THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah

THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah
Ep_72


__ADS_3

Roger memilih tinggal di paviliun Kristy bahkan barang-barang nya sudah ada sebagian yang di pindah kan.. Kristy membiarkan saja apa yang ingin Roger lakukan..jika di tanya Roger pasti akan menjawab asal dan dia tidak akan mendapatkan jawaban yang jelas.


"Aku hanya ingin selalu di dekat mu sayang..dari Senin sampai Jumat kau sibuk dengan pekerjaan hanya akhir pekan saja kita memiliki waktu berdua seharian di sini..kau juga tidak mau berhenti dari pekerjaan mu padahal aku kan bisa memenuhi kebutuhan mu" Roger mengeluarkan keluh kesah nya yang hanya ingin bersama Kristy menikmati waktu tanpa di ganggu oleh apapun itu termasuk pekerjaan, Roger ingin menghabiskan waktu bersama Kristy wanita yang dia cintai.


"Sayang..dengarkan aku..maaf jika aku kurang ada waktu untuk bersama mu menikmati waktu bersama..maaf,aku hanya baru menikmati masa bekerja ku,memiliki banyak teman,dan merasakan menjadi orang dewasa..aku hanya ingin menikmati hidup sebagai orang normal sebanyak mungkin sebelum nanti pada akhir nya aku ikut dengan mu dan menjadi bagian dari kaum Alchemist..aku hanya tidak ingin menyesal di kemudian hari karena banyak melewatkan hal-hal yang belum sempat ku coba..mengerti lah hm..aku melakukan ini hanya untuk bisa bersamamu nanti nya" kata Kristy menjelaskan dan sedikit memberikan pengertian,dia usap pipi Roger dengan tatapan mata yang meneduhkan.


"J..jadi..jadi kau mau memikirkan untuk ikut bersamaku sayang?" tanah Roger tidak percaya dan tentu nya dia sangat bahagia dan penuh binar.


"Iya..jadi beri aku waktu untuk bisa menikmati hidup sebagai manusia normal seperti bekerja, bersenang-senang,dan menghabiskan waktu bersama teman sebelum nanti nya perlahan-lahan aku akan mulai menghilang dan mengucapkan selamat tinggal pada kehidupan ku yang dulu dan juga pada Maiden..beri aku waktu waktu 1 tahun,apa kau mau?" kata Kristy dengan lembut menjelaskan kemantapan nya untuk ikut dengan Roger.


Tentu saja Roger mengangguk,dia belum pernah melihat orang yang menolak untuk hidup abadi dan muda selama nya..baru Kristy..ya gadis itu bukan lah gadis biasa..bagi nya mengambil keabadian bukan lah sebuah hal yang mudah,mengambil keabadian berarti dia melakukan pengorbanan untuk bisa hidup bersama orang yang dia cintai,dia memang butuh waktu untuk bisa mengambil langkah yang tepat dan Roger akan selalu berada di samping nya untuk memberikan dukungan kepada gadis nya.


Roger juga sadar bahwa dia lah yang datang belakangan karena sebelum diri nya bersama Kristy, Kristy dan Maiden sudah bersama jauh sebelum diri nya masuk di antara dua orang itu..dia harus bisa menghormati hubungan yang sudah terjalin sejak lama antara Kristy dan Maiden dimana dia belum ada di antara mereka.


"Sayang apa kau tidak pengap tinggal di sini?" tanya Kristy yang seketika ingat dengan hotel xxx yang Roger tempati jauh lebih luas dari paviliun nya.

__ADS_1


"When I am with you,I don't need space sayang..dimanapun kau berada maka di situ aku akan mengikuti mu" jawab Roger singkat.


"Begitu kah..baiklah terserah kau saja" Kristy hanya membiarkan saja Roger melakukan apa yang ingin dia lakukan.


Sebenar nya Kristy membutuhkan ruang lebih untuk privasi nya..dia ingin menghubungi Maiden tapi karena Roger yang belakangan ini selalu membuntuti nya bagaikan anak kucing yang takut di tinggal pemilik nya membuat Kristy tidak leluasa untuk melakukan apapun..dia ingin menghubungi Maiden dan menanyakan kabar pada Maiden serta mengobrol tapi tidak bisa karena Roger selalu mengikuti nya kemanapun.


