THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah

THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah
Ep_65


__ADS_3

"Kau.. kau siapa,sebenar nya siapa kau?" tanya Jensen dengan bibir bergetar serta tubuh yang mulai merinding penuh dengan keresahan.


Roger mengisi kembali gelas nya yang sudah kosong dengan wine mahal yang dia pesan..dia menyesap nya perlahan lalu dia letakkan lagi di atas meja di hadapan nya lalu menatap Jensen dengan tatapan tajam yang semakin membuat takut Jensen terlihat dari wajah nya yang sudah pucat ketakutan.


Semua arogansi yang Jensen miliki seketika lenyap tak bersisa lagi saat mendengar kabar langsung bahwa pria di depan nya itu adalah memang bos baru nya,namun dia masih ingin memastikan nya lagi sepasti-pasti nya.


"Bukan kah tadi aku sudah mengatakan nya bahwa aku adalah pemilik perusahaan tempat mu bekerja,yang baru..apa kau tuli atau memiliki masalah dengan pendengaran..kau sudah ku pecat ,besok langsung kembali ke negara mu dan tidak usah ke kantor lagi,uang pesangon dan surat pemecatan akan di urus oleh pihak HRD.. sudah jelas kan, baik lah kalau begitu kalian boleh pergi" kata Roger mengusir ketiga pria itu karena dia tak mau semakin lama melihat wajah Jensen yang sangat dia ingin hancurkan.


Chen dan Noah memberi hormat sebelum pergi dan menarik Jensen yang masih terpaku diam tak bergerak di tempat nya karena masih terkejut dengan apa yang dia alami barusan..bisa di bilang Jensen hampir di seret karena Jensen tak bergerak sama sekali..tak di sangka-sangka ini bisa terjadi kepada nya dengan sekejap mata karir yang dia miliki hilang sirna bagai terbawa angin begitu saja.


Sementara itu Kristy hanya menyaksikan semua kejadian itu di depan mata nya dengan tatapan penuh haru karena akhir nya Jensen telah mendapatkan balasan yang setimpal atas semua perbuatan nya selama ini baik pada nya maupun pada orang lain sebelum diri nya.. Kristy begitu merasa sangat di lindungi dan berharga di mata Roger..dia sangat berterima kasih pada Roger.


Perlahan pertahanan yang dia bangun mulai runtuh dan terkikis hanya oleh Roger semata..hanya Roger yang mampu meruntuhkan tembok kokoh dalam hati nya.


"Terima kasih" kata Kristy berucap terima kasih atas bantuan Roger dalam membalaskan perbuatan Jensen tadi.


"Tidak cukup hanya kata terima kasih loh.. Aku ingin hadiah istimewa,sangat istimewa" ujar Roger dengan senyum jahil menatap Kristy lekat.


"Aku tau..tapi jangan di sini aku malu karena ini tempat umum..dan juga banyak yang melihat kita,nanti tidak jadi istimewa bagaimana" Kristy tersenyum dan mengangguk sambil menjawab ucapan Roger yang sangat dia tau apa maksud hadiah istimewa yang dia mau.


Senyum Roger semakin merekah setelah mendengar nya..kalau Kristy tidak mau mencium nya sekarang itu arti nya Kristy akan memberikan nya sebuah ciuman yang paling istimewa..tidak hanya sekedar kecupan atau seperti biasa nya,wah dia jadi tidak sabar untuk segera mendapatkan hadiah nya.


Roger jadi tidak sabar hanya dengan memikirkan hal itu..dengan segera Roger menghabiskan sisa wine yang ada di gelas nya hingga tandas.. Roger mengajak Kristy pulang untuk segera mendapatkan hadiah nya..dia sudah seperti akan menerima kejutan teristimewa selama hidup nya ini.


"Kita langsung pulang ya" kata Roger mengajak Kristy pulang dan tak usah melanjutkan lagi makan malam nya.


