
"Oke aku harus kembali bekerja..kita lanjut nanti saja)" ... Roger menyudahi acara chat mereka karena masih ada pekerjaan yang menunggu nya.
Kristy menyimpan kembali ponsel nya..dia melanjutkan kembali memeriksa profil perusahaan klien baru perusahaan nya..Kristy membandingkan produk klien baru perusahaan nya dengan milik Roger..punya Roger lebih besar bahkan jauh lebih besar dan kemungkinan kapasitas nya muat untuk 20' an orang.
Kristy menggulir foto lain dan terpaku pada foto Roger yang tengah duduk di kursi mahal di dalam pesawat sambil bersandar sedikit ke jendela dan sebuah laptop di depan nya..pandangan Roger tak mengarah pada kamera dan itu semakin membuat nya terlihat lebih amazing dan mempesona..aneh nya mereka kan baru berpisah sebentar baru beberapa jam yang lalu tapi Kristy sudah merindukan Roger..ya tuhan benarkah ini.
Akhirnya Kristy memilih ijin untuk pulang lebih awal dengan alasan berbelanja..dia meminta Rogam menjemput nya di tempat biasa agar tak ada orang yang melihat nya.
"Selamat sore nyonya" sapa Rogam membukakan pintu mobil untuk Kristy dan Kristy langsung masuk dengan cepat sebelum ada yang melihat nya.
"Sore juga Rogam..kita langsung ke mansion saja,oh ya nanti malam aku akan makan malam dengan klien" kata Kristy membalas sapaan Rogam dan memberitahu nya acara nanti malam.
"Baik nyonya..nyonya tadi tuan berpesan kata nya saya akan mengajarkan menyetir mobil pada anda.. bagaimana kalau besok sepulang kerja saja di tempat yang aman pasti nya" tanya Rogam menyuarakan pendapat nya sambil masih fokus menyetir menuju mansion.
"Aku ikut kau saja Rogam..kau pasti lebih tau" balas Kristy mengikuti saran Rogam.
Dalam hidup Kristy dia belum pernah berniat untuk belajar menggunakan mobil..bahkan naik sepeda saja dia belum lancar.. Kristy belum membutuhkan nya karena kendaraan umum di sini juga banyak yang bisa dia gunakan..yang pasti Kristy juga belum yakin bahwa dia akan bisa membeli mobil meski dengan harga paling murah sekalipun..dia akan memikirkan permintaan Roger ini..seperti nya menyenangkan juga.
"Nyonya kita sudah sampai"ucapan Rogam membuat lamunan Kristy ambyar lalu turun dari mobil.
__ADS_1
"Terima kasih..ngomong-ngomong kau tinggal di mana?" tanya Kristy setelah berterima kasih.
"Di hotel xxx nyonya..untuk sementara ini" jawab Rogam jujur lalu.
"Kami biasa nya hanya sebulan di sini nyonya karena kami memiliki tempat tinggal tetap di negara B dan NY" lanjut nya memberitahu Kristy agar lebih spesifik.
"Kami.. maksud nya siapa lagi.. berarti biasa nya kau tinggal di negara J dan negara A.. begitu?" tanya Kristy seperti tertarik dengan jawaban yang Rogam berikan.
"Tuan dan ke 6 pengawal pribadi nya nyonya..biasa nya tuan menghabiskan waktu di negara J dan NY,di sini hanya untuk mengurus sesuatu yang berkaitan dengan perusahaan nya..tapi baru kali ini tuan tinggal cukup lama di negara ini" jelas Rogam.
"Oh begitu..baiklah" balas Kristy tengah berpikir dalam diam.
Kristy hanya tau Roger sebagai bagian dari kaum Alchemist yang tidak akan menua juga memiliki 2 adik yaitu Meidiana dan Robingham..selain itu dia tidak tau banyak tentang Roger.
"Selamat datang Kristy..tadi ada kiriman baju dari N'Collection dan sudah bibi susun di lemari mu tapi sebagian lagi masih di kotak nya karena lemari nya tidak muat" bibi Larn menyambut kedatangan Kristy dan memberitahu bahwa pakaian-pakaian yang Roger kirim sudah datang.
'Tidak muat..memang berapa banyak sampai lemari sebesar itu tidak muat?' batin Kristy bertanya-tanya.
Mereka masuk kedalam dan memeriksa lemari pakaian yang berada di ruangan kecil samping kamar mandi namun lebih mirip walk ini closet yang berisi 3 lemari di dalam nya.. Kristy tak pernah menggunakan nya karena barang-barang nya tidak banyak,juga barang-barang milik nya tidak pantas di pajang di gantungan lemari itu..harus nya lemari itu muat bahkan sampai seratus baju lebih,namun saat Kristy melihat sendiri ternyata benar dia bahkan kesulitan bernafas karena begitu terpukau dengan pemandangan di depan nya.
__ADS_1
Tampak 3 lemari itu sudah penuh dan terlihat sesak oleh barang-barang yang di jejalkan di dalam nya.. Kristy tercengang karena ada sekitar 30 pasang sepatu dengan banyak variasi mulai dari high heels,selop, sneaker,dan sandal mahal-mahal yang terlihat cantik di kaki..tas tangan,Sling bag, dompet dan juga ratusan baju dan sebagian besar di isi oleh gaun-gaun yang membuat ketiga lemari itu sesak dengan isi nya.
Bahkan Kristy masih melihat beberapa kotak dan gantungan yang tersusun rapi di sudut nya yang isi nya adalah barang-barang yang tidak muat di lemari itu..Roger gila..dia benar-benar gila karena memborong seisi butik N'COLLECTION hingga tak bersisa kedalam kamar nya.
'Astaga ini benar-benar berlebihan..dasar Roger gila' batin Kristy tak habis pikir dengan Roger yang memindahkan seisi butik ke lemari pakaian nya.
"A..apa ini b..bi?" tanya Kristy tergagap masih tidak percaya meski dia menang lotere sekalipun dia tidak akan segila ini menghabiskan uang nya untuk pakaian-pakaian seperti ini.
"Ini semua di antar oleh staf N'COLLECTION tadi siang dan semua ini adalah milik mu Kristy..ah tadi tuan juga bilang kalau saya harus mengirim foto anda saat mengenakan gaun-gaun ini" ujar bibi Larn tersenyum melihat reaksi Kristy.
Kristy belum mampu bereaksi hingga bibi Larn selesai mengambil gambar nya yang sedang kebingungan di tengah barang-barang cantik yang telah sah menjadi milik nya itu.
"Astaga bibi..ini sangat banyak" kata Kristy lirih dengan masih menatap hamparan barang-barang mahal bermerek di depan nya..tak berapa lama kemudian sebuah pesan masuk di ponsel Kristy dan itu dari Roger.
"(Jangan lupa kirim foto mu nanti padaku saat mengenakan gaun-gaun itu..aku suka ekspresi mu my Kristy)" isi pesan Roger.
"(Dari mana kau tau pakaian yang aku sukai?)" tanya Kristy membalas pesan Roger.
"(Tau lah.. kau kan suka yang gratisan)" balas Roger membuat tawa Kristy pecah.
__ADS_1
"Hahahaha..hahahaha" Kristy terbahak-bahak dan menepuk kening nya sendiri..Roger sangat tau dirinya yang begitu menyukai barang gratisan.