
"Ah iya selamat malam juga tuan-tuan..anda sekalian menginap di sini juga?" balas Kristy menyapa balik kedua orang itu.
"Iya..kebetulan kami melakukan reservasi sebulan yang lalu dan juga mendapat rekomendasi bahwa restoran di sini juga enak makanan nya maka dari itu kami memutuskan untuk memesan meja lebih dulu sebelum kami kembali ke negara A" jawab Jensen dengan pandangan aneh menatap Kristy dan melirik ke arah Roger lalu mengangguk dan ijin pamit kembali ke meja nya.
"Maaf saya jadi mengganggu makan malam romantis kalian..kalau begitu kami permisi dulu ,selamat malam" pamit nya sambil melempar senyum menggoda ke arah Kristy lalu berjalan menuju meja nya.
Tampak Roger sedari tadi hanya diam sambil menatap datar Jensen dan rekan nya,tatapan Roger benar-benar tidak bersahabat dengan kedua manusia itu dan Kristy pun merasakan nya.
"Siapa dia?" tanya Roger datar dan terdengar tak suka lalu menatap Kristy intens penuh ingin penjelasan.
"Hanya klien perusahaan, tidak usah di hiraukan" jawab Kristy jujur dengan nada malas untuk membahas tentang Jensen tadi.
Roger tak lagi membahas nya karena dia melihat raut tak nyaman saat membahas mereka..ada sesuatu yang tidak dia tau..nanti saja kalau Kristy sudah lebih baik untuk di ajak ngobrol.
Kristy masih di kuasai amarah..dia butuh mendinginkan amarah nya karena tak mau membuat suasana makan malam mereka jadi tidak menyenangkan.
Kristy ijin ke toilet pada Roger.
"Roger aku ke toilet sebentar ya..seperti nya aku harus cuci muka agar wajah ku lebih fresh dan tak mengantuk lagi" ijin Kristy pada Roger dengan berdalih cuci muka.
"You ok..you sure?" tanya Roger terlihat sedikit khawatir dengan Kristy.
"I'm ok..aku hanya mengantuk jadi aku akan cuci muka sebentar saja.. Aku ke toilet dulu ya..bye" jelas Kristy tak mau membuat Roger khawatir akan diri nya lalu dia berjalan menuju toilet namun masih di pantau oleh Roger sampai benar-benar hilang dari pandangan nya.
Kristy menghapus air mata nya sepanjang jalan menuju toilet dengan di saksikan oleh para mata yang tak lepas dari pandangan menatap diri nya..dia tak suka di perhatikan sebegitu intens nya seolah-olah dia adalah buronan.
__ADS_1
Sampailah di toilet.. Kristy segera membasuh wajah nya dan sedikit memoles bedak dan lipstik tipis agar wajah nya tak pucat lagi dan kusam juga terlihat lebih segar.
Kristy tau arti pandangan mata Jensen yang seakan-akan tengah menghakimi nya karena dia tau nya Kristy adalah kekasih Maiden namun hari ini dia melihat Kristy bersama pria lain tengah makan malam di restoran mahal ini..pasti Jensen mengira Kristy sedang berselingkuh dari Maiden.
Jika saja AH.CORPS bukan lah klien penting bagi perusahaan nya pasti sikap Kristy tak akan lah seramah ini pada Jensen.
"Hay Kristy"
Kristy tak menyangka bahwa Jensen tengah menunggu nya di lorong toilet wanita saat dia baru keluar dari toilet..Jensen menatap nya dengan senyum lebar namun terlihat sedang mengejek bagi Kristy.. itu membuat nya mual dan ingin muntah seketika.
"Maaf toilet laki-laki ada di sebelah sana..apa anda tersesat tuan Jensen..mau apa anda malah ke toilet wanita.. ada-ada saja..saya permisi" kata Kristy bertanya karena merasa tak nyaman dengan kehadiran Jensen dia menunjukkan letak toilet pria yang berada di ujung lorong sebelah toilet wanita.
Kristy berjalan setelah basa basi sebentar dengan Jensen yang hanya menatap nya dengan pandangan mengejek..dia hendak melewati Jensen namun tangan nya di cekal oleh Jensen.
