THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah

THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah
Ep_36


__ADS_3

Pesan terkahir dari Maiden membuat Kristy tersenyum sepanjang hari..dia akhirnya kembali bekerja..nanti akan ada rapat bersama dengan Ms Law..dia mengajak semua anggota untuk makan bersama.


Acara makan bersama pun berlangsung dan Ms Law membuka suara untuk pembukaan acara yang dia selenggarakan.


"Semua ini berkat Kristy..kami sangat berterima kasih untuk itu..Aku ingin mengumumkan bahwa hari ini kami mengangkat Kristy sebagai karyawan tetap di perusahaan..kau sungguh berharga Kristy.. terima kasih" ujar Ms Law yang membuat Kristy terharu sekali karena akhirnya kerja keras nya selama ini di akui oleh perusahaan..dia juga sangat bersyukur.


"(Masa percobaan ku sudah selesai dan aku sekarang adalah karyawan tetap di perusahaan..aku sangat bahagia)" Kristy mengirim pesan pada Roger dan Maiden untuk berbagi kebahagiaan nya.


"(Congrats Kristy..mereka beruntung memiliki mu di kantor itu)" balasan dari Maiden datang lebih dulu selang semenit kemudian setelah Kristy mengirim pesan itu.


"(Congratulations my Kristy..i am very proud of you)" balasan dari Roger datang selang 5 menit setelah Maiden.


Kristy tersenyum sepanjang hari..dia merasa perlahan hidup nya mulai berjalan pada arah yang benar..dia sangat beruntung memiliki orang-orang seperti Maiden dan Roger yang selalu ada di belakang nya.


Mereka memutuskan untuk kembali ke kantor..tampak dua buket bunga sudah menyambut kedatangan Kristy..buket pertama dari Maiden karena jika dia mengirim bunga apapun itu pasti dia selalu menyelipkan setangkai mawar putih hingga membuat Kristy dapat mengenali nya meski tanpa nama pengirim nya.


Dan buket kedua dari Roger..bunga itu sangat besar hingga menutupi sudut ruangan Kristy..tampak di kartu nya tertulis nama Vincent Schutzataffel..dia benar-benar tidak habis pikir dengan pria itu..ck mengirim bunga seperti mau memberi selamat atas pembukaan kantor baru saja..sangat besar bunga nya.


"Kristy ada tamu untuk mu.. Margin Sorensen ingin bertemu dengan mu untuk membahas mengenai desain yang telah kau ajukan kemarin sewaktu di pertemuan" kata salah satu pihak dari front office memanggil Kristy.


"Hah..tumben sekali beliau kemari..aku pikir kami akan bertemu besok saja saat makan malam" meski Kristy agak bingung tapi dia mempersilahkan Margin masuk.


Margin..wanita cantik itu memiliki rambut yang cenderung pirang dia berjalan dengan anggun dan memasuki ruangan kemudian duduk di sofa yang menghadap ke meja Kristy.

__ADS_1


Pandangan mata nya meneliti sebuah buket bunga besar yang ada di sudut ruangan Kristy.


"Waah..apa ada perayaan..siapa yang harus ku beri selamat?" tanya nya sangat antusias.


"Kristy hari ini sudah menjadi karyawan tetap di perusahaan ini nona..dan bunga yang itu dari kekasih nya" Lily menjawab mewakili Kristy dengan sedikit iri namun tak ada nada sinis dari ucapan nya.


"Wow.. congrats Kristy..hmm sayang sekali aku tidak tau kalau aku tau aku sudah memberikan hadiah untuk mu..maafkan aku ya" ujar Margin memberi selamat pada Kristy.


"Eh tidak usah terimakasih..ini bukan apa-apa" jawab Kristy tersenyum dengan sungkan dan mulai membuka materi program yang sudah dia siapkan untuk Margin di laptop nya.


