
Selama masa tiga tahun itu Kristy akan memikirkan baik-baik mengenai apakah dia akan bisa bersama Roger atau tidak..kini dia tidak perlu terburu-buru untuk segera memilih..dia yakin dengan berjalan nya waktu maka akan membawa nya pada pilihan yang terbaik.
"Aku bahagia melihat mu bahagia..my Kristy" Roger tersenyum dan menampilkan lesung pipi nya yang membuat Kristy meleleh dan spontan Kristy mencium Roger hingga Roger di buat terkejut dan tertegun sejenak kemudian dia pun membalas ciuman Kristy dan semakin mengeratkan pelukan nya.
Ciuman mereka harus terhenti saat mereka mendengar suara langkah kaki milik bibi Larn yang mendekat ke arah mereka..bibi Larn mengatakan bahwa makan malam sudah siap kemudian pergi dengan senyum kecil di bibir keriput nya.
Kedua orang itu salah tingkah..Roger berdehem dan Kristy terbatuk-batuk kecil mereka bahkan seperti kedapatan mencuri di kebun tetangga.. akhir nya mereka mengikuti langkah bibi Larn menuju ruang makan..mereka hendak duduk dan mendengar suara bel berbunyi.. Roger dan Kristy,bibi Larn dan bibi Mares bahkan saling pandang menduga-duga siapa gerangan tamu nya.
"Apa ada yang ketinggalan oleh paman Bill?" tanya Kristy menduga-duga.
Paman Bart segera keluar untuk membuka gerbang dan melihat si tamu nya..5 menit kemudian paman Bart masuk lagi namun di ikuti oleh seorang wanita cantik di belakang nya.
Kristy mengenal wanita di belakang paman Bart..langkah wanita itu terhenti saat melihat Roger dan Kristy tengah duduk berdua di meja makan..dia melihat kedua nya dengan ekspresi yang sulit di baca.
"Margin..sedang apa di sini" tanya Kristy dengan ekspresi wajah bingung.
Margin hanya menampilkan senyum nya dan menghampiri Roger lebih dulu, Roger bangun dari duduk nya dan menyambut pelukan Margin.
"Hay Margin..how was your day?" sapa Roger tersenyum dan mencium pipi Margin dan melepaskan pelukan nya.
Margin beralih pada Kristy dan melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan pada Roger..Kristy agak canggung saat menyambut Margin.
"Hay Kristy selamat malam..maaf aku mengganggu kalian..aku hanya ingin memastikan sesuatu saja" sapa Margin dan berkata karena dia menyadari bahwa kedatangan nya membuat Kristy terkejut namun tidak dengan Roger yang sama sekali tak heran bahkan tak terkejut.
__ADS_1
Secara Roger itu MAHA TAU SEGALA NYA sombong amat sih.
"Memastikan apa maksud nya?" tanya Kristy pelan dan menoleh pada Roger yang sudah duduk kembali dan menyesap kopi nya.
"Begini Kristy,aku tadi melihat karangan bunga di kantor mu dan melihat kartu ucapan nya dan menemukan nama Vincent Schutzataffel maka dari itu aku hanya ingin memastikan bahwa Vincent Schutzataffel yang mengirim bunga itu adalah orang yang sama atau bukan..kau tau bukan betapa sulit nya menemui orang ini jika tidak ingin di temui..maka nya aku mendatangi rumah ini saja tapi aku tak menyangka ternyata kau juga ada di sini.. sebenar nya aku ingin bicara sebentar dengan nya" jelas Margin panjang lebar.
"Kalau begitu aku keluar dulu saja agar kalian bisa leluasa untuk mengobrol" Kristy hendak keluar dari dapur namun Margin menghentikan nya dan tersenyum.
"Tidak usah Kristy..kami akan berbicara di luar saja..sebentar saja Roger" kata nya pelan.
Roger mengangguk dan mengikuti Margin keluar untuk berbicara.
