
"Ya kau benar.. Aku tau kau perlu tempat tinggal dan aku juga tau kau tak bisa membayar lebih jika tempat itu mahal dan kau juga tidak akan mau jika ku ajak tinggal dengan cuma-cuma bukan?" jawab Roger jujur.
"Jadi rumah itu kau beli dari tuan Alardo Altair Vander Hock untuk di sewakan padaku.. begitu?" tanya Kristy mempertegas dan memperjelas.
"Emm..aku..emm..ya begitu lah" Roger tampak ragu menjawab nya.
Kristy tampak berpikir keras dan dia sudah menduga nya sebelum nya..pria gila di depan nya ini Sudja mensetting nya sedemikian rupa agar terkesan tidak ada campur tangan dari nya sendiri..ingin sekali Kristy menolak tapi dia sudah nyaman dan cocok dengan rumah itu.
"Harga sewa nya terlalu murah" jawab Kristy pelan.
"Aku tau kau tidak mampu membayar lebih dan sebenar nya aku juga tidak butuh uang mu..kau bahkan bisa tinggal sesuka mu di sana.. Aku tidak masalah" jawab Roger buru-buru.
"Huftt..baiklah aku tidak akan pindah dan tetap di sana karena aku tinggal juga membayar dengan uang ku sendiri" Kristy akhir nya memutuskan untuk tetap tinggal.
"Kau benar..kau tidak berhutang apapun padaku..kau juga tinggal di sana dengan uang mu sendiri" kata Roger menimpali.
"Baiklah aku pulang dulu" pamit Kristy membuat Roger salah tingkah gelagapan.
"Eh..kau belum menjawab pertanyaan ku Kristy" potong Roger buru-buru sebelum Kristy pergi.
"Pertanyaan apa?" tanya Kristy bingung.
__ADS_1
Roger tampak mengeluh dalam hati karena selama masa hidup nya yang panjang ini belum pernah dia menyatakan cinta berkali-kali..bahkan dia belum pernah se terbuka ini selama ini.
"Aku belum pernah jatuh cinta pada perempuan seperti ini dan segila ini Kristy.. Aku tidak pernah secepat ini dalam mencintai dan menyatakan perasaan pada wanita..kau tidak mengerti Kristy kau adalah wanita pertama yang membuat ku yakin akan perasaan ku sendiri..saat aku melihat mu aku tak ingin jauh dari mu..aku ingin selalu bersamamu dan aku seakan melihat wanita yang ingin ku nikahi anak berbagi hidup selama nya hanya dengan mu" jelas Roger tulus.
Kristy terkejut mendengar pria di depan nya ini begitu blak-blakan pada nya..ini di luar dugaan nya.
"Roger kita bahkan belum terlalu mengenal satu sama lain..kita baru bertemu 2 bulan yang lalu aku bahkan tidak tau banyak tentang mu.. bagaimana bisa aku memercayai kata-kata mu..kau juga belum mengenal ku lebih dari ini..think again Roger" jelas Kristy yang seakan tak tau harus bagaimana lagi menyikapi Roger.
"Tidak Kristy..aku justru tau segala sesuatu tentang mu..kau lahir tanggal 27 November,makanan kesukaan mu segala yang berhubungan dengan mie,kau memiliki peliharaan seekor kucing waktu kecil,nenek mu meninggal 3 Minggu sebelum kita bertemu di bandara,ibu mu bernama Jeima,uang di rekening mu ada 4000 dollar.......,.........," Roger masih terus menyebutkan fakta tentang Kristy yang membuat Kristy terkejut dan tercengang hingga menutup mulut nya sendiri.
"Ya tuhan.. Aku tau kau berkuasa Roger tapi kau tidak harus bertindak seperti stalker.. Aku tidak tau harus bersikap bagaimana lagi dengan mu" Kristy tak dapat berkata-kata lagi dia segera memasuki lift.
