
"Baik lah" jawab Kristy mengiyakan dan mengikuti langkah Meidiana keluar dari kamar nya.
Kristy keluar dari kamar dengan Meidiana masih dengan pikiran yang berkecamuk entah kemana..mereka memutuskan untuk bergabung dengan para pria di ruang baca, setelah sampai di ruang baca mereka berjalan beriringan menuju aula besar di istana tempat dimana pesta akan di adakan.
"Wow..sayang you are so beautiful tonight.. Aku jadi tidak rela untuk memperkenalkan mu pada para tamu.. bagaimana ini" kata Roger memuji penampilan Kristy yang memang tampak sangat cantik malam ini dan dia jadi tidak rela untuk memperkenalkan nya pada semua orang.
"Terima kasih atas pujian nya suami ku..tapi bukan nya kau yang meminta Meidiana untuk merubahku menjadi cantik bak ratu malam ini..jangan aneh-aneh suamiku sayang.. singkirkan dulu posesif mu demi acara Robingham..adik mu" kata Kristy berterima kasih atas pujian yang Roger berikan dan mengingatkan nya agar sudahi dulu posesif nya.
"Ck..sayang kalau kau secantik ini aku ingin menyimpan mu di kamar dan tak akan ku biarkan orang lain melihat keindahan dirimu..astaga bagaimana ini sayang" kata Roger berbisik saat menyebutkan kata kamar agar tak terdengar oleh Meidiana dan Louis yang tengah berada di depan mereka.
"Ck sudah lah..apa kau juga tak merasa bagaimana dengan penampilan mu..kau juga sangat tampan dan aku takut akan banyak mata para wanita yang menatap mu lapar..aku juga jadi tidak rela membiarkan mu di pandangi oleh mata para gadis di sana" kata Kristy yang juga mengakui bahwa Roger juga sangat tampan dan tak rela Roger di pandangi oleh mata para wanita yang hadir di acara ini.
"Tidak ada yang mampu membuat ku gila selain dirimu sayangku..sudah lah lebih baik kita jalani saja meski aku benar-benar tidak rela tapi ya sudah lah dari pada aku di diamkan oleh Robingham karena tidak menghadiri acara nya" jawab Roger sambil merapatkan diri mereka hingga tak bersisa jarak sedikit pun.
Hal yang sama pun terjadi pada pasangan di depan Roger yaitu Meidiana dan Louis..Louis pun tak luput dari sifat posesif seperti Roger yang tak rela membiarkan Meidiana di lihat orang banyak dengan penampilan nya yang super wow.
"Sayang kenapa kau sangat cantik sih.. Aku kan jadi tidak rela untuk untuk menghadiri acara Robingham..aku benar-benar cemburu" Louis menggerutu dan berbisik karena tak rela sang istri di pandangi oleh mata para pria yang hadir di acara Robingham.
Dia tak rela kecantikan wanita nya di nikmati oleh orang lain tapi dia juga tak kuasa untuk menghalangi mereka agar tak menghadiri acara nya.. bisa-bisa Robingham akan memusuhi mereka nanti.
__ADS_1
"Ck astaga suamiku sayang..kau dan Roger sama saja.. sama-sama posesif" Meidiana mencebik melihat tingkah sang suami yang seperti Roger posesif tiada lawan.
Di saat mereka semakin mendekati aula tempat dimana acara Robingham akan di adakan.. tiba-tiba Kristy jadi teringat dengan Margin yang juga seorang kaum Alchemist karena dia memilih keabadian agar bisa bersama Roger.
Kristy sangat penasaran apakah Margin juga di undang ke acara perayaan ulang tahun Robingham ini atau tidak..biarpun Roger dan Margin pada akhir nya tak bersama tapi tetap saja Margin adalah anggota kaum Alchemist.
Dia hanya penasaran tidak ada niat lebih karena pada akhir nya dia lah yang Roger pilih untuk menjadi pendamping hidup nya dan kini dia telah menjadi istri dari Roger.
Di saat Kristy hendak bertanya pada Roger mengenai itu,belum sempat dia bertanya pintu aula sudah terbuka dan Kristy dapat melihat sosok Margin yang tengah menggandeng mesra seroang pria yang dia kenal sebagai Bastien.
Tanpa bertanya dia telah menemukan jawaban dari pertanyaan yang ada di pikiran nya..dia cukup lega karena Margin datang dengan menggandeng seseorang.
Acara masih terus berlangsung dengan lancar..tak ada halangan apapun.. Kristy bisa melihat wajah-wajah para tamu yang hadir tampak begitu senang terlihat dari cara mereka berbincang menikmati suasana pesta.
Kristy juga tau bahwa pesta perayaan seperti ini sudah mereka tunggu-tunggu sejak puluhan tahun yang lalu,dan kini mereka bisa kembali berkumpul untuk saling bertegur sapa dengan sesama nya.
"Sayang..ayo kita ke depan untuk bertemu Robingham" kata Roger mengajak Kristy ke depan dimana Robingham tengah berada.
Kristy mengangguk dan mengikuti kemana Roger akan membawa nya.. dia masih tampak canggung dengan suasana pesta nya..Roger membawa Kristy ke arah panggung kecil yang telah khusus di siapkan untuk keluarga Schutzataffel sebagai tuan rumah nya..semua tamu yang hadir tampak memberi jalan untuk Roger dan Kristy agar mereka bisa lewat.
__ADS_1
Seketika para tamu menjadi hening saat melihat Roger yang melewati mereka dengan menggandeng tangan seorang gadis cantik yang tengah mengapit lengan pria itu.
Memang mereka beberapa kali juga menghadiri acara yang di adakan oleh keluarga Schutzataffel,tapi mereka belum pernah melihat baik itu Roger maupun Robingham membawa pasangan nya..karena dari itu ketika mereka melihat Roger tengah menggandeng seseorang membuat mereka semua yang hadir di acara itu sangat penasaran di buat nya.
Para tamu pun mulai terdengar berbisik-bisik mengenai Roger yang membawa pasangan nya..sedangkan Kristy..dia melihat ke arah Margin yang tengah menatap nya dengan tatapan terkejut juga penuh kebencian.. Kristy jadi salah tingkah sendiri melihat tatapan mata Margin yang terlihat sekali tidak menyukai nya.
Mungkin jika tatapan Margin bisa membunuh nya, Kristy sekarang sudah mati di tatap oleh Margin..sungguh antara sedih dan tak percaya.
"Tidak apa-apa.. aku yang memilih mu sayang" bisik Roger mengalihkan perhatian Kristy yang tampak nya juga dia melihat tatapan kebencian dari Margin yang di layangkan untuk Kristy.
"Apa aku salah?" tanya Kristy tampak sedikit murung.
"No sayang..kau tidak lah salah..jalan hidup kita memang tidak ada yang tau.. Aku telah memilih mu bukan pula kau yang memaksaku..jika ada yang harus di salahkan di sini itu aku..jangan sedih aku sakit melihat mu sedih hm?" jelas Roger masih berbisik sambil melangkah menuju Robingham.
"Terima kasih" balas Kristy tersenyum setelah mendengar kata-kata Roger yang berusaha membuat nya tak sedih lagi.
Robingham mulai menaiki panggung setelah para pemain musik selesai dan turun dari panggung untuk memberi ruang bagi Robingham yang akan menyambut para tamu dan memberikan kata sambutan nya.
Semua tamu tampak berhenti berbisik-bisik dan mereka kini fokus pada Robingham yang akan memberikan kata sambutan untuk mereka.
__ADS_1