THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah

THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah
Ep_44


__ADS_3

Di luar rumah Kristy tampak melihat seorang pemuda yang usia nya kira-kira 30 tahunan dengan rambut lurus sebahu di ikat ala hipster tampak berdiri di samping pintu mobil..pria itu membungkuk dan memberi hormat pada Kristy dan Kristy otomatis membalas nya..saat pria itu melepas kacamata nya tampak sepasang mata berwarna hijau zamrud terlihat cerah dan indah.


"Itu siapa paman?" tanya Kristy yang bingung dengan kehadiran pria itu.


"Selamat pagi nyonya.. perkenalkan saya Rogam pengawal anda yang akan mengantar jemput anda setiap hari" tampak Rogam menjawab pertanyaan Kristy dengan memperkenalkan diri dan membungkuk dengan hormat.


"Nyonya..astaga aku belum menjadi istri tuan mu..sampai kapan kau akan mengawal ku?" tampak Kristy meralat kata-kata Rogam dan bertanya.


"Selama tuan di luar negeri saya akan mengawal anda,tenang saja saya akan diam-diam karena saya tau anda tidak suka di ikuti jadi tugas saya saat ini hanya mengantar jemput anda saja" jawab nya sambil mengeluarkan ponsel lalu menghubungi sebuah nomor.


Kringgg......


Tampak ponsel Kristy berbunyi dan ternyata si Rogam barusan menghubungi nya.


"Itu nomor saya nyonya..jika anda butuh apa-apa saya siap 24 jam" jelas Rogam sambil tersenyum lebar.


Kristy tampak terpukau..apa seperti ini hidup seperti yang Roger jalani..memiliki pengawal pribadi serta di antar jemput kemanapun..not bad dan dia menyukai nya.


"Ok..kau memang akan mengantarku ke kantor tapi___" belum selesai Kristy berucap sudah di potong oleh Rogam.


"Tapi anda hanya akan minta di antar di taman dekat kantor saja..saya paham nyonya..siap laksanakan" sambar Rogam sebelum Kristy menyelesaikan ucapan nya.


"Ralat..nona" Kristy mengoreksi kata-kata Rogam.


"Baik nyonya" tetap saja Rogam kekeh.

__ADS_1


Akhir nya Kristy lelah dan menyerah membiarkan si Rogam memanggil nya dengan sebutan nyonya..dia lelah mengoreksi kata-kata Rogam yang selalu memanggil nya nyonya..biarkan saja.


Kristy masuk kedalam mobil dan pamit pada paman Bill,setelah di dalam mobil tampak Kristy menghapus air mata nya yang sejak tadi dia tahan..Rogam dengan tanpa di suruh memberikan sapu tangan untuk Kristy yang ada di kursi belakang.


"Terimakasih Rogam" kata Kristy dengan terbata karena sedikit sesenggukan.


"Sama-sama nyonya..tuan meminta saya untuk menyiapkan sapu tangan untuk berjaga-jaga saja..di sana di kabinet sebelah kiri anda juga ada minuman nyonya" jelas Rogam sopan lalu melanjukan mobil nya menuju kantor.


Kristy sangat tersentuh mendengar kata-kata Rogam..dia melihat sapu tangan yang dia pegang dia melihat sebuah sulaman benang emas yang membentuk huruf R di sudut nya.


Hal itu malah semakin membuat tangis Kristy pecah..air mata nya tambah deras mengalir dari pelupuk nya.. sementara Rogam dia hanya diam tak berani bersuara dan membiarkan Kristy menumpahkan rasa yang di hati nya.


#


#


Di ruang rapat.....


"Perhatian semua nya..kita akan kedatangan tamu penting dari negara A yang akan menjual jet pribadi nya pada para pelanggan di Asia..mereka selalu di wakilkan oleh perusahaan lain namun mereka tidak puas akan hasil kerja dari pihak sana jadi mereka akan menggunakan perusahaan kita" kata Ms Law membuka rapat lalu di lanjutkan oleh direktur perusahaan yaitu Harber Collinson.


