
Selesai dengan olahraga pagi,kedua nya telah selesai dengan pakaian masing-masing.. Kristy benar-benar merasa sedih karena sebentar lagi Roger akan pergi.
Mereka sarapan dengan suasana hangat..Roger berkali-kali menyemangati Kristy agar istri nya itu tidak lagi murung..dia tau berat pasti menjalani LDR meski hanya seminggu tapi mau bagaimana lagi ini yang terbaik untuk semua nya.
Juga demi kelancaran masa depan mereka agar tak ada lagi beban di hati Kristy..Roger akan langsung kembali ke Jerman setelah sarapan nya selesai.. Kristy juga sudah berjanji akan bertemu Maiden di lobby hotel.
Meski Kristy senang akan bisa berjumpa lagi dengan sang sahabat namun di lubuk hati nya Kristy merasa sedih karena tak bisa bertemu lagi dengan Roger selama seminggu ini..berat pasti tapi ini yang menjadi pilihan terbaik bagi kedamaian mereka bersama..sayang sekali kenapa semua orang harus memilih dan tak bisa untuk mendapatkan semua nya agar lebih mudah.
Selesai dengan urusan sarapan...kini Roger telah bersiap untuk berangkat ke bandara menuju Jerman.. Kristy begitu sedih melepas Roger kembali sendiri ke Jerman sedangkan dia akan berpetualang dengan sang sahabat.
"Sayang,aku berangkat dulu ya.. semua staf di hotel ini tau bahwa kau adalah orang penting di sini namun yang tau identitas mu di sini hanya manager hotel saja..kalau kau ada apa-apa hubungi dia saja karena dia akan selalu siap untuk mu kau juga bisa mendatangi nya dan juga kau bisa menghubungi Smith.. Aku akan sangat merindukan mu tapi aku bisa menahan nya.. Aku mencintaimu istri ku" kata Roger sebelum pergi memeluk Kristy dengan erat seakan enggan untuk berpisah.
Kristy mengangguk sambil menahan tangis nya,dia tidak boleh terlihat lemah ini semua demi kelangsungan bersama dia harus iklas dan siap.. Kristy berpelukan dengan Roger,mereka berciuman sebentar lalu Roger pamit.. Kristy hanya memandang penuh kerinduan Roger yang sudah menjauh dari pandangan nya..ada rasa tidak rela karena Roger harus meninggalkan nya.
Kristy kembali masuk dan mulai membereskan barang-barang nya dan dia masukan kedalam koper kecil yang akan dia bawa selama seminggu ini..sisa nya akan Kristy tinggal di penthouse untuk sekedar berjaga-jaga saja.
__ADS_1
Maiden datang saat jam dua belas tepat waktu makan siang..dia mengirimkan pesan pada Kristy bahwa dia sudah berada di bawah dan tak menunggu lama Kristy pun turun dengan koper kecil nya menemui Maiden di lobby.
"Hay sahabatku.. bagaimana bulan madu nya?" sapa Maiden saat melihat Kristy semakin mendekat.
Mereka berpelukan seakan menumpahkan kerinduan karena lama tak bertemu dan terkahir bertemu di pesta Robingham..Maiden tampak lelah terlihat dari wajah nya yang tak seperti biasa nya namun seperti nya mood Maiden sedang bagus.
"Wajah mu kenapa..apa kau lelah?" tanya Kristy sedikit terkekeh melihat wajah Maiden yang menurut nya seperti kurang tidur.
"Tampang ku memang cukup kacau karena kurang tidur,haha ngomong-ngomong kau semakin cantik saja..ck istri sultan" jawab Maiden santai dan malah memuji Kristy.
"Hahaha..biasa saja,begini lah kalau ibarat nya baju kotor di cuci akhirnya menjadi bersih dan bisa di pakai lagi begitu pun dengan ku yang kini bisa merawat diri karena ada modal nya..tapi terimakasih atas pujian nya aku sangat tersanjung..eh tapi meski tampang mu kacau kau tetap tampan loh,kau kacau saja masih tampan apalagi kalau sudah akan tampil untuk show ckckck..kau lihat di sebelah sana banyak wanita yang memperhatikan mu sejak tadi..mungkin aku harus memberikan mereka celemek agar iler mereka tidak menetes melihat mu" kata Kristy.
"Di sini saja tidak apa-apa.. itung-itung hemat energi kan bisa untuk jalan-jalan nanti..sebentar aku titip koperku dulu" jawab Kristy memberi tanggapan.
Maiden mengangguk dan membiarkan Kristy menitipkan koper milik nya pada concierge..mereka tau bahwa Kristy tinggal di lantai teratas hotel tempat mereka bekerja.. Kristy tak perduli pandangan mereka dia langsung mengajak Maiden ke restoran untuk makanan siang.
__ADS_1
Sesampai nya di restoran mereka langsung mencari tempat duduk lalu memesan makanan untuk mereka.
"Apa kau menginap di sini Kristy?" tanya Maiden yang sudah selesai dengan urusan pesan makanan.
"Kau benar..tapi selama seminggu ini aku akan ikut bersamamu menjelajahi kota ini dan berpetualang..selain itu juga ada banyak hal yang ingin aku bicarakan dengan mu" kata Kristy dengan perasaan bersalah terhadap Maiden.
"Aku mengerti..kita punya waktu lebih untuk sekedar bercerita" jawab Maiden tersenyum menenangkan Kristy yang kini di landa perasaan bersalah.
Maiden seperti bisa menebak apa yang ingin Kristy bicarakan,seperti nya ada hubungan nya dengan Margin dan Roger beserta keluarga nya.. serta mungkin juga tentang hubungan Margin dengan Roger yang terjalin selama 50 tahun.
Jika di tanya apakah Maiden penasaran,maka jawaban nya adalah iya.. dia sangat penasaran dengan apa yang telah terjadi tapi dia tidak ingin memasuki ranah yang bukan seharus nya menjadi bagian nya..Maiden hanya bisa menunggu sampai Kristy sendiri lah yang menceritakan kepada nya apa saja yang ingin dia ceritakan.
Di sisi lain Kristy juga sudah memutuskan untuk memberikan ramuan penghilang ingatan itu pada Maiden maka dari itu dia tidak ada lah hal yang perlu di sembunyikan selama seminggu ini..dia ingin bersama Maiden dengan sebuah kejujuran meski mungkin akan sulit untuk Maiden terima dengan logika.
Di saat-saat terakhir mereka Kristy ingin tak ada kebohongan karena setelah nya Kristy akan mengucapkan selamat tinggal dan Maiden akan meluapkan semua yang pernah terjadi.
__ADS_1
"Maiden.. Aku akan menceritakan sebuah kebenaran padamu..aku tau mungkin ini sangat sulit untuk bisa kau terima tapi apapun reaksi mu aku tetap akan menceritakan nya..aku tak ingin ada kebohongan di antara kita karena kita sudah lama berteman dan aku tau sifat mu juga kau tau bagaimana aku..hufttt Maiden sebenarnya..Roger bukan lah orang biasa..dia..dia adalah kaum Alchemist yang bisa hidup abadi seperti vampir namun mereka tidak meminum darah dia............." Kristy memberitahu Maiden semua yang telah dia simpan rapat tanpa terlewat satu pun.
Setelah selesai bercerita Kristy menatap Maiden yang sejak tadi hanya diam sambil mendengarkan..raut wajah Maiden terlihat sekali tidak percaya namun kenyataan nya Kristy lah yang menceritakan nya berarti memang benar.