"Anda tidak akan tersesat karena di sana banyak tour guide yang akan mengantarkan anda ke tempat-tempat indah yang ada di sana" balas Kristy sambil berusaha melepas cekalan tangan Jensen.
"Aku tau kau mengerti apa yang ku maksud..jangan pura-pura Kristy..aku mau kau menemani ku berlibur atau besok tidak akan ada penandatanganan kontrak antara kita dan kami akan bekerjasama dengan perusahaan lain" kata Jensen santai sambil mengancam Kristy dengan kontrak kerjasama perusahaan agar Kristy mau menemani nya berlibur.
"Apa maksud mu..kau pikir aku wanita murahan yang bisa kau booking hah" kata Kristy benar-benar marah dan tidak habis pikir dengan otak licik Jensen yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan agar bisa menindas Kristy..kurang ajar sekali sikap nya.
"Jangan sok suci..aku tau kau pacaran dengan Maiden tapi tadi kau malah mencium pria lain..aku juga mendengar bahwa kau adalah simpanan pria kaya yang biasa melayani banyak laki-laki bukan" ujar Jensen dengan nada mengejek Kristy.
Kristy marah dan merasa terhina dengan kata-kata tidak pantas yang Jensen ucapkan.
"Lepaskan sialan" Kristy menarik tangan nya yang di cekal Jensen lalu tanpa aba-aba Kristy melayangkan sebuah tamparan keras pada Jensen.
__ADS_1
PLAKKKK......
"Dasar brengsek" umpat Kristy tak segan melayangkan tamparan pada pipi Jensen.
Tentu saja sudah pasti Jensen marah besar..berani sekali Kristy menampar nya..wajah nya berubah menjadi sangat marah karena baru kali ini dia di perlakukan tidak baik oleh orang lain..apalagi itu adalah Kristy yang hanya lah seorang wanita murahan.
"Kau..berani sekali kau menamparku hah..aku jamin kami tidak akan pernah bekerjasama dengan perusahaan kalian..seharus nya kau bersikap baik terhadap ku dan menuruti apa keinginan ku karena aku lah penentu untuk keputusan proyek ini..kau akan menyesal telah berbuat hal ini padaku..camkan itu" ujar nya terlihat sangat marah lalu pergi setelah puas mengatakan apa yang ingin dia katakan.
Kristy berpegangan pada tembok dan terdiam..lagi dan lagi air mata nya kembali meluncur..salahkah dia membela diri dari orang yang berusaha untuk melecehkan nya secara psikis dengan mengatakan diri nya sebagai wanita murahan dan simpanan banyak pria hingga bisa di booking.
Dia benci dengan orang yang menyalah gunakan kekuasaan nya untuk menindas orang lain..dia sangat benci dengan orang-orang seperti itu.
Kristy tau besok mungkin dia akan di marahi atau di pecat jika kontrak kerjasama mereka tidak jadi dan malah di batalkan meski itu bukan lah kesalahan nya..dia akan menerima nya meski berat.
Kristy memilih kembali ke meja nya dengan wajah sedih dan dia berusaha untuk menghilangkan jejak air mata nya..dia tak mau membuat Roger khawatir jika melihat nya sedih.
Roger melihat Kristy dan tersenyum namun senyum itu sirna seketika saat melihat ada sesuatu yang lain yang Kristy sembunyikan..dia melihat Kristy lebih intens lagi dan yakin bahwa benar Kristy sedang menyembunyikan sesuatu..dia berdiri dan menggenggam tangan Kristy lembut menyalurkan ketenangan.
"Ada apa..kenapa kau menangis?" tanya Roger tak ingin ber basa basi.
"Tidak..aku tidak apa-apa" jawab Kristy mengelak berusaha tersenyum.
"Mata mu tak bisa membohongi ku Kristy.. Aku tau kau sehabis menangis bukan..katakan pada ku kenapa?" Roger mendesak Kristy agar menceritakan kenapa dia bisa menangis setelah dari toilet.
Roger jadi teringat dengan pertemuan pertama mereka 4 bulan yang lalu dimana saat dia melihat sepasang mata paling sedih di dunia milik Kristy..dan itu lah yang membuat nya tertarik dengan Kristy,dia tak suka dan benci jika Kristy kembali bersedih seperti ini.
__ADS_1