
"Baru anda nyonya" jawab Rogam menyengir dan membuat Kristy semakin Gegana..dia masih ingin hidup..kini dia semakin merasa tertekan.
Di saat Kristy tengah gundah gulana memikirkan nasib nya tiba-tiba Roger menelfon nya dan dia angkat dengan sedikit menggerutu.
"Hallo Kristy.. bagaimana latihan nya?" tanya Roger setelah telefon tersambung.
"Kami baru mau mulai..Roger apa tidak bisa kami meminjam mobil dari sini saja.. Aku sungguh malu Roger..kami jadi bahan tontonan oleh para pengunjung di sini..kau kan suka privasi begitu pun aku..aku juga suka privasi.. Rogeeeerrr" rengek Kristy membuat Roger terkekeh lalu berkata.
"Baiklah..sebentar mana Rogam?" tanya Roger mencari Rogam dan Kristy menyerahkan ponsel nya pada Rogam kemudian mereka berbincang sebentar lalu Rogam menyerahkan ponsel Kristy.
Telefon sudah terputus..Rogam berjalan menuju tempat dimana manager driving center berada..entah apa yang mereka bicarakan hingga tiba-tiba terdengar suara pengumuman.
"MOHON PERHATIAN SEMUA NYA, KEPADA SELURUH PENGUNJUNG YANG INGIN MENGGUNAKAN DRIVING CENTER INI KAMI SANGAT MEMINTA MAAF KARENA UNTUK HARI INI KAMI AKAN TUTUP LEBIH AWAL..SILAHKAN KE PIHAK RESEPSIONIS UNTUK MENDAPATKAN REFUND.. TERIMAKASIH DAN MAAF SEKALI LAGI"
Tiba-tiba terdengar suara pengumuman..tampak manager on duty di sana menghampiri para pengunjung dan menyuruh mereka untuk meninggalkan lokasi..tentu hal itu membuat Maiden dan Kristy tercengang dan saling pandang.
"Ya tuhan...bukan seperti ini maksud nya" gumam Kristy putus asa dengan keputusan Roger yang meminta untuk menutup tempat ini hanya untuk nya.
Kristy kadang merasa sulit berbicara dengan Roger orang yang tak tau rasa nya hidup selayak nya manusia biasa..Dia benar-benar sulit untuk mengerti isi otak Roger yang kelewat batas.
Maiden terpelongo melihat perlahan tempat ini mulai kosong..hanya ada mereka bertiga dan para staf di sana..dia benar-benar respek dengan Roger yang benar-benar memperlakukan Kristy sangat spesial.
"Hey Kristy..ini beneran kah..astaga Roger benar-benar menutup area ini hanya untuk mu agar kau merasa nyaman..oh god you lucky girl" kata Maiden pada Kristy dengan tatapan masih belum percaya dan Kristy hanya bisa mendesah pasrah dengan ulah Roger.
__ADS_1
"Tuan menyukai privasi begitu pun dengan nyonya..tuan hanya ingin nyonya merasa nyaman selama berlatih agar tidak ada yang bisa menggangu nya..mari nyonya silahkan" kata Rogam mewakili Kristy menjawab pertanyaan Maiden meski jawaban nya dia buat sendiri.
"Nyonya..wow kapan kalian menikah kenapa aku tidak kau undang..wah kau membuatku sakit hati kau tau" ledek Maiden begitu senang melihat Kristy berwajah masam.
"Ck..tanya Rogam..jangan tanya aku" jawab Kristy ketus mendelik pada Maiden yang asik terkiki melihat wajah nya yang sudah seperti cucian.
Kristy pun masuk ke dalam mobil dan di sebelah nya ada Rogam yang sudah siap mengarahkan apa saja yang harus Kristy lakukan..sedangkan Maiden hanya menahan tawa nya sesekali meledek Kristy dan membuat Kristy benar-benar ingin menyumpal mulut Maiden.
Acara latihan pun selesai tanpa ada yang terluka dan tanpa goresan atau baret pada mobil..semua lancar tanpa hambatan tentu Rogam berperan penting dalam setiap proses nya.