"Aku tidak bermaksud begitu Kristy..aku..emm..aku mencintaimu apa ada nya diri mu.. Aku sangat mengenal diri mu dengan baik Kristy.. Aku tau rasa nya ini tidak setara karena kau bahkan tidak memiliki akses informasi yang sama" jelas Roger setelah menjelaskan.
"Kau benar Roger..kita tidak sama dan kau tau aku paling tidak suka privasi ku di langgar" jawab Kristy berusaha tenang.
"Pelase let know how I fix it" pinta Roger namun di abaikan oleh Kristy bergegas hendak menutup lift namun Roger menahan nya.
"Beri aku kesempatan Kristy..datang lah besok jika kau ingin tau aku yang sebenar nya..kalau kau tetap tidak menyukai ku setelah tau mengenai diriku dan menghabiskan waktu bersama ku seharian maka aku akan mundur" jawab Roger.
Kristy memejamkan mata nya dan menghela nafas nya panjang.
__ADS_1
"Roger..bukan aku tidak menyukai mu bukan..aku menyukai mu sejak pertama kali kita bertemu di bandara.. Aku sangat menyukai mu tapi aku takut karena kau terlalu sempurna dan aku tidak suka privasi ku di langgar seperti ini..aku akan memberikan mu kesempatan asal kau mau berjanji pada ku" kata Kristy pelan.
"Aku janji Kristy" sela Roger cepat.
"Berjanji lah kau tidak akan menguntit ku lagi.. Aku ingin. kau menjadi laki-laki yang menanyakan kabar ku atau keberadaan ku melalui pesan singkat atau bertelepon..jadilah seperti pria normal yang tidak memiliki akses luar biasa untuk mencari tau tapi cari tau lah dan bertanya kah padaku mengenai diriku karena itu akan lebih baik daripada kau melanggar privasi ku dan berjanji lah jika suatu saat aku ingin pergi maka jangan mencariku menggunakan akses mu" jelas Kristy tegas tanpa bantahan.
"Ke.. kenapa..kenapa kau ingin pergi?" tanya Roger tertegun.
"Garis hidup kita tidak ada yang tau kedepan nya..masalah akan silih datang berganti bisa saja suatu saat nanti kita berselisih paham dan hubungan kita memburuk maka aku tidak mau memiliki musuh seberkuasa dirimu,akan lebih baik jika kita tidak memiliki hubungan apapun" Kristy menjelaskan bahwa mereka tidak selalu bisa harmonis dalam menjalani suatu hubungan.
"Aku mengerti..pandangan mu mengenai hidup cukup sinis Kristy.. Aku janji aku tidak akan menggunakan akses ku untuk mencari tau mengenai dirimu dan aku akan menjadi seperti pria pada umum nya yang berkirim pesan dan bertelepon jika ingin tau keberadaan dan kabar mu..aku juga berjanji jika kau yang ingin pergi dariku maka aku tidak akan mencari u menggunakan akses ku" janji Roger menjawab dengan tegas dan yakin.
"Baik lah.. terimakasih,besok aku harus bekerja mungkin lebih baik akhir pekan saja kita menghabiskan waktu bersama untuk saling mengenal" jawab Kristy.
"Akhir pekan terlalu lama Kristy.. tidak bisakah kau ambil cuti sehari Kristy?" jawab Roger tidak sabaran karena akhir pekan sangat lama bagi nya.
"Ya tuhan Roger..aku ini masih karyawan percobaan..jika aku cuti maka gaji ku akan di potong sehari" ujar Kristy kesal menatap jengkel Roger.
"Aku bisa membeli perusahaan itu jika kau mau..aku akan membuat kebijakan baru bahwa karyawan percobaan bisa ambil cuti juga" jawaban Roger cepat lalu mengambil ponsel nya dan menghubungi seseorang.
"Halo Smith tolong cek nilai perusahaan yang detail nya akan aku krim ke email sebentar lagi..nant____" belum selesai Roger berujar Kristy sudah memutuskan sambungan telefon nya lebih dulu.
__ADS_1