THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah

THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah
Ep_96


__ADS_3

Selama dalam penerbangan ini Kristy hampir tidak pernah mendengar suara Recta sejak pertama berangkat hingga sekarang..memang gadis itu pendiam seperti yang Roger katakan pada nya sebelum nya.


"Dia memang tidak suka bersosialisasi dengan yang lain nya sayang..meski begitu dia baik hati..dia bekerja untuk ku karena dulu aku pernah menyelamatkan nyawa nya..Sudah berkali-kali aku menyuruh nya pergi untuk menjalani kehidupan nya sendiri tapi berkali-kali pula dia menolak untuk pergi..dia ingin membalas budi atas kebaikan ku karena pernah menyelamatkan nyawa nya dan dia berjanji untuk selalu setia dan melindungi ku dengan nyawa nya.. Aku sebenar nya tidak apa-apa karena aku hanya ingin menolong nya tanpa mengharapkan balasan..aku hanya ingin dia menjalani kehidupan nya sendiri tapi dia terlalu keras kepala dan kekeh ingin melindungi ku" kata Roger menjelaskan tentang Recta yang memang keras kepala dan tak suka bersosialisasi dengan yang lain.


Kristy menganggukkan kepala nya dan menatap Recta dengan serius..dia tidak tau apa benar Recta hanya ingin melindungi Roger atas dasar balas budi saja atau Recta memang memiliki perasaan lain terhadap Roger yang tak ada yang menyadari nya..entah lah dia hanya bisa berharap semoga Recta memang tulus ingin membalas budi saja.


Mereka telah sampai di negara J..saat mereka telah sampai di sana mereka telah di sambut oleh beberapa mobil mewah yang telah menunggu mereka sejak tadi di terminal kedatangan untuk mengawal mereka agar tak terjadi kesalahan.. Kristy belum percaya bahwa kini dia telah berada di negara J,dan lebih mengejutkan nya lagi adalah dia di sini dengan calon suami nya Roger..sungguh bukan kah hidup nya sangat sempurna.


Di negara J kini sedang musim dingin dan sangat menusuk hingga ke tulang-tulang..dia sempat terkejut saat keluar dari pesawat dan merasakan udara di negara J yang begitu menusuk kulit nya..dia bahkan sampai menggigil kedinginan di buat nya.


Roger melihat Kristy kedinginan langsung memeluk nya dan dia benamkan tubuh Kristy masuk kedalam mantel panjang nya lalu menuntun nya ke arah mobil yang akan mereka tumpangi, namun belum sempat mereka masuk kedalam mobil Roger mendengar suara dari belakang nya yang memanggil nya dan mengalihkan atensi mereka.


"Hayy..apa kalian juga baru sampai..wah senang sekali melihat kalian di sini" kata orang yang memanggil mereka dan mendekat ke arah Roger dan Kristy yang memang masih menyembunyikan diri di mantel hangat Roger.


Roger yang merasa familiar dengan suara itu menoleh kebelakang dan melihat seorang pria tampan juga seorang gadis cantik di sebelah pria itu tapi masih jauh cantikan Kristy kemana-mana lah.

__ADS_1


"Hm..kalian datang lebih cepat rupa nya Bastien dan Femme,acara perayaan Robingham kan masih besok" Roger menyapa balik dan sekedar basa basi sebentar sebagai formalitas saja.


"Hahaha..kau benar, Femme ingin bertemu dengan mu,dia juga yang kekeh tidak sabaran untuk datang lebih awal ke sini" kata Bastien sambil melirik gadis di sebelah nya.


Femme berjalan hendak memeluk Roger namun di kejutkan oleh Kristy yang tiba-tiba menongolkan kepala nya ke luar dari mantel Roger dan itu sukses membuat langkah Femme terhenti.


"Dia siapa?" tanya nya masih dengan ekspresi terkejut.


"Calon istri ku.. Kristy" kata Roger saat Kristy menoleh pada nya meminta sebuah penjelasan.


Roger dengan santai nya membuka mantel panjang nya yang tadi nya membelit tubuh Kristy agar terasa hangat dan seketika semua orang bisa melihat Kristy yang sejak tadi tertutup oleh mantel Roger dengan begitu jelas.. Kristy masih memeluk Roger karena dia sangat kedinginan tanpa memperdulikan orang-orang di sekitar..dia hanya menatap bingung orang-orang di depan nya.


"Memang kau pikir kau siapa,lagi pula aku tidak butuh ijin mu kan..terserah pada ku mau bersama siapa dan berapa lama aku dekat dengan seseorang..itu semua bukan ranah mu..sadar diri dan jangan pernah mengusik ketenangan orang lain" kata Roger dengan nada dingin dan datar juga raut wajah nya yang tampak kelam tanda dia tidak suka dengan pertanyaan Femme tadi.


"Apa dia juga dari kalangan manusia biasa?" tanya Femme lagi yang tampak tak suka dengan jawaban yang Roger berikan dia benar-benar tidak terima dengan kenyataan yang baru dia ketahui ini.

__ADS_1


Femme menatap Kristy dengan tatapan tak terbaca..dia tidak terima dengan semua ini..dia sangat tidak suka dengan manusia biasa apalagi itu Kristy yang akan menjadi calon istri Roger.


"Bukan urusanmu" jawab Roger masih dengan nada dingin dan datar nya menatap tak suka pada Femme yang tampak tak suka dengan Kristy.


Setelah mengatakan itu Roger menoleh pada Kristy yang masih memeluk nya erat,dia mencium kening Kristy dengan penuh cinta dan sayang lalu membelitkan lagi mantel panjang nya pada tubuh Kristy agar Kristy tidak kedinginan lagi.


Hal itu sukses membuat mata Femme memanas..mungkin hati nya kini tengah bergemuruh merasa sakit melihat pemandangan menyesakkan di depan nya.


"Sayang dia Bastien teman ku di masa muda dulu..kami tumbuh bersama sejak kecil,dan dia Femme adik Bastien..em..kami akhir-akhir ini memang sedang berselisih pendapat,mereka para pemimpin kaum pristinest" Roger memperkenalkan Bastien dan Femme pada Kristy yang masih dalam dekapan di mantel panjang nya agar Kristy tidak bingung.


Kristy seketika ingat cerita Roger kemarin mengenai kaum pristinest yang menganggap diri mereka lebih tinggi daripada manusia biasa dan juga memurnikan klan Alchemist dengan cara tidak mendukung atau menerima anggota baru dari manusia biasa meski dengan cara pernikahan dan meminum ramuan keabadian sekalipun.


Pantas saja bila riger menolak dan berselisih pendapat dengan mereka karena jika Roger menerima dan kalah maka kaum pristinest akan bisa memaksakan kehendak nya pada Roger dan alhasil Roger tidak akan bisa menikah dengan nya.. Kristy bersyukur karena Roger tidak sependapat dengan para kaum pristinest sombong itu.


"Salam kenal" kata Kristy menyapa kedua orang itu dan di balas anggukan kepala oleh Bastien sementara Femme dia diam saja tak membalas.

__ADS_1


"Baiklah..kami permisi dulu,kasihan calon istri ku dia kedinginan dan seperti nya dia butuh kehangatan" kata Roger datar dan dingin,dia sengaja berkata seperti itu agar Femme sadar bahwa dia tidak menyukai nya sama sekali.


Roger memberikan tanda pada seluruh staf nya setelah berpamitan dan membawa Kristy masuk kedalam mobil agar mereka juga memasuki mobil masing-masing dan akhir nya pergi meninggalkan bandara.


__ADS_2