THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah

THE ALCHEMIST: Mengubah Sejarah
Ep_39


__ADS_3

"Margin sangat terkenal di LN loh Kristy..dia menjadi Muse dari Doman Curtenberg untuk beberapa desain milik nya yang terkenal bukankah itu sangat menakjubkan?" kata Maiden sambil makan dan memuji Margin.


"Hahaha..kau bisa saja..itu karena Doman adalah sahabat nenek ku..hanya faktor nepotisme saja Maiden..kau sendiri bagaimana hm..kau bahkan sudah menjadi seorang super top model di Europe..kau tau aku yang beruntung karena bisa bertemu dengan mu di sini..ah iya kapan kau akan kembali Maiden?" kata Margin balik memuji Maiden sambil terkekeh kecil.


"Haha..2 Minggu lagi..negara ini adalah rumah kedua bagiku Margin..ayah ku asli orang sini sedangkan ibu ku,kau tau sendiri kan dia orang mana..aku juga sempat kuliah di salah satu universitas yang ada di sini dan di sana lah aku bertemu dengan Kristy" jawab Maiden sambil menceritakan kilas balik diri nya.


"Wow..aku tak tau loh kalau kau ternyata setengah orang sini,kalian sudah lama berteman nya?" tanya Margin terkejut.


"Sudah 4 tahunan lah..aku akan pensiun dari dunia modeling 2 tahun lagi,setelah itu aku akan berkeliling dunia dengan Kristy" jelas Maiden sambil melirik kearah Kristy dan tersenyum lebar.


"Woahhh..how exciting..aku tak punya sahabat sedekat kalian..huhhh aku begitu iri jadi nya" komen Margin antusias dengan raut wajah sedih.


"Kau tinggal berapa lama di sini Margin?" tanya Maiden.


"Mungkin 6 bulanan karena aku akan berencana membuat instalasi berisi karya-karya ku.. Kristy yang membantu ku dengan desain nya..I like her ideas so far Maiden..she is so great" balas Margin mengenai rencana nya dan memuji Kristy.


"That's good..aku senang mendengar nya..dia memang handal Margin..aku bangga dengan Kristy kau tau" balas Maiden ikut memuji Kristy.


Margin membahas detail mengenai karya-karya nya yang dia hasil kan..tampak Kristy mendengarkan nya dengan antusias dan penuh minat.. Margin begitu sempurna di mata nya..dalam hati Kristy jadi membandingkan antara dirinya dan Margin..dia bahkan tak memiliki apapun yang bisa di banggakan,bahkan kecantikan nya tidak melebihi Margin.


'Apa yang Roger lihat dariku,apa dia masih kasihan padaku..kenapa aku tidak percaya diri begini..ya tuhan' batin Kristy tengah memikirkan banyak hal.

__ADS_1


Lamunan Kristy terhenti saat Margin memanggil nya.. Margin mengatakan sangat senang berkenalan dengan mereka dan berniat mengundang makan malam di apartemen nya sebagian tanda perkenalkan.


"Aku sangat senang bisa mengobrol dengan kalian..seperti nya kita harus bertemu lagi selagi Maiden masih di sini,bagaimana..datang lah ke apartemen ku untuk makan malam di akhir pekan ini,aku akan memasak untuk kalian, special" Margin mengundang Maiden dan Kristy untuk makan malam di apartemen nya karena dia sangat senang memiliki teman ngobrol lagi.


"Maaf Margin..akhir pekan ini aku sudah ada janji dengan Kristy akan mengajak nya jalan-jalan agar dia tidak selalu bekerja terus menerus" Maiden menolak karena dia sudah janji dengan Kristy untuk melakukan hal yang menyenangkan selama akhir pekan nanti.


"Wow..kemana?" tanya Margin seperti nya penasaran.


"