"Baik terimakasih Ms Law..jadi saya langsung saja akan memilih 2 orang staf kantor yang akan mendampingi saya untuk menyambut klien nanti malam di restoran yang sudah di tentukan.. Kristy dan Lily..ini kesempatan untuk kalian belajar menjamu tamu" kata Harber menunjuk pada Kristy dan Lily.


Kedua gadis itu sangat senang,kedua nya berdiri lalu mengangguk..restoran itu terkenal dengan makanan nya yang sangat enak dan Kristy tentu bisa makan gratis nanti..dia masih ingat minggu lalu dia, Maiden,dan Margin juga makan di restoran itu.


Setelah rapat selesai tampak Harber menghampiri Kristy dan berkata.

__ADS_1


"Kristy nanti belilah pakaian baru untuk nanti malam..ini klien penting jadi usahakan penampilan mu juga harus sepadan..demi perusahaan" kata nya sambil menyerahkan sebuah kartu kredit pada Kristy.


Seketika Kristy merasakan aura permusuhan dari para rekan nya..dia mengembalikan kartu itu dan menolak secara halus.


"Maaf bos tidak usah..saya punya baju baru dan nanti malam akan saya pakai" tolak Kristy sopan.


"Tidak apa-apa Kristy..ini termasuk dalam budget marketing..aku tau kau tidak memiliki banyak pakaian mahal..mulai sekarang kalau bisa kau harus memiliki beberapa pakaian mahal dan bagus agar mencerminkan kantor ini sebagai brand marketing yang bonafide" jelas Harber kekeh agar Kristy menerima nya.


"Tidak apa-apa bos..kalau memang begitu lebih baik naikan gaji saya saja daripada saya di beri kartu kredit perusahaan sedangkan yang lain nya tidak..saya tidak mau ada kesalah pahaman nanti nya..anda tidak tau kan rasa nya di cemooh" ujar Kristy tetap menolak dengan alasan se-rasional mungkin.


"Baiklah..nanti akan ku bicarakan pada pihak HRD mengenai bonus untuk pakaian dan penampilan..kau sekarang juga karyawan tetap perusahaan jadi tidak ada salah nya" akhir nya Harber paham dengan maksud Kristy yang memang menjaga sesama rekan lain nya.


"Baik bos terimakasih" balas Kristy membungkuk hormat lalu pamit menuju para rekan satu departemen nya yang sudah tidak lagi mencibir nya.


Mereka semua mengerti bahwa Kristy si miskin itu tidak memiliki banyak pakaian bagus dan mahal..mungkin selama ini pria yang dekat dengan Kristy itu si Vincent Schutzataffel memang bukan lah kekasih nya..jika begitu pasti benar karena Kristy sampai sekarang tidak pernah mengenakan sesuatu yang memiliki brand atau mereka terkenal dia hanya mengenakan pakaian sederhana..dan seperti nya benar waktu acara kantor hanya kebetulan saja Kristy bisa mendapatkan venue di hotel xxx mungkin dengan sebuah alasan yang tidak mereka ketahui.


Setelah selesai dengan semua nya.. Kristy tampak mengirim pesan pada Roger dan Maiden mengenai acara nanti malam.


"(Aku harus belanja baju lagi..bosku bilang aku harus memiliki setidak nya beberapa pakaian mahal agar mencerminkan brand marketing perusahaan,kata nya aku tidak mencerminkan perwakilan kantor kami dia memberiku kartu kredit perusahaan tapi aku menolak nya karena tidak mau sampai rekan yang lain merasa iri..kata nya juga pakaian ku terlalu sederhana dan tidak bisa untuk mewakili brand kami..nanti malam aku dan salah satu rekan ku akan menemani bos untuk menjamu tamu itu dan harus berpenampilan menarik..ughhh aku malas sekali)" berikut isi pesan dari Kristy pada Roger dan Maiden.


Selang 5 menit kemudian tampak Maiden membalas pesan Kristy.


"(Kau ini bagaimana sih..jika perempuan lain pasti akan senang mendapat kartu kredit perusahaan untuk berbelanja..kau ini aneh sekali" balas Maiden.


"(Baru aku wanita aneh yang menolak nya..kau baru tau)" balas Kristy.

__ADS_1


__ADS_2