki rambut pendek yang baru dia temui.
"Kau benar..dia itu orang nya sangat aktif,kalau dia memiliki rambut panjang maka akan sulit untuk melakukan pekerjaan nya..rambut panjang juga akan menyulitkan nya dalam menjalankan profesi nya" kata Meidiana membenarkan ucapan Kristy dan menjelaskan sebab kenapa Recta memiliki dan nyaman dengan rambut pendek nya.
"Maksud nya profesi sebagai pengawal pribadi..tapi bukan kah Rogam juga sama dia memiliki rambut yang panjang seperti Robingham dan yang lain nya..dia tetap bisa menjalankan tugas nya dengan baik" kata Kristy semakin penasaran dengan cerita dari Meidiana mengenai model rambut para kaum Alchemist.
Meidiana sejenak menatap Kristy dengan tatapan sukar di tebak..dia menghela nafas nya pelan..lalu dia berkata.
"Kristy...asal kau tau saja..Recta bukan lah seorang pengawal pribadi..dia adalah pembunuh bayaran" jelas Meidiana membuat Kristy terkejut dan terbelalak lalu seketika Meidiana baru menyadari bahwa kata-kata nya salah dan berkata lagi.
__ADS_1
"Maaf apa kau belum tau bahwa dia seorang pembunuh bayaran Kristy?" tanya nya sekali lagi saat melihat raut keterkejutan di wajah Kristy.
"Pe..pembu..nuh..baya..ran..Ti..dak..aku tidak tau" jawab Kristy tergagap saat mengetahui fakta baru yang mencengangkan lagi mengenai Recta dan ini di luar ekspektasi nya.
"Hufttt..seperti nya aku telah salah bicara..maaf Kristy" sesal Meidiana karena telah salah bicara dan membuat Kristy mengetahui sesuatu yang tidak seharus nya dia ketahui lebih awal.
"A..apa..apa Roger juga menyuruh nya untuk membunuh seseorang?" tanya Kristy benar-benar terkejut bahkan wajah nya berubah sedikit pucat dan tubuh nya lemas jika tidak berpegang pada sisi jendela.
Dengan segala pertimbangan bahkan sampai melakukan rapat dadakan agar bisa memutuskan untuk mengampuni atau melenyapkan nyawa Recta dan pada akhir nya Roger memilih untuk mengampuni dan memberikan satu kesempatan lagi untuk Recta agar Recta bisa berubah menjadi lebih baik lagi..Sejak saat itu lah Recta benar-benar merasa berhutang budi pada Roger karena telah memberi nya ampunan dan kesempatan kedua..dia bekerja untuk melindungi Roger dari segala ancaman bahkan rela mempertaruhkan nyawa nya untuk keselamatan Roger sama seperti pengawal yang lain nya termasuk Rogam juga.. namun di samping itu Recta pun masih menerima pekerjaan nya sebagai pembunuh bayaran...
Kalau untuk yang kau tanyakan tadi,maaf Kristy aku tak punya hak untuk menjawab nya karena itu bukan lah kewenangan ku..kau tanyakan pada Roger saja agar tak ada kesalah pahaman yang akan membuat hubungan kalian merenggang..dalam sebuah ikatan pernikahan kunci harmonis adalah kejujuran dan saling percaya..jika kau percaya bahwa Roger memang orang baik sebaik nya kau tanyakan saja pada nya mengenai pertanyaan mu tadi.. jangan ragukan dia karena dia benar-benar pria baik dan penyayang.. maaf kan aku Kristy" jelas Meidiana dengan raut wajah meyakinkan Kristy agar tak mencurigai bahkan agar Kristy mempercayai sang kakak.
Meidiana hanya tak mau saja kalau Kristy dan Roger sampai bertengkar hanya karena masalah ini..dia merutuki mulut nya yang tak bisa diam untuk tak membahas masa lalu ataupun hal-hal sensitif.
__ADS_1
"Ini buka kesalahan mu Mei..aku hanya sedang gusar saja karena ini begitu mengejutkan ku" kata Kristy yang tak mau Meidiana merasa bersalah karena telah membuat nya terkejut.
Saat ini Kristy benar-benar tengah gusar memikirkan bahwa Recta adalah seorang pembunuh bayaran yang pernah di tugaskan oleh seseorang untuk membunuh Roger..sungguh jantung nya benar-benar seperti akan keluar dari tempat nya.
Dia tidak tau apapun tentang kehidupan Roger..dan ternyata Roger memiliki banyak musuh yang bisa saja mengancam keselamatan mereka sewaktu waktu.. Kristy benar-benar sulit untuk menerima situasi semacam ini..dia masih belum bisa menetralkan rasa keterkejutan nya terhadap fakta yang baru saja dia ketahui.
Serumit apapun itu Kristy telah membuat keputusan di awal bahwa dia telah menerima apa ada nya Roger baik kurang dan lebih nya,juga keadaan apapun yang akan mereka hadapi kedepan nya dia harus siap menghadapi nya dengan lapang dada dan berusaha mempercayai Roger.
"Sudah jangan khawatir kan apapun karena Roger akan menjaga mu dengan segenap jiwa dan raga nya..dia tak akan membiarkan mu terluka barang sedikit saja karena dia teramat mencintai mu..dia tidak pernah seperti ini sebelum nya dan aku juga Robingham baru melihat nya sebahagia ini setelah bersama dengan mu..tenang saja pesta ini dijaga super ketat oleh pengawal Robingham..dia memiliki pengawal lebih banyak dari pada milik Roger karena Robingham adalah pewaris ramuan keabadian yang harus di lindungi dan tak boleh sampai jatuh pada tangan orang jahat..sudah ayo kita turun acara nya sudah hampir mulai" jelas Meidiana yang seakan tau isi pikiran Kristy dan menenangkan nya agar tak terlalu khawatir.
Sejujur nya Meidiana benar-benar merasa sangat bersalah karena telah bicara yang tidak tepat di hadapan Kristy..mulut nya memang kadang suka keceplosan.
"Baik lah" jawab Kristy mengiyakan dan mengikuti langkah Meidiana keluar dari kamar.
__ADS_1