THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah

THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah
Ep_122


__ADS_3

"Kau tau Kristy..saat itu yang ada di pikiran kami hanya lah kami ingin bahagia dan selalu bersama bagaimana pun cara nya kami harus tetap bersama..kami juga tak berpikir akan resiko nya yang akan kami terima..aku bahkan tidak memperdulikan Louis yang semakin hari semakin bertambah dewasa ,karena bagiku dia tetap Louis yang aku cintai,kami juga sudah bersiap diri jika suatu saat kami dipisahkan oleh kematian karena itu adalah salah satu resiko nya yang harus kami terima..kami tidak punya pilihan lain selain bersiap untuk kemungkinan terburuk nya,namun yang aku tau adalah aku sudah bertekad untuk hidup demi anak-anak kami kelak..bagi ku lebih baik bersama nya meski dalam waktu singkat dari pada tidak sama sekali" jelas Meidiana menjawab pertanyaan Kristy dengan jelas dan lugas penuh kemantapan.


Kristy mengangguk mengerti dengan yang Meidiana katakan..dia paham dan mengerti tentang kisah mereka berdua..dia berpikir mungkinkah dia dan Roger bisa menjadi seperti Meidiana dan Louis..Roger tersenyum dan menggenggam tangan Kristy dengan lembut untuk memberikan ketenangan pada istri nya itu.


Roger tau Kristy bertanya seperti itu pada Meidiana agar dia bisa mengukur seberapa jauh dia bisa bertahan dan apakah dia bisa seperti Meidiana dan Louis kelak..Roger tak akan memaksakan kehendak nya jika Kristy memang belum siap untuk menjadi abadi.


"Sayang..bukan kah aku sudah pernah bilang aku akan menunggu mu kapan pun kau siap..lagi pula bukan nya Robingham sudah memberikan kita ramuan itu sebelum dia melakukan penelitian nya itu,so jangan khawatir dan jangan terburu-buru untuk membuat sebuah keputusan besar yang nanti nya akan merubah seluruh hidup mu..aku tak ingin kau menyesal karena membuat keputusan yang terburu-buru..kita jalani saja seperti ini dan mungkin jika nanti anak-anak kita lahir,mereka lah yang nanti nya akan merubah pikiran mu dan mau menjadi abadi untuk menyaksikan sendiri bagaimana anak kita tumbuh nanti nya..masih banyak waktu sayang" kata Roger berusaha memberikan pengertian dan ketenangan pada Kristy yang tampak gusar.

__ADS_1


Kristy menatap ke arah Roger,dia tersenyum dan mengangguk setelah mendengar kata-kata Roger barusan..benar saja dia jauh lebih tenang sekarang, setidak nya dia bisa berpikir lebih matang lagi sebelum mengambil sebuah keputusan toh nanti nya dia juga ingin hidup bersama dengan Roger selama nya..pada akhir nya dia juga akan menjadi seperti Roger dan yang lain nya hanya saja waktu nya bukan sekarang.


Hati nya kian menghangat setelah mendengar kata-kata Roger yang menenangkan nya..dia berjanji akan segera memutuskan untuk membuat sebuah keputusan yang terbaik nanti nya.