Dengan banyak pertimbangan akhir nya Kristy memilih untuk tinggal di rumah utama agar mereka memiliki ruang lebih besar lagi,kabar itu tentu membuat Roger senang bukan main.


"Benarkah.. seriusan sayang?" tanya Roger senang bukan main.


"Iya sayangku..di sini terlalu sempit untuk berdua" jawab Kristy tersenyum dan mengangguk serta mengusap kepala Roger yang sedang rebahan di pangkuan nya.


Selama tinggal di mansion Kristy belum pernah masuk kedalam rumah Roger lebih jauh lagi..dia juga tak tau dimana kamar Roger berada.. Kristy hanya sempat memasukin ruang tamu, dapur,serta perpustakaan, yang Kristy tau di lantai dasar ada dua kamar staf,satu perpustakaan,satu kamar master yang sangat besar,dan beberapa kamar yang ukuran nya mungkin tidak sebesar kamar master..dia tak tau dimana kamar Roger dan yang mana karena semua kamar menurut penglihatan nya sama-sama besar.


"Ayo biar aku tunjukkan kamar ku" ajak Roger yang seakan tau isi otak Kristy.

__ADS_1


Roger bangun dan menggenggam tangan Kristy lalu membawa nya memasuki rumah utama..mereka menuju lantai dua dimana di sana ada tiga kamar dan masing-masing terdapat sofa besar di depan kamar nya.


Roger membawa Kristy ke kamar sebelah kiri,kamar yang Kristy yakini adalah kamar Roger sendiri.. Kristy terpana melihat betapa luas dan besar nya kamar milik Roger itu.. tiba-tiba terlintas dipikiran nya apa sebelum diri nya Margin juga pernah memasuki dan tinggal di sini bersama Roger..astaga otak Kristy mulai konslet.


"Selamat datang di kamar kita sayang..yang ada di sebelah situ adalah kamar tamu jika adik-adik ku datang dan mampir sejenak" kata Roger sambil menunjukkan kamar nya yang mungkin 5 kali lipat nya dari paviliun yang dia tempati..sangat luas dan terlihat maskulin..lantai nya beralaskan parket kayu yang elegan dan tentu nya mahal dan high class.


Ranjang nya sangat besar mungkin muat untuk 5 orang dewasa seperti Roger, sofa dan beberapa alat olahraga juga tampak ada di sana dengan posisi menghadap jendela besar..semua perabot nya sangat maskulin dan berkelas.


"Kamar mu sangat bagus..apa sebelum nya Margin juga pernah tinggal di sini?" tanya Kristy tiba-tiba.


Roger tersenyum dan mengusap kepala Kristy dengan lembut,dia bawa tangan Kristy mendekati bibir nya dan dia kecupi tangan itu dengan lembut.


"Tidak ada sayang selain staf yang bersih-bersih..dia tidak pernah aku ajak ke kamar ku ataupun ke lantai atas..hanya kau yang pertama dan tidak ada yang lain nya" jawab Roger lembut memeluk Kristy penuh sayang.


Kristy terharu karena dia menjadi yang pertama memasuki kamar pribadi Roger..dia sungguh merasa di istimewa kan oleh Roger..dia semakin mencintai Roger.

__ADS_1


"Apa setelah menikah kita akan tinggal satu kamar atau masing-masing?" tanya Kristy polos.


"Sayang,kau ini aneh atau bagaimana sih.. bagaimana bisa kita memiliki anak jika kita pisah kamar hm..setelah menikah kita akan satu kamar,jika kau lebih nyaman di paviliun mu maka aku yang akan ikut tinggal di paviliun bersama mu" ujar nya dengan senyum nakal sambil mengeluarkan koper nya dan mulai memasukkan pakaian nya kedalam koper dan membuat Kristy hanya geleng-geleng kepala.


__ADS_2