
Kristy hanya tersenyum melihat pantulan Roger dari cermin..dia mengajak Roger untuk turun karena dia tak mau membuat saudara Roger menunggumu lama untuk sarapan.
"Sebaik nya kita turun..kasihan saudara-saudara mu" ajak Kristy pada Roger dan di angguki oleh Roger.
"Kau benar..mereka bisa menendang ku jika terlambat" Roger membenarkan ucapan Kristy lalu menggandeng Kristy keluar dari kamar mereka.
Pagi ini benar-benar di sambut bahagia oleh sepasang insan yang tengah menikmati status baru mereka sebagai suami istri yang masih hangat-hangat nya..tak ada kata bosan untuk menebar keromantisan dimanapun.
Roger dan Kristy turun ke bawah dimana di meja makan mereka bisa melihat Meidiana, Robingham dan Louis sudah duduk dan tengah menikmati sarapan bersama..mereka sudah menunggu kedatangan Roger dan Kristy di meja makan.
"Good morning pengantin baru.. bagaimana hari kalian..apakah menyenangkan..oh astaga sayang apa kau ingat waktu kita baru menikah dulu?" sapa Meidiana pada Roger dan Kristy lalu dia bertanya pada suami nya Louis mengenai di awal mereka baru menikah dulu.
"Tentu saja aku ingat sayang..rasa nya masih seperti kita baru menikah saja..seperti baru terjadi kemarin..I love you so much Mei ku" balas Louis mengusap pipi Meidiana dengan lembut dan penuh cinta.
Kristy yang melihat mereka sangat mencintai satu sama lain menjadi bahagia dan tersenyum..dia membayangkan kehidupan nya akan seperti Meidiana dan Louis yang tetap saling mencintai meski sudah ratusan tahun berlalu.
__ADS_1
"Morning too Mei..maaf telah membuat kalian menunggu lama" balas Kristy merasa tidak enak dan tersenyum kikuk.
"It's ok Kristy..aku juga pernah seperti kalian..jadi tidak usah merasa tidak enak begitu,nama nya juga pengantin baru" kata Meidiana tampak tidak mempermasalah kan keterlambatan Kristy dan Roger justru dia sangat mengerti akan posisi Kristy dan Roger karena dulu dia juga pernah mengalami hal serupa.
"Good job..itu baru adik ku" timpal Roger mengusap kepala Meidiana.
Kristy yang melihat interaksi antara kakak beradik itu merasa bahagia dan terharu..dia juga ingin merasakan hal serupa dengan saudara nya tapi sayang dia hanya anak tunggal.. meskipun begitu dia tetap bisa merasakan hal serupa seperti Meidiana dan Roger juga Robingham..dia bisa berbagi cerita dengan Meidiana yang sudah dia anggap adik dan kakak yang menurut nya bisa untuk di ajak curhat.
Setelah sarapan selesai,kini mereka mulai melanjutkan obrolan dan saling mengenal kehidupan masing-masing.. Kristy ingin mengenal lebih dekat keluarga Roger..dia juga sudah di terima dengan sangat baik oleh keluarga Roger,bahkan sebelum mereka menikah dia sudah di perlakuan bak keluarga sesungguh nya dan juga mereka bersikap sangat baik terhadap nya tanpa perduli status nya.
"Hampir seumur hidup ku Kristy...emmm sejak Roger memutuskan untuk berpetualang dengan Calton dan sering bepergian,sejak itu pula orang tua ku memiliki anak lagi dan itu adalah aku..aku lahir di negara I dan besar di pedesaan hingga bertemu dengan keluarga Louis sejak kecil..aku sadar bahwa suatu saat nanti aku harus pindah dan meninggalkan nya,dia tidak boleh tau identitas kami yang seorang kaum Alchemist,tapi saat usiaku 16 tahun,aku tau bahwa aku sudah mencintai nya dan aku juga tidak ingin berpisah dengan nya....