Mereka ke mansion setelah kembali dari driving center.. Kristy mengundang Maiden untuk makan malam di mansion bersama yang lain nya juga.. Maiden di sambut hangat oleh yang lain nya selain Rogam yang memang tak terlalu suka dengan Maiden.. Kristy memahami nya karena jika yang ada di posisi Rogam adalah diri nya maka dia pun akan seperti Rogam.
Kristy memasak untuk Maiden,dia sudah terbiasa memasak sejak kecil hanya saja di mansion ini Roger melarang nya melakukan hal yang biasa dia lakukan.. benar-benar menjaga nya si Roger itu dan dia juga suka.
"Thank you..tapi aku belum memutuskan" balas Kristy tersenyum.
"Apa yang harus kau putuskan..hey kau bahkan sudah di panggil nyonya loh dari tadi..bukan kah itu menunjukan bahwa kau adalah orang penting bagi tuan mereka?" tanya Maiden penasaran.
"Ck..Rogam memang menyebalkan dia juga aneh sudah berkali-kali aku mengoreksi kata-kata nya tapi dia masih saja kekeh memanggil ku dengan sebutan nyonya..aku lelah dan aku akan membiarkan nya sesuka hati nya saja" kata Kristy bersungut-sungut mengenai kelakuan si Rogam itu.
"Hahaha..kau harus menerima itu Kristy..itu arti nya dia ingin menegaskan pada semua orang bahwa kau adalah milik tuan nya" kata Maiden yang mengerti dengan sikap Rogam.
"I am my own person" Kristy menekankan bahwa dia adalah milik nya sendiri bukan milik siapa-siapa.
__ADS_1
"Hahaha ya I know Kristy,but when two people fall in love and they commit to each other,then two person will become one..pikirkan itu Kristy..nanti kau juga akan mengerti" kata Maiden menasehati Kristy agar memikirkan kembali ucapan nya.
Mereka mengobrol sebentar sebelum Maiden pamit pulang karena hari semakin larut.
"Besok aku jemput" kata Maiden akan menjemput Kristy untuk ke tempat janjian mereka sebelum masuk ke dalam taksi.
"Hmm see you" Kristy mengangguk dan melambaikan tangan mengantar kepergian Maiden.
Tak lama setelah Maiden pulang ponsel Kristy berbunyi dan tampak Roger menelfon nya,Roger pasti akan menanyakan soal latihan tadi sore..Kristy mengangkat telfon dan masuk kedalam kamar mereka mengobrol banyak hal.
"Roger aku tidak tau apa aku akan bisa hidup dengan mu atau tidak" kata Kristy mendesah pelan.
"Kenapa?" tanya Roger keheranan.
"Aku hanya takut jika suatu saat nanti kehidupan ku tak lagi baik seperti sekarang aku takut tak bisa kembali pada kehidupan ku sebelum bertemu dengan mu" jawab Kristy mengutarakan keresahan nya.
"Kenapa kau membayangkan hal yang buruk Kristy?" tanya Roger sedikit heran dengan sikap Kristy.
"Aku hanya bicara mengenai hal yang bisa saja terjadi dalam kehidupan kita.. Roger realita nya saja" kata Kristy bicara tentang kejadian yang bisa terjadi kedepan nya.
"Kristy aku tak mau kau kembali ke kehidupan mu yang dulu sebelum bertemu dengan ku.. that's the whole point" kata Roger terdengar sedikit lelah dari kata-kata nya.
Entah sampai kapan Kristy akan bisa benar-benar menerima diri nya dalam hidup nya..dia benar-benar tulus mencintai Kristy dia bahkan telah menyerahkan seluruh hati nya dan juga semua yang dia miliki pada Kristy.
__ADS_1
Roger hanya tak mau melihat kemungkinan yang bisa terjadi bahwa suatu saat mereka bisa saja berpisah karena suatu hal..dia tak mau membayangkan dan menerka-nerka mengenai hal buruk yang bisa saja terjadi.