THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah

THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah
Ep_43


__ADS_3

"Supaya kita impas..aku akan menjawab pertanyaan mu tadi dan kau akan menjawab pertanyaan ku tadi..so bukan kah ini adil?" jawab Roger santai dan tersenyum puas melihat wajah cengo Kristy.


Kristy tampak mencebik namun tak mampu melayangkan protes..Roger memang benar supaya adil memang harus begitu..ck dia kan jadi tidak tau masa lalu pria di depan nya ini.


"Ok fine..berarti aku tidak akan mendapatkan jawaban dari pertanyaan ku tadi bukan?" akhirnya Kristy menyerah.


"Tepat sekali sayang..kau tau ada begitu banyak kemampuan yang sudah aku asah selama beratus-ratus tahun lalu,karena aku sudah bertemu dengan banyak orang dan hidupku sudah sangat lama jadi aku memiliki banyak kemampuan yang bisa aku banggakan.. percaya lah sayang pada akhirnya kau yang akan memperoleh manfaat dan hasil nya" kata Roger dengan senyum nakal nya menatap Kristy.


Ucapan Roger barusan tampak membuat Kristy tidak mengerti dan bingung di barengi dengan ekspresi yang menurut Roger begitu menggemaskan membuat Roger tambah gemas dengan Kristy hingga dia terbahak bahak.


Kristy hanya mengangkat bahu nya saja,tidak tau bagian mana nya yang lucu hingga membuat pria di depan nya ini terbahak-bahak seperti itu..mungkin sedang kumat.


Setelah menghentikan tawa nya Roger bangun dari duduk nya dan mengajak Kristy menikmati pemandangan kota dari jendela sementara Roger memeluk nya dari belakang.


"Aku masih belum mengerti maksud nya tadi Roger?" kata Kristy selang beberapa menit kemudian.


"Hahaha..tidak usah di pikirkan sayang.. nikmati pemandangan nya saja" kata Roger berbisik di telinga Kristy dan di angguki oleh Kristy.


Hampir tengah malam mereka kembali ke rumah.. Kristy tak memiliki daya lagi untuk sekedar berjalan..dia terlalu mengantuk dan sedikit mabuk karena efek wine yang dia minum hingga Roger harus mengangkat nya dan dia baringkan di kamar di paviliun nya.


#


#

__ADS_1


Pagi nya mereka seperti biasa..sarapan bersama namun hari ini Roger harus melakukan perjalanan bisnis selama seminggu di negara J dan dia juga membawa paman Bill serta.


"Kristy..hari ini aku akan melakukan perjalanan bisnis ke negara J selama seminggu dan paman Bill akan aku bawa juga..nanti akan ada salah satu pengawal ku yang mengantar jemput mu" kata Roger memecah sarapan pagi itu.


"Untuk apa?" tanya Kristy tak paham dengan maksud pengawal yang Roger ucap kan.


"Untuk memberi ku ketenangan selama pergi..kau tau aku tidak bisa fokus bekerja selama kau di negara ini sedangkan aku ada di negara sana" jawab nya yang membuat Kristy merona.


"Baiklah..jika memang itu yang terbaik menurut mu aku akan ikut" Kristy pasrah karena Roger sudah ber kehendak.


Kristy cukup senang setidak nya dia bisa menghemat ongkos naik bus..bahkan Roger juga menolak uang sewa paviliun,dia malah mengembalikan uang sewa yang sudah masuk bulan lalu..Sarapan dan makan malam pun kini Kristy bersama Roger di rumah utama..dia sangat terbantu dan merasa begitu beruntung.


"Aku berangkat dulu..oh ya kau jam berapa ke bandara nya?" tanya Kristy.


Sudah Kristy duga.. Kristy tampak memperhatikan sekitar nya..sepi seperti nya mereka sangat mengerti akan situasi di meja makan.. benar-benar pengertian..mereka memberikan privasi untuk nya dan Roger.