Ibuku bilang aku sudah gila karena mencintai manusia biasa di usia yang terlampau muda..ibu juga bilang bahwa cintaku hanya lah cinta monyet dan perasaan ku terhadap Louis itu bukan perasaan cinta yang sesungguh nya..tapi dasar nya aku yang keras kepala akhir nya aku memutuskan untuk kawiin lari saja" jelas Meidiana menceritakan sekilas kehidupan masa lalu nya.
Dia hanya menceritakan sedikit tentang kisah nya bersama Louis hingga memutuskan untuk kawiin lari karena dia tak mau berpisah dengan Louis.
__ADS_1
"Woahhh benarkah..wah aku tidak tau cerita ini karena dulu Roger tidak menceritakan nya dia hanya menceritakan garis besar nya saja" kata Kristy kagum akan keteguhan cinta antara Meidiana dan juga Louis hingga mereka nekat kawiin lari.
Jika di pikir-pikir lagi usia Meidiana sekarang mungkin sudah 330 tahun,hampir seumur hidup nya dia menghabiskan waktu nya bersama Louis..meski sudah sangat lama sekalipun tapi cinta yang terjalin di antara kedua nya tetap tidak luntur malah semakin besar dan bertambah setiap hari nya.
Begini kah kaum Alchemist dalam mencintai pasangan nya..meski sudah sangat lama tapi cinta di hati kaum itu tidak pernah pudar malah semakin terang karena setiap hari mereka selalu memberikan warna yang berbeda.
Kristy begitu terharu mendengar dan melihat bukti cinta kedua insan itu yang meski termakan waktu tidak pernah luntur...mungkin kah dia dan Roger akan sama seperti Meidiana dan Louis yang akan tetap menjadi terang meskipun kegelapan menghampiri.
Kristy melirik ke samping nya dimana Roger tengah duduk..hati nya menghangat mengingat betapa besar nya cinta yang Roger tuangkan untuk nya..betapa sabar nya Roger menunggu dan berusaha agar dia bisa membalas cinta nya,dan kini mereka telah bersama menjadi satu dalam ikatan pernikahan.
Dia membayangkan akan selalu di cintai dan di perlakukan dengan begitu manis nya seperti sekarang selama hidup nya..Roger akan selalu mencintai nya sama seperti Meidiana dan Louis yang masih saling mencintai meski usia mereka terlampau jauh.
"Oh ya Mei..maaf jika menyinggung kalian,emm..bukan kah waktu dulu kalian terhalang restu dan Louis juga semakin hari usia nya semakin bertambah tua sementara kau masih sama seperti 20 tahunan..sebelum orangtua mu memberikan restu dan juga ramuan keabadian pada Louis tepat nya mungkin saat Thoran lahir,apa kalian waktu itu siap jika suatu saat kalian di pisahkan oleh kematian?" tanya Kristy semakin tertarik dengan kehidupan Meidiana dan Louis.
Meidiana tampak paham bahwa mungkin Kristy sedang menimbang dengan keadaan nya sendiri dan Kristy juga sedang membandingkan situasi nya dengan situasi Meidiana dan Louis di masa lalu saat sebelum Louis menjadi abadi.
__ADS_1
"Kau tau Kristy..saat itu yang ada di pikiran kami hanya lah kami ingin bahagia dan selalu bersama bagaimana pun cara nya kami harus tetap bersama..kami juga tak berpikir akan resiko nya yang akan kami terima..aku bahkan tidak memperdulikan Louis yang semakin hari semakin bertambah dewasa ,karena bagiku dia tetap Louis yang aku cintai,kami juga sudah bersiap diri jika suatu saat kami dipisahkan oleh kematian karena itu adalah salah satu resiko nya yang harus kami terima..kami tidak punya pilihan lain selain bersiap untuk kemungkinan terburuk nya,namun yang aku tau adalah aku sudah bertekad untuk hidup demi anak-anak kami kelak..bagi ku lebih baik bersama nya meski dalam waktu singkat dari pada tidak sama sekali" jelas Meidiana menjawab pertanyaan Kristy dengan jelas dan lugas penuh kemantapan.