"Iya..aku juga sudah kenyang dan ingin segera pulang" balas Kristy setuju untuk pulang sekarang karena dia juga tak sabar untuk memberikan hadiah nya kepada Roger.

__ADS_1


Kristy berdiri dan mengikuti langkah Roger..tampak Roger menggenggam tangan Kristy dan berjalan menuju keluar dari restoran untuk segera kembali ke rumah.


Lagi dan lagi..banyak pasang mata yang menatap mereka dengan lekat namun Kristy tak lagi menghiraukan pandangan mereka..dia sudah belajar tadi dan jadi sudah mulai terbiasa..sampai lah mereka di mobil..kedua nya masuk kedalam mobil tapi ternyata Roger sama sekali tak membahas mengenai ciuman itu.. Kristy pikir Roger akan langsung mencium nya ketika mereka sampai di mobil seperti biasa nya tapi ternyata tidak.


Kristy jadi bertanya-tanya apa benar Roger memang tak mau memanfaatkan kesempatan emas ini untuk mencium nya, padahal Kristy akan dengan senang hati memberikan hadiah nya pada Roger kali ini.


Perasaan Kristy bahkan masih berbunga-bunga jika mengingat kejadian tadi saat Roger membela nya di depan Jensen..dada nya bergemuruh penuh kebahagiaan dia juga merasa aman karena Roger di sisi nya dengan selalu memberikan ketenangan untuk nya.


Mereka telah tiba di mansion dan Roger masih belum meminta hadiah nya..mereka berjalan menuju paviliun Kristy dengan tangan saling bertautan.. Kristy jadi bingung sendiri dan memilih mengikuti nya saja.


Kristy sangat ingin memberikan hadiah nya untuk Roger karena Roger telah membela nya tadi di depan Jensen yang telah membuat nya sakit hati dan juga merasa di rendah kan akan ucapan pedas nya.. Kristy ingin mencium Roger sebagai rasa terima kasih nya karena Roger sudah melindungi nya..tapi apa iya Roger lupa dengan hal ini..rasa nya kok tidak mungkin sih.


Mereka sampai di paviliun dan Roger melepas tautan tangan mereka dan berkata dengan menatap intens Kristy.


"Berikan hadiah ku sekarang..aku tadi hanya menunggu agar kita mendapatkan privasi..ayo cepat aku tidak sabar" kata Roger tersenyum nakal menagih janji nya pada Kristy yang akan memberikan hadiah nya.


'Wow..tumben sekali..apa dia kesambet' batin Kristy terkejut dan tersenyum dengan kata-kata Roger barusan yang menyangkut privasi hanya untuk ciuman.


Hufttt....


Oke......


Baiklah...


Tidak apa-apa yang pasti hadiah Roger bisa dia berikan.. Kristy mengangguk dan mulai memejamkan mata dan mendekatkan wajah mereka lalu mencium bibir Roger.. Roger dengan senang hati menerima dan menyambut bibir manis Kristy yang sudah menjadi candu nya dengan penuh kelembutan.


Roger mulai menciumi bibir Kristy dengan penuh kelembutan dan perlahan,lalu mulai mellumat bibir itu dengan rakus..lidah nya mulai masuk kedalam mu lut Kristy dan menjelajahi setiap sisi nya dengan penuh semangat.

__ADS_1


Tangan yang awal nya hanya merangkul bahu Kristy kini mulai turun secara perlahan ke punggung Kristy dan berakhir di pinggang gadis itu hingga membuat Kristy menggeliat dengan sentuhan tangan Roger hingga tanpa sadar Kristy mendesaah saat Roger mulai mendekap erat pinggang nya dan memberikan usapan-usapan kecil yang membuat Kristy semakin terang sang..ciuman itu jadi semakin menuntut dan bernafesu ingin melakukan lebih.


"I love you Kristy..belum pernah aku merasakan perasaan seperti sekarang dengan wanita lain..aku tak tau lagi bagaimana cara nya agar membuat mu percaya bahwa aku sangat-sangat mencintai mu" bisik Roger menghentikan ciuman panas mereka dan menatap Kristy lama lalu menggelengkan kepala nya.


