THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah

THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah
Ep_142


__ADS_3

Setelah sesi puji memuji selesai kini Maiden menyalakan penghangat ruangan agar suhu dingin tak berkuasa berlama-lama di sana..Maiden mengambil koper milik Kristy lalu meletakkan nya di kamar karena hanya ada satu kamar jadi lebih afdol Maiden lah yang tidur di sofa sementara Kristy di kamar nya.


Dia tak lagi bisa seperti dulu karena sekarang kondisi nya sudah berbeda dimana Kristy yang kini adalah istri orang,dia tak mau membuat masalah untuk Kristy.. sebenar nya dengan satu atap berdua saja sudah salah bagi nya tapi mau bagaimana lagi toh dulu mereka sudah berjanji sebelum Kristy menikah.


"Kristy..karena sekarang kau sudah jadi istri orang maka aku akan tidur di sofa saja dan kau di kamar..aku tak mungkin bertindak seperti dulu di saat kau masih sendiri..aku tak mau Roger salah sangka dan malah berakhir pertengkaran bagi rumah tangga kalian" kata Maiden menjelaskan karena sudah sewajar nya dia mengalah dan membiarkan Kristy nyaman di kamar.


"Hey biar aku saja yang di sofa..kau kan tuan rumah" protes Kristy karena dia tidak enak dengan Maiden yang harus tidur di sofa.


"Hey apa kau tak tau kalau sofa milik ku ini sangat nyaman..aku tak mau membiarkan kau menikmati kenyamanan sofa ku hahaha" kekeh Maiden membuat candaan dan berakhir tawa bagi mereka.


Maiden mengambilkan minuman kaleng untuk mereka berdua dan mengajak Kristy duduk di sofa.


"Sebaik nya kita istirahat dulu saja sebelum nanti kita melanjutkan perjalanan ke tempat selanjut nya..tapi nanti jalan nya sedikit menanjak ya,tidak apa-apa lah itung-itung olahraga hahah" kata Maiden sambil menyerahkan satu minuman pada Kristy dan kini mereka duduk di sofa.


Mereka bercerita panjang lebar entah mengenai apapun agar suasana tidak sepi..memang dasar nya Maiden cerewet jadi dia selalu membuat Kristy kadang tertawa dan kadang kesal entah candaan nya mungkin menyebalkan bagi Kristy.


Setelah cukup beristirahat satu jam kini mereka akan melanjutkan lagi perjalanan ke destinasi selanjut nya..Maiden mengenakan jaket nya setelah minuman di tangan mereka habis.

__ADS_1


"Ayo kita lanjutkan lagi jalan-jalan nya" ajak nya lalu memakai peralatan yang dia butuhkan.


Maiden sudah membelikan kartu navigo untuk Kristy agar mereka bisa naik metro dan bus untuk kemana-mana..dia memakai jaket tebal,topi, sarung tangan,syal berbahan wool dan lain nya untuk melindungi tubuh nya dari hawa dingin kota Paris.


Maiden baru menyadari bahwa Kristy tak mengenakan sarung tangan dan topi saat mereka baru sampai di stasiun metro,dia tampak heran melihat Kristy yang seperti itu.


"Hey apa kau tidak kedinginan..kenapa kau tidak memakai topi dan sarung tangan..bukan nya kau sudah dua Minggu di Eropa juga berkeliling di saat cuaca sedang dingin..lalu bagaimana cara nya kau bertahan tanpa sarung tangan dan topi wool itu kemarin?" tanya nya melihat Kristy tak mengenakan apa yang dia sebutkan tadi.


"Haha kau tau kami selalu di ruangan yang bersuhu hangat..Roger bilang takut aku sakit maka dari itu dia tak mau keluar berjalan-jalan seperti kita" kata Kristy tertawa karena baru mengingat bahwa dia dan Roger tak pernah naik kendaraan umum dan hampir tidak pernah berjalan kaki untuk keluar dari ruangan yang hangat.


Roger ingin Kristy nyaman dan tak kedinginan..meski keluar dia akan di peluk dan di masukan ke dalam mantel tebal nya agar hawa dingin tak berani menyerang nya..pokok nya semua serba nyaman.


"Astaga..dia memang suami idaman dan kau sangat beruntung karena menjadi milik nya..kau harus menjaga nya dari hama yang akan tumbuh..baik lah pakai punya ku saja mungkin akan sedikit kebesaran tapi it's better dari pada kau kedinginan nanti malah aku yang di hajar suami mu kalau kau sakit..aku nanti saja kalau ketemu toko baru beli sarung tangan dan topi nya" kata Maiden mengingatkan Kristy juga memuji Roger yang sangat menyayangi dan menjaga Kristy lalu dia memakaikan topi dan sarung tangan itu pada Kristy.


"Kau sangat baik.. terimakasih dan kau benar,aku memang sangat beruntung karena mempunyai suami super pengertian seperti Roger" kata Kristy berterima kasih kepada Maiden dan tersenyum dengan lebar mendengar pujian Maiden yang di lontarkan kepada Roger suami nya.


Mereka berjalan beriringan masuk kedalam stasiun metro..Maiden benar dia lebih hangat setelah memakai sarung tangan dan topi itu..astaga kasihan Maiden kalau begini,ck dia sangat ceroboh.

__ADS_1


Di saat mereka telah sampai di dalam,Maiden memilih menuju kafe yang tak jauh dari mereka..mereka memesan minuman hangat karena Maiden juga tampak kedinginan tapi dia lebih mengutamakan Kristy.


Kristy dan Maiden duduk di dekat jendela tanpa mereka sadari butiran salju mulai turun dari atas.. Kristy begitu terpukau melihat nya.


"Wah seperti nya turun salju" kata Maiden sambil memandangi luar jendela di mana butiran-butiran salju mulai turun.


"Ini sangat indah Maiden..lihat lah aku bisa betah duduk berjam-jam di sini hanya untuk memandangi salju-salju ini sambil minum wine" kata Kristy memandang salju yang turun dari langit.


Dia kini jadi teringat saat pertama kali melihat salju turun di Jerman..dia dan Roger duduk di depan jendela sambil berpelukan, dengan Roger yang membuatkan nya coklat panas lalu Roger pun memangku Kristy sambil memandangi salju yang turun di balik jendela kamar.


Entah kenapa tiba-tiba Kristy merasa sangat merindukan Roger..baru berpisah beberapa jam saja dia sudah sangat merindukan suami nya itu.


Maiden pun tampak memandangi salju yang turun dengan pandangan sendu..dia tak berkata apapun selama beberapa menit hingga wine di gelas masing-masing habis.


"Aku masih punya banyak hadiah untuk mu..aku tau Roger pasti sudah memberikan hadiah yang sangat mahal untuk mu..mungkin hadiah ku bukan tandingan nya tapi aku akan mencoba nya setidak nya hadiah pertama ku ini bisa membuat mu tersenyum" kata Maiden sambil meraih sebuah kotak persegi lalu dia letakkan di depan Kristy.


Kristy ternganga melihat hadiah yang Maiden berikan untuk nya..memang mereka tidak pernah bersama saat Kristy berulang tahun karena kesibukan Maiden sangat padat..namun setiap dia ulang tahun Maiden selalu mengirimkan bunga untuk nya dan ini menjadi yang pertama kali Maiden memberikan sendiri hadiah nya secara langsung untuk nya.

__ADS_1


Yang paling penting adalah kehadiran Maiden di sini sudah cukup untuk Kristy dan hadiah terbaik adalah kehadiran sahabat nya di ulang tahun nya.


__ADS_2