"Tenang saja Kristy..biasa nya kaum kami sangat lah susah untuk menentukan pasangan nya,banyak pertimbangan dan hal-hal lain yang akan kami ambil entah itu baik nya entah buruk nya dan kami pun harus siap dengan segala resiko yang akan kami terima nanti nya..untuk kasus ku itu adalah sebuah pengecualian..biasa nya kaum kami baru akan memutuskan untuk menikah setelah bersama kurang lebih nya 10 tahunan dan juga sudah matang dalam segi apapun karena sejujur nya pernikahan bukan lah hanya sekedar hidup bersama dan saling mencintai,tapi pernikahan itu harus di dasari rasa nyaman dan kepercayaan serta kesetiaan..banyak di antara kaum Alchemist generasi pertama maupun ke dua yang melakukan pernikahan hanya dengan sesama kaum Alchemist dan jika selama nya begitu maka dalam waktu dekat kami akan menikahi saudara kami sendiri..hanya setengah dari kaum kami yang memilih untuk menikahi orang luar atau manusia bisa bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi tapi juga agar kaum kami tidak punah secepat itu jika hanya berputar pada lingkaran yang sama,ah satu lagi yang harus kau tau bahwa kaum kami tidak lah mengenal perpisahan atau pun perceraian .sekali kau mengambil keputusan untuk hidup bersama maka selama nya kau akan terikat dengan kami" kata Fiora menjelaskan mengenai kaum Alchemist yang belum Kristy ketahui lebih lanjut.


Klan milik Roger memang menarik,bukan hanya sempurna secara fisik tapi mereka juga perduli satu sama lain dan saling membantu dalam menyelesaikan suatu permasalahan..mereka juga tampak memiliki pola pikir dan pola hidup yang amat ideal yang di mana jarang sekali Kristy temui pada manusia biasa.

__ADS_1


Dalam kaum Alchemist tidak ada perceraian...sungguh bukan kah itu sangat hebat..padahal angka perceraian di negara itu sudah lebih dari tiga puluh persen hanya untuk manusia biasa..bahkan di beberapa negara pun begitu,satu dari tiga pernikahan akan berkahir dengan perceraian..kaum Alchemist ini memang patut untuk di acungi jempol pada kesetiaan dan keteguhan nya.


"Semua pasangan di kaum kami yang ada sekarang ini adalah murni dari hasil hubungan yang penuh perhitungan dan juga sudah benar-benar matang dan mantap untuk membuat sebuah keputusan...kalaupun nanti di tengah jalan hubungan pernikahan mereka mengalami suatu kendala dan masalah,biasa nya pasti bisa di selesaikan dengan cara baik-baik yaitu pengertian dan kepercayaan...belum pernah ada yang merasa sudah tidak cocok lalu memutuskan untuk bercerai,aku juga belum pernah mendengar dan mengenal seorang pun dari anggota kami yang berpisah hanya karena merasa sudah tidak cocok lagi...


Ketika hubungan mereka di uji dengan suatu masalah baik itu masalah yang ringan maupun berat,mereka selalu bisa untuk menyelesaikan nya dengan kepala dingin dan menghilangkan ego dari kepala masing-masing agar bisa menemukan satu solusi yang menurut mereka terbaik..banyak di antara satu pernikahan yang mana masalah mereka hanya sekedar salah paham atau miscommunication namun karena ego dan amarah masih menguasai, mereka memilih untuk berpisah dan menurut ku itu adalah satu kesalahan terbodoh yang pernah ada..Jika ada sebuah kesalah pahaman maka segera selesaikan dengan kepala dingin..dua hal yang harus di ingat kepercayaan dan keyakinan..jika kedua hal itu tak ada di hati masing-masing maka bukan cinta lagi yang kalian rasakan,tapi hanya suka semata" kata Robingham menjawab pertanyaan Kristy dengan detail dan menyeluruh.


"Wow...kalian benar-benar patut di acungi jempol..lalu kenapa kau sampai sekarang belum juga menikah?" tanya Kristy setelah memuji jawaban Robingham.

__ADS_1


"Hahaha.. Aku saja tadi malam baru merayakan ulang tahun ku yang ke 200,aku ini masih sangat muda dan hidup ku masih sangat panjang..aku masih bisa bertemu banyak orang di luaran sana dan menikmati kesukaan ku hingga aku merasa sudah saat nya untuk seperti kalian,aku tidak terburu-buru untuk masalah itu karena pernikahan bukan lah sebuah mainan yang jika kita bosan kita bisa ganti dengan mainan yang baru" jawab Robingham tertawa mendengar pertanyaan Kristy.


__ADS_2