Tanpa di duga Kristy mencium Roger lagi dan membuat Roger terkesiap,dia tak menyangka Kristy akan mencium nya lagi bahkan ciuman mereka kini menjadi penuh gairah..Setelah cukup lama saling llumat, Roger merasakan tubuh Kristy yang mulai rileks dalam dekapan nya.


Dia mengangkat Kristy menuju paviliun serta mengunci pintu nya dan lagi lagi Kristy tak melakukan protes sama sekali.


Roger menurunkan Kristy di atas ranjang dan men cumbu nya lagi dengan lembut namun Kristy tak menolak dan tidak protes..malah sebalik nya Kristy menerima setiap sentuhan dan cumbu an yang Roger berikan kepada nya dengan wajah merona nya.


Kristy juga tak protes ketika Roger mulai menanggalkan pakaian nya dan kembali memberikan sentuhan di bagian yang belum pernah dia jamah serta masih tertutup pakaian milik Kristy..Roger begitu lembut dalam menstimulasi titik-titik dimana bisa membuat Kristy semakin melayang karena ulah nya.


Kristy begitu menikmati setiap curahan cinta dari Roger..dia menerima perlakuan lembut Roger dengan wajah bersemu merah bahkan tanpa sadar Kristy mendesaah lagi saat Roger mulai menyentuh dan memainkan bagian yang belum terjamah siapapun.


Tidak ada penolakan seakan Kristy telah menyerahkan sepenuh nya pada Roger..tentu saja Roger begitu terharu karena Kristy gadis yang begitu dia cintai bersedia menyerahkan diri pada nya..dia sangat bahagia dan juga terharu akan hal itu.


Roger mencium Kristy lagi tanpa henti serta membelai tubuh wanita itu dengan penuh sayang dan kelembutan..dengan perlahan Roger mulai menanggal kan kain di tubuh Kristy..dengan sangat hati-hati Roger kembali mencum bu Kristy dengan lembut.


Perlahan Roger mulai bersiap untuk memasuki Kristy dengan sangat hati-hati karena ini adalah kali pertama Kristy melakukan hubungan intim.


"Aku mencintaimu Kristy..aku akan membuat mu bahagia..aku sudah banyak berlatih selama ratusan tahun ini..dan semua itu hanya untuk membuat mu bahagia dan kau lah yang akan merasakan manfaat serta hasil nya.. Aku sangat mencintaimu Kristy sangat sangat sangat mencintaimu,hanya dirimu" ujar Roger berbisik dan menatap Kristy dengan pandangan yang mulai berkabut dan suara yang parau.


Kristy baru mengerti sekarang dengan maksud Roger saat di acara makan malam waktu itu..dia mengatakan sudah banyak berlatih dan menyempurnakan satu kemampuan nya selama ratusan tahun lama nya dan nanti pada akhir nya Kristy lah yang akan mendapatkan manfaat serta hasil nya..ternyata ini yang dia maksud..oh astaga.


Dengan perlahan Roger mulai memasuki Kristy tentu tidak lah mudah namun dengan pengalaman dan teknik yang dia latih selama ratusan tahun lama nya ini akhirnya Roger mampu menembus batas tipis itu.


"Arkhhh.. sakit" kata Kristy merintih saat merasakan sebuah benda tumpul yang ingin menerobos masuk milik nya.

__ADS_1


""Aku akan pelan-pelan..maaf sudah menyakiti mu" kata Roger menenangkan agar Kristy tak kesakitan lagi.


Kristy tidak tau apakah memang berhubungan intim sesakit dan senikmat ini..atau Roger yang sudah banyak melatih teknik dan pengalaman nya selama ratusan tahun ini hingga Roger mampu memberikan sebuah kenikmatan tak terkira saat bercinta hingga mereka puas.


__ADS_2