
"Sayang,kau ini aneh atau bagaimana sih..bagaimana bisa kita memiliki anak jika kita pisah kamar hm..setelah menikah kita akan satu kamar sayang,jika kau lebih nyaman di paviliun mu maka aku yang akan ikut tinggal di paviliun bersama mu" ujar nya dengan senyum nakal sambil mengeluarkan koper nya dan mulai memasukkan pakaian nya kedalam koper dan membuat Kristy hanya geleng-geleng kepala.
"Kalau aku bilang aku lebih suka kamar mu ini, berarti aku yang harus pindah begitu?" tanya Kristy sambil menggelengkan kepala nya melihat tingkah Roger yang semakin menunjukkan sikap nya yang baru dia ketahui.
"Tepat sekali sayang ku..so aku atau kau yang pindah?" tanya Roger lalu berhenti mengepak barang-barang nya dan menatap Kristy penuh penjelasan.
"Aku saja yang pindah,tapi pakaian ku sangat banyak dan mungkin akan memakan setengah dari wardrobe milik mu" putus Kristy final mengulas senyum dan membelai wajah Roger yang kini tengah duduk menanti jawaban nya.
"Oh sayang ku..wardrobe ku memang cukup untuk barang-barang milik 3 orang sekalipun sayang..pakailah se yang kau butuhkan" kata Roger tersenyum lebar memeluk Kristy lalu mellumat bibir Kristy yang selalu menjadi candu nya itu dengan bersemangat dan penuh cinta dan berkata lagi.
"Kalau kau mau kita juga bisa tinggal di penthouse,kalau nanti kau sudah puas hidup seperti orang normal kita bisa pindah atau membangun rumah baru untuk kita diami bersama,atau tidak kita tinggal di istana yang ada di negara J saja bersama Robingham,ck aku banyak memiliki properti sayang jadi jangan memusingkan soal tempat tinggal bagi ku asal bersamamu saja sudah cukup..kau,aku dan anak-anak kita" kata Roger setelah selesai mellumat bibir manis Kristy yang selalu tak bisa dia biarkan menganggur begitu saja dan bercerita mengenai rencana tempat untuk mereka tinggali kelak nanti.
Kristy tersenyum geli melihat tingkah Roger yang kalau sedang di mabuk cinta jadi orang yang benar-benar berbeda dari asli nya..dia selalu mengikuti nya kemanapun dengan wajah sejuta anak kucing yang sangat menggemaskan dan membuat Kristy ingin sekali mencubit nya gemas.
"Iya terserah nanti saja..untuk sementara aku pindah ke sini dulu saja..masalah rumah dan lain-lain nya kita bahas nanti kalau kita sudah menikah atau pindah dari negara ini.. Aku ikut saja karena kau lebih tau" kata Kristy memasrahkan semua urusan nya pada Roger tapi nanti saat mereka sudah menikah.
__ADS_1
"Thank you sayang..yeahhh" pekik Roger kesenangan dan memeluk Kristy dengan erat lalu bergegas turun ke bawah untuk meminta staf nya mulai memindahkan barang-barang Kristy ke kamar nya.
Mereka menghabiskan waktu bersama di rumah, tidak ada pekerjaan,tidak ada urusan masing-masing hanya berdua menikmati waktu luang.
Sore itu Kristy mengucapkan selamat tinggal pada paviliun yang selama 3,5 bulan ini menjadi rumah nya sekaligus tempat nya berteduh.. paviliun yang selalu menemani hari nya selama ini akhir nya akan dia tinggalkan..dia akan pindah ke lantai dua rumah utama dan berbagi kamar dengan pria tercinta nya yaitu Roger..mereka bersantai di dalam kamar Roger,kamar nya memiliki banyak tempat duduk untuk bersantai..dia suka dan nyaman.