Kristy tak lagi memperhatikan Margin yang seperti tertarik pada sebuah kartu nama yang ada di karangan bunga itu kemudian membuka isi nya..kening nya berkerut kemudian dia menatap Kristy dengan tatapan tidak percaya.


"Vincent Schutzataffel..apa ini bunga dari nya..ada hubungan apa kau dengan Vincent Schutzataffel Kristy?" tanya Margin dengan wajah yang sukar di tebak menatap Kristy intens.


Margin tampak menatap Kristy dengan pandangan sulit di mengerti lalu bertanya dengan tenang.


"Apa kau teman nya Maiden yang akan makan malam besok?" tanya Margin setelah nya.


"I..iya benar" jawab Kristy jujur.


"Baiklah besok saja kita berbincang karena ada hal penting yang harus ku urus..besok sekalian makan malam saja" pamit Margin setelah berkata seperti itu.


Kristy tidak mengerti dengan tujuan kedatangan margin yang begitu tiba-tiba..dia hanya bisa menghela nafas nya panjang.

__ADS_1


*


*


Kristy tiba di rumah pukul 7 malam dan ternyata dia melihat Roger sudah ada di paviliun nya tengah bekerja..Roger menepati janji nya pulang sebelum makan malam.. benar dia tidak berbohong dan Kristy tersentuh dengan kesungguhan nya.


"Hay kau sudah tiba..how was your day?" Tanya Roger bangkit dari duduk nya dan mendekati Kristy kemudian memeluk gadis itu sebentar sebelum melepaskan nya lagi dan berkata.


"Congrats on your job my Kristy.. you're so great and i am proud of you" Roger menatap lekat Kristy dan memberi selamat atas pekerjaan Kristy.


"Thank you Roger..how about you..apa pekerjaan di HK lancar?" tanya Kristy setelah berterima kasih.


"All is good Kristy.. sebenarnya aku sedang mencari identitas baru yang tak terlalu jauh dari sini..minimal ya untuk 3 tahun ke depan lah" jawab Roger tersenyum manis menatap Kristy.


"Begitu kah" balas Kristy yang teringat jika Roger sudah terlalu lama menggunakan identitas nya yang sebagai Vincent Schutzataffel.. orang-orang akan curiga jika tau Vincent Schutzataffel tetap muda sedangkan usia nya di taksir hampir 40 tahun dengan wajah yang selalu muda seperti itu akan menimbulkan kecurigaan pada orang lain.


"Bukan kah kau akan menjadi mahasiswa di sekolah seni yang ada di NY?" tanya Kristy teringat dulu Roger pernah bilang akan pindah dan sekolah seni di NY.


"Awal nya memang iya tapi itu sebelum bertemu dengan mu..setelah bertemu dengan mu aku jadi berubah pikiran..kau kan belum yakin apa mau ikut dengan ku atau tidak maka dari itu lebih baik aku saja yang mengalah..aku tak bisa jika tak bertemu dengan mu sering-sering jika ke NY..kau juga tidak bisa meninggalkan negara ini selama 3 tahun ke depan bukan..Karena itu lah aku mencari identitas yang tak terlalu jauh..di HK juga ada sekolah seni tadi nya aku berpikir akan pindah ke MLY atau IDN saja tapi jika di sana aku akan sangat menarik perhatian..pada akhirnya hanya ada pilihan di SG, HK dan Dubai karena di sana aku bisa membaur dengan mudah karena banyak suku bangsa nya" jelas Roger mengenai rencana nya.


"O..oh.." Kristy sangat terharu hingga memeluk Roger dengan spontan.


Roger begitu pengertian..setidak nya dia tidak perlu khawatir akan hidup nya selama 3 tahun ke depan..dia masih bisa menjalankan kewajiban nya pada negara,bisa berhubungan dengan Maiden dan juga ada Roger yang selalu mendampingi nya meski dengan identitas yang berbeda.

__ADS_1


__ADS_2