Kristy jadi gelisah sendiri sementara kedua nya sudah pergi.. Kristy hanya bisa menerka-nerka mengenai apa yang akan di bicarakan antara mantan kekasih itu,ck hanya berdua saja di luar..kenapa Margin tiba-tiba datang dan apa sebenar nya yang mereka bicarakan.. Kristy begitu tidak tenang memikirkan hal itu.
Tak berapa lama kemudian Roger kembali namun tanpa Margin.. wajah Roger masih tenang dan tak menunjukkan perubahan apapun.. Kristy semakin tak karuan karena tidak bisa menebak apa yang terjadi.
"Sudah pulang..ayo makan aku sangat lapar karena hari ini aku sangat sibuk" ajak Roger setelah menjawab pertanyaan Kristy.
"Emm..Roger bolehkah aku tau pembicaraan kalian tadi?" tanya Kristy tak dapat membendung rasa penasaran nya.
"Dia hanya memperingati ku agar memperlakukan mu dengan baik.. dia juga bilang bahwa kau adalah gadis yang baik dan jangan sampai aku merusak hidup mu..tidak perlu dia memperingati ku karena aku juga tidak akan mungkin memperlakukan mu dengan buruk kan?" jelas Roger mengenai pembicaraan mereka tadi dan dia hanya mengangkat bahu nya.
"Oh begitu" balas Kristy.
__ADS_1
Meski begitu Kristy masih tidak paham dengan kedatangan Margin yang tiba-tiba dan mengatakan hal itu pada Roger..apa dia tidak cemburu melihat mantan tunangan nya itu.. laki-laki yang kata nya dia cintai sepenuh hati namun tak kunjung membalas cinta nya itu..mengapa sikap nya jadi berbanding terbalik seperti ini.
Kristy memutuskan untuk membuang jauh-jauh pikiran buruk nya itu..dia akan belajar untuk menerima kebaikan dari orang lain dan juga untuk berterima kasih pula seperti yang Roger ajarkan pada nya.. mungkin memang Margin perduli pada nya.
Setelah makan malam kedua nya melanjutkan minum dessert wine di perpustakaan milik Roger karena Roger harus melakukan rapat conference call dengan para direksi nya.
"Roger sebaik nya aku ke kamar saja kalau kau masih sibuk" kata Kristy.
"Mau apa di kamar?" tanya Roger.
"Hanya membaca buku tentang desain saja" jawab Kristy.
"Tidak perlu kemana-mana,duduk lah di sini di dekat ku..kau bisa bekerja di sini karena perpustakaan ini begitu besar..kecuali kau memang ingin menyendiri di kamar" ujar Roger menjelaskan.
Kristy menggeleng dan tersenyum manis kemudian menjawab.
"Aku lebih suka dekat dengan mu..baiklah aku ambil dulu barang-barang ku" Kristy menuju kamar nya untuk mengambil barang-barang yang dia butuhkan.
"Good girl" Roger tersenyum manis dan memuji Kristy.
Saat Kristy kembali ternyata Roger sedang melakukan rapat dengan para direksi nya.. kehadiran Kristy membuat mereka keheranan dan menghentikan pembicaraan sesaat.. Roger menoleh ke arah Kristy dan tersenyum,dia membukakan kursi untuk Kristy duduk di sebelah nya,dia melanjutkan kembali rapat nya tanpa perduli dengan pandangan orang-orang seakan tidak terjadi apapun.
Kristy tersenyum dengan canggung kemudian duduk di sebelah Roger dan mulai bekerja setelah memastikan bahwa dia tidak terlihat oleh para direksi Roger yang tengah melakukan conference call itu.. Kristy hanya tak ingin mengganggu pekerjaan Roger.
__ADS_1
Roger melanjutkan lagi rapat nya yang ke dua dan seterus nya hingga baru menyadari bahwa Kristy sudah tertidur setelah kepala gadis itu terjatuh menyandar di bahu nya.
"Baik lah rapat kita akhiri sampai di sini..kirim semua laporan yang tadi belum sempat di sampaikan" Roger menutup rapat nya dan mengusap kepala Kristy pelan dan membangunkan nya dengan hati-hati.