
"Aku tidak tau berapa bulan mereka kenal.. Aku hanya tak menyangka jika Roger menikahi nya secepat ini,sedangkan aku yang bertahun-tahun menanti kepastian dari nya berkahir menyerah dan membatalkan pertunangan kami..aku tidak bisa menerima nya..sungguh terlalu sakit untukku" desis nya lagi berusaha menahan kemarahan nya agar tak terlihat wajah asli nya.
"Kenapa mereka bisa secepat ini menikah,padahal mereka baru beberapa bulan saling mengenal" kata Femme yang seakan sangat tertarik namun merasa geram juga.
"Dia hanya manusia biasa yang ditemui Roger di negara S..mereka baru mengenal tapi lihat lah ini..mereka sudah menikah dan aku yang selama ini menunggu sebuah kepastian malah diabaikan dan berakhir menyedihkan" desis Margin lagi dengan tangan mengepal erat mencengkram gelas wine yang dia pegang.
Padahal Kristy tau kalau Margin masih mencintai Roger,tapi kenapa malah dia mau menikah dengan Roger tanpa memikirkan perasaan nya yang benar-benar hancur tak bersisa..dia sakit hati dengan perlakuan Roger dan Kristy..dia akan membalas sakit hati nya karena mereka telah bahagia di atas penderitaan nya.
Saat itu dia tak mau menunggu lebih lama lagi karena dia merasa sudah cukup untuk menahan kesakitan yang dia rasakan..Roger tak pernah sekalipun mengatakan akan membatalkan pertunangan pada nya atau akan menikahi nya dan status nya hanya di gantung tanpa kejelasan..dia wanita,dia ingin di beri kepastian yang benar-benar dia inginkan.
Tapi Roger sama sekali tak memikirkan perasaan nya..dia tak sanggup lagi menahan buncahan emosi dan kekecewaan meski dia masih mencintai pria itu dan akhir nya dia kalah dan membatalkan pertunangan mereka.
__ADS_1
Selama berpisah tidak pernah sekalipun Roger menemui nya dan memikirkan lagi semua karena hubungan mereka bukan setahun dua tahun melainkan puluhan tahun.. justru sebalik nya Roger malah menikahi wanita lain yang jelas-jelas baru bertemu dengan nya beberapa bulan yang lalu.
Sungguh dia amat sangat kecewa dan sakit hati akan perlakuan tidak adil Roger terhadap nya.
Tampak Bastien menatap Margin dengan senyum miring nya..dia tau kisah Margin yang bertahun-tahun menjadi tunangan tanpa kejelasan.
"Yah..begitu lah kalau orang sudah jatuh cinta..cinta bisa membuat laki-laki menjawab bodoh dan tak menyadari kalau ada berlian yang lebih berkilau dari sekedar batu kerikil" kata Bastien sambil tersenyum kecil menyesap wine nya dan menatap sekilas Margin yang semakin terbakar akan cemburu nya.
"Kalian tau bukan tradisi di kaum kita jika ada anggota baru dari kaum manusia maka dia harus meminum ramuan keabadian itu..Robingham pasti akan memberikan ramuan itu agar dia bisa menjadi bagian dari kaum kita..jika saja aku bisa mengambil formula dari ramuan itu dan aku akan menghancurkan nya tak bersisa lalu kita tidak perlu lagi menerima anggota baru dari luar" kata Bastien memancing kedua gadis itu yang memang memiliki perasaan yang sama pada Roger.
"Keluarga Schutzataffel memang terlalu baik terhadap manusia biasa..mereka tidak boleh terus menjadi pemimpin dari kaum Alchemist lagi..kita harus berusaha lebih keras lagi untuk melakukan sesuatu agar keluarga Schutzataffel tidak lagi bisa memihak manusia biasa lagi..Apa kalian tau bahwa bulan kemarin Roger baru menemui Sam pemilik AH.Corps di kota S untuk melakukan pembicaraan mengenai alchemy dan kaum kita di tempat rahasia yang telah mereka tentukan?" kata Femme menatap kakak nya dan juga Margin dengan tatapan sulit di artikan ada sebuah keteguhan dan keseriusan dari nada bicara nya.
__ADS_1
"Kenapa Roger bertemu dengan Sam..bukan kah dia bukan dari kaum kita..dia hanya manusia biasa bukan?" tanya Margin yang terkejut dengan pernyataan Femme yang mengatakan bahwa Roger melakukan pertemuan tertutup dengan Sam pemilik AH.Corps.
"Yang aku dengar dari informan ku,Roger ingin membeli perusahaan nya namun Sam menolak untuk menjual nya karena dia terlalu sayang dengan perusahaan nya..tak kehilangan akal Roger pada akhirnya menawarkan hal yang lain pada Sam untuk membujuk nya agar mau menjual perusahaan nya..yang aku dengar Sam memang mencintai perusahaan nya tapi dia lebih mencintai ilmu pengetahuan dan Roger pun menawarkan pengetahuan tentang kaum Alchemist..
Apa kalian tau sejak lama Sam bahkan sudah mencium jejak keberadaan kaum kita yang sudah kita tutup amat sangat rapat nya..beberapa tahun lalu dia semakin gencar untuk mencari informasi mengenai kaum kita,dan kini Sam telah mengetahui fakta tentang kaum Alchemist" jelas Femme mengenai informasi yang dia dapat dari informan yang terpercaya yang dia miliki.
"Kau yakin..ini tidak bisa di biarkan..ini jelas kesalahan yang tak boleh terjadi..kaum kita bisa dalam bahaya jika banyak orang yang tau tentang keberadaan kita..Roger sudah kelewatan dengan menawarkan informasi tentang kita pada manusia biasa yang sewaktu-waktu bisa menjadi ancaman untuk kita..aku tidak bisa diam saja dengan kewenangan Roger yang semena-mena" kata Bastien mendengus saat tau informasi dari adik nya dan berkata lagi.
"Kita tidak bisa membahas nya di sini..aku sudah mendapatkan tempat yang aman untuk kita membahas mengenai masalah ini...kita harus membuat rencana yang matang untuk bisa menghasut para anggota yang lain nya agar mau berpihak dan menentang keluarga ini..aku akan menghubungi beberapa anggota yang sudah bergabung dengan kita dan aku juga akan mencoba untuk berbicara dengan yang lain nya juga..jika di biarkan begitu saja maka kaum kita bisa dalam bahaya dan terancam kesejahteraan nya yang selama ini kita jaga..keluarga Schut'z tidak bisa lagi menjadi pemimpin kaum Alchemist karena dia membawa pengaruh buruk dengan kesejahteraan kita yang selama ini aman dan terkendali" kata Bastien melanjutkan ucapan nya yang tadi sempat terjeda.
"Kau benar ka,kita tidak bisa lagi membiarkan keluarga Schut'z memimpin klan tertinggi dalam kaum kita..aku tidak mau sampai ada korban jika di biarkan begitu saja..aku akan bicara pada para gadis-gadis itu tentang ini" kata Femme sependapat dengan sang kakak yang menurut nya benar dalam mengeluarkan pendapat dan meminta ijin pada kakak nya untuk melakukan sesuatu.
__ADS_1
Bastien paham arti tatapan adik nya..dia mengangguk dan mempercayai apa yang akan adik nya lakukan karena adik nya tau apa yang harus dia lakukan..sedangkan Margin,dia tampak bingung dengan sikap kedua kakak adik itu.