
"Mari kita bersulang untuk merayakan keberhasilan kita hari ini..berkat kerja keras kalian akhir nya kita bisa mencapai titik ini..angkat gelas kalian dan mari bersulang untuk keberhasilan kita" kata Harber sambil mengangkat gelas nya tinggi ke depan bermaksud memberi tanda untuk bersulang dan mereka pun bersulang serta tepuk tangan untuk menyelamati diri sendiri atas pencapaian ini.
Acara telah usai.. kini mereka telah bersiap untuk pulang..saat hendak keluar Kristy di cegat oleh Harber di depan pintu keluar.. Harber sengaja menunggu nya entah lah ada apa dengan bos nya itu..dia agak malas sebenar nya.
"Tunggu Kristy" panggil Harber mencegah Kristy yang akan keluar.
"Ada apa bos..apa ada sesuatu?" tanya Kristy keheranan karena di cegat oleh bos nya dia juga sedikit risih.
"Hentikan memanggil ku bos Kristy..kau adik kelas ku.. panggil aku Harber saja" tukas nya tampak tak suka dengan panggilan Kristy yang menjauhkan jarak di antara mereka.
"Itu dulu..sekarang anda adalah bos saya di kantor" balas Kristy tetap tak berubah namun masih sopan.
"Oke..aku perintah kan agar kau memanggil nama ku tanpa embel-embel bos" ujar Harber memberi perintah dan membuat Kristy semakin mengerutkan kening nya.
"Baiklah bo..eh Harber" akhir nya Kristy menurut saja daripada semakin belibet dia malas meladeni bos nya ini.
"Goo job.. jadi begini Kristy..aku melihat performa kerja mu bagus selama kau bekerja di perusahaan..aku ingin kau memiliki masa depan yang lebih cerah lagi.. Aku bermaksud menawarkan padamu untuk mengirim mu ke negara A,aku akan memimpin perusahaan di negara A dan aku mau kau menjadi wakil ku..aku akan mempromosikan mu bagaimana?" ujar nya menatap Kristy lama sambil mengutarakan niat nya.
"Maaf bos.. Aku rasa untuk ku,itu masih terbilang awal karena aku baru bekerja di sini 4 bulan.. karyawan yang lama saja butuh waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan promosi apa lagi sampai di kirim ke luar negeri untuk memimpin cabang ataupun mewakili.. aku rasa itu tidak lah masuk di akal..apa ada sesuatu di balik ini semua?" ujar Kristy menanggapi dan bertanya apakah ada udang di balik batu.
"Kristy.. Kristy..kau masih sama tetap curigaan..menurut ku kau adalah orang yang tepat untuk ku bawa ke sana dan meniti karir mu agar masa depan mu semakin cerah..dan ya di luar urusan pekerjaan kau adalah wanita yang sangat cantik juga menarik..aku sudah menyukai mu sejak di kampus dulu" ujar Harber memberi alasan pada Kristy mengenai alasan nya ingin membawa Kristy ke negara A dan menjadikan nya wakil nya..dia hanya ingin Kristy bersama nya karena dia sudah menyukai gadis itu sejak lama.
__ADS_1
"Begitu kah..tapi yang aku dengar kau malu untuk melanjutkan mengejar ku saat di kampus waktu dulu hanya karena aku adalah gadis miskin yang tak memiliki apapun bahkan kuliah pun hasil beasiswa..aku dengar dari informan yang tak mungkin berbohong" kata Kristy yang tak mau lagi terjebak dan terlena dengan kata-kata Harber,cukup sekali karena sekarang dia memiliki pria yang jauh lebih perfect dari Harber.
"Saat itu aku masih muda dan hanya mengandalkan uang orangtua ku..tapi kalau sekarang aku sudah mampu berdiri dengan kaki ku sendiri.. Aku sudah tak lagi memikirkan pendapat orang lain" jawab mau jujur yang memang mengakui tebakan Kristy.
"Oh..begitu..tapi maaf aku tidak bisa menerima perasaan mu karena aku sudah memiliki kekasih..semoga kau bahagia dengan yang lain" balas Kristy menolak Harber karena memang dia sudah memiliki kekasih yang sangat sempurna di mata nya.
"Sudah lah Kristy..aku tau Maiden bukan lah kekasih mu..kalian hanya berpura-pura menjadi sepasang kekasih untuk menghentikan Jensen agar tak lagi menggoda mu kan..aku tau itu Kristy" Harber masih menyangkal yang Kristy ucapkan dan tak percaya bahwa Kristy sudah memiliki kekasih.
Kristy terkejut mendengar kata-kata Harber barusan..apa dia bilang dia tau bahwa Jensen berusaha menggoda nya waktu itu tapi dia hanya diam tak menegur atau melakukan sesuatu..dia benar-benar tidak menyangka bos nya akan membiarkan hal seperti ini.. Kristy benar-benar merasa di lecehkan oleh Jensen karena godaan yang membuat nya tak nyaman tapi si bos nya Harber diam saja.
Dia benar-benar kecewa dengan Harber..andai Harber lebih mementingkan kenyamanan karyawan nya mungkin Kristy tak akan sekecewa ini pada nya..dia sungguh tak tau lagi dan tak mau lagi dekat-dekat atau memiliki urusan pribadi dengan Harber pria yang dengan tega membiarkan seorang wanita di goda oleh orang lain.
"Jadi kau tau bahwa dia memang menggoda ku,jika memang kau tau kenapa kau diam saja..kenapa kau tak menegur nya atau menghentikan aksi nya..kau tau aku sangat tidak nyaman dengan kondisi itu tapi kau malah diam dan menikmati pertunjukan nya..sungguh aku sangat kecewa pada mu Harber.. bisa-bisa nya kau membiarkan karyawan mu di perlakukan tidak baik seperti itu" kata Kristy marah dan kecewa dengan sikap atasan nya yang seharus nya memikirkan kenyamanan karyawan nya tapi dia malah membiarkan hal tidak mengenakan itu terjadi begitu saja.
"Begitu menurut mu..baik lah terserah kata mu tapi maaf aku memang sudah memiliki kekasih" kata Kristy kekeh dengan pendirian nya dan tak mau lagi memiliki urusan dengan Harber.
"Aku tau Maiden bukan kekasih mu Kristy..stop menipuku..aku tau kalian hanya berpura-pura saja..aku bukan lagi seorang mahasiswa yang hanya mengandalkan uang orangtua ku Kristy,sekarang aku sudah mapan dan mampu berdiri dengan kaki ku sendiri..aku akan memimpin perusahaan ku sendiri di negara A nanti,aku menyukai mu Kristy..sungguh" kata Harber meraih tangan Kristy dan tersenyum sambil mengatakan yang sejujur nya.
"Jangan seperti ini,lepaskan aku..kau bisa bertemu dengan wanita lain yang jauh lebih layak dari ku Harber.. Aku memang benar-benar sudah memiliki kekasih..lepaskan aku jangan buat masalah Harber" kata Kristy berusaha melepaskan tangan nya yang di cekal oleh Harber,dia tak nyaman dengan situasi nya..dia ingin segera menghilang saja.
"Aku sudah lama menyukai mu Kristy..kau tak akan bisa menemukan pria yang lebih baik dariku.. Aku akan memperlakukan mu dengan baik sungguh aku menyukai mu Kristy" ujar Harber masih kekeh dengan pendirian nya agar Kristy menerima nya menjadi kekasih nya.
__ADS_1
Saat itu lah Kristy ingin sekali menghubungi Roger dan meminta nya kemari agar Harber melihat sendiri bahwa kekasih nya JAUH LEBIH BAIK DAN LEBIH DARI SEGALA-GALANYA DI BANDINGKAN DIA..ingin rasa nya Kristy menendang pria di depan nya ke kutub utara supaya otak nya bisa sinkron lagi dan sadar akan kenyataan..menyebalkan sekali sih.
Kristy bersyukur karena saat itu mobil jemputan nya telah memasuki area lobi restoran.. Kristy melambaikan tangan nya memberi tanda pada paman Bill dan tak peduli lagi dengan Harber yang akan melihat nya menaiki mobil mewah itu.
"Maaf aku sudah di jemput..permisi dan selamat malam" Kristy pamit dan buru-buru masuk kedalam mobil sebelum paman Bill turun dan membukakan pintu untuk nya.
"Jalan sekarang paman" titah Kristy pada paman Bill agar melajukan mobil nya meninggalkan area restoran.
"Baik nyonya" paman Bill menurut saja dan mulai meninggalkan area restoran
Di sisi lain Harber menatap Kristy yang memasuki mobil mahal itu dengan pandangan risau tak menentu..dia sungguh di buat bingung dan jadi berpikir apa benar yang Ribella katakan bahwa Kristy adalah wanita simpanan seperti banyak nya gosip yang beredar..berarti pekerjaan di kantor hanya sebagai kedok saja..jika tidak maka Kristy pasti akan senang dan menerima promosi yang dia tawarkan ke negara A..apalagi yang dia tau Kristy adalah yatim piatu yang tak memiliki siapapun lagi di dunia ini..sungguh dia semakin curiga.
#
#
"Nyonya..apa anda baik-baik saja?" tanya paman Bill ketika melihat Kristy masuk kedalam mobil dengan wajah yang suram..dia jadi curiga dengan pria yang bersama Kristy tadi.
"Tidak apa-apa paman..apa yang Roger lakukan di rumah paman?" tanya Kristy mengenai pria itu setelah menggelengkan kepala nya.
"Tuan sangat sibuk hari ini di rumah nyonya" jawab paman bill tersenyum penuh arti menatap Kristy yang mengangkat alis nya sebelah.
__ADS_1
"Apa dia bekerja dari rumah lagi?" tanya Kristy keheranan.