Kristy mendekat namun mata nya mengawasi sekitar takut bila tiba-tiba ada yang datang..dia berjinjit lalu mencium pipi Roger sekilas.


"Sayang apa ini..ini tidak cukup untuk stok seminggu kedepan..kau tau aku sangat berat mengabulkan permintaan mu dengan tidak akan menggunakan akses ku untuk menguntit mu..jadi aku butuh pelukan dan ciuman hingga aku puas..biarkan seperti ini dulu sayang" ujar Roger merengek tidak sabar dan memeluk Kristy kemudian menarik nya duduk di pangkuan nya.


Kristy pasrah setidak nya Roger benar-benar menepati janji nya yang tidak akan menggunakan akses canggih nya untuk menguntit keseharian nya..dia sangat bahagia dan juga terharu.


"Aku akan menghubungi mu sesering mungkin..percaya lah aku akan baik-baik saja" Kristy mengusap lengan Roger yang tengah memeluk nya dan menenangkan pria yang tengah memeluk nya.

__ADS_1


Roger sangat berbeda seperti anak kecil yang takut mainan nya di rebut anak lain.


"Kau harus sering mengirimkan foto untuk ku sebagai penyemangat" balas Roger dengan suara serak masih memeluk Kristy meletakkan dagu nya di bahu Kristy.


Kristy heran dengan sikap Roger..mereka seperti akan berpisah lama dan tidak akan bertemu bertahun-tahun saja.


"Oke baiklah.. sudah,aku janji akan melakukan yang kau minta tadi,lepas dulu ini nanti ada yang melihat bagaimana..apa kau tak malu?" Kristy hanya bisa geleng-geleng kepala melihat sisi lain Roger yang menurut nya imut.


Bukan nya melepaskan malah semakin mengeratkan pelukan nya..Roger benar-benar tak melepaskan pelukan nya pada Kristy sampai paman Bill berdehem di depan pintu.


"Ekhemm.. maaf tuan..Rogam sudah menunggu untuk mengantar nona Kristy di depan" ujar paman Bill bahkan hampir berbisik.


Roger sama sekali tidak mengindahkan panggilan dari paman Bill..bahkan posisi nya belum berubah masih seperti di awal belum ada tanda-tanda pergerakan dari Roger..pelukan itu semakin mengerat dan Roger mengusap tangan Kristy dengan lembut.


"Jangan terlalu lelah bekerja..benar kata Maiden kau juga butuh bersenang-senang..ikut lah dengan Maiden untuk belajar menikmati hidup..jangan lupa sering hubungi aku jika ada apa-apa hubungi aku dan hubungi Smith jika aku tak bisa di hubungi.. mengerti?" kata Roger sambil menyerahkan sebuah kartu nama pada Kristy.


"Iya.. terimakasih, hati-hati di sana jaga kesehatan,aku berangkat dulu" kata Kristy yang sangat tersentuh mendapat perlakuan manis seperti ini dari Roger.


Selama ini Kristy tidak pernah mendapat perlakuan seperti yang dia peroleh dari Roger..karena selama ini hanya Maiden yang memperlakukan nya bagaikan seorang yang berarti lalu sekarang di tambah Roger yang menganggap nya bagai sebuah berlian yang patut di jaga.


Kristy hampir menangis dia tak mau Roger melihat nya terharu dia buru-buru melepaskan pelukan Roger dan mencium bibir Roger lalu kabur ke depan.


Roger terkejut dengan serangan dadakan dari Kristy.. Kristy tiba-tiba mencium bibir nya lalu kabur seperti kelinci yang menggemaskan..dia senang dan bahagia setidak nya Kristy berinisiatif untuk mencium nya lebih dulu..dia menyentuh bibir nya yang tadi di beri ciuman oleh Kristy dengan tersenyum hangat dan menggelengkan kepala nya.

__ADS_1


__ADS_2