Tempat yang menjadi favorit nya di kamar Roger adalah sofa besar dan cantik dengan posisi menghadap ke beranda atas dengan dudukan yang nyaman dan empuk..di apartemen Maiden saja tidak senyaman ini..astaga dia jadi membandingkan antara tempat Maiden dan Roger kan..ck otak mu Kristy.
Jelas berbeda Maiden kan hanya seorang supermodel yang hidup nya untuk bekerja sedangkan Roger meski dia tidak bekerja sekalipun dia tidak akan miskin,karena dia pengusaha pemilik Schutzataffel Group.
"Mungkin hanya kebetulan saja" ujar nya sambil mengelus rambut Roger yang tengah berada di pangkuan nya,pria itu jadi manja sekarang-sekarang ini dan dia gemas.
"Sayang,apa kau sudah puas dengan pelajaran bersenang-senang yang Maiden ajarkan..jika belum aku bisa meneruskan nya mewakili dia" kata Roger memejamkan mata nya meresapi elusan lembut tangan Kristy pada kepala nya yang membuat dia tenang dan damai.
"Emmm rasa nya sudah banyak yang kami lakukan bersama,banyak juga tempat yang sudah kami kunjungi dan kami juga sudah cukup bersenang-senang..mungkin selanjut nya ke museum atau berlibur ke tempat yang lain saja" ujar Kristy sambil mengingat-ingat.
__ADS_1
"Apa kau masih ingat aku sudah meminta waktu mu 3 hari saat aku memindahkan seluruh koleksi N'COLLECTION ke kamar mu waktu itu sayang..aku sudah janji akan mengajakmu berlibur di akhir bulan ini yang arti nya Minggu depan" kata Roger mengingatkan Kristy akan diri nya yang sewaktu dulu sudah meminta waktu gadis itu karena dia akan mengajak nya berlibur.
"Ah iya..astaga aku baru ingat..besok aku akan minta cuti untuk tanggal itu..kalau boleh tau memang nya kita mau kemana sayang?" tanya Kristy yang kini sudah ingat akan kata-kata Roger saat itu.
"Rahasia sayang..siapkan saja waktu mu dan senyuman paling indah milik mu.. Aku hanya butuh itu" jawab Roger kalem dengan tatapan maut nya membuat Kristy hanyut dan salah tingkah.
"Ahahahah..apa kau masih mengerjakan proyek itu?" tanya Kristy mengalihkan atensi Roger agar dia tak gerogi lagi.
"Tentu saja sayang..tepat di tanggal 31 Desember di saat kita menikah nanti akan tepat menjadi 5 bulan proyek yang ku buat untuk bisa mengembalikan senyum indah mu.. mission accomplished" jawab Roger berbinar-binar jika menyangkut pernikahan.
Kristy tersenyum melihat binar bahagia di mata Roger jika membicarakan mengenai pernikahan..dia masih mengusap-usap rambut Roger yang masih asik tiduran di pangkuan nya..benar jika mengingat kembali 3,5 bulan yang lalu,kini dia jauh lebih banyak tersenyum..senyum nya tak luput dari hasil kerja keras Roger..hasil dari usaha pria yang kini tengah menaruh kepala nya di pangkuan nya dengan manja..pria ini lah yang telah mengembalikan senyum indah nya hingga berangsur-angsur melupakan kehidupan kelam nya.
"I love you my Kristy" kata Roger membuka mata dan menatap Kristy penuh cinta.
"I love you too Roger" balas Kristy tersenyum tulus membalas tatapan Roger.
__ADS_1
Roger bangun dari tiduran nya dan dia langsung menarik Kristy kedalam rengkuhan nya lalu dia llumat bibir manis yang kian menjadi candu nya itu dengan penuh semangat..kini posisi Kristy berada di bawah Roger dengan nafas yang sudah memburu dan haserat yang sudah naik..perlahan mereka mulai menyatukan diri lagi menikmati indah nya sore menjelang malam di kamar yang teramat luas hingga tak ada yang mendengar suara-suara er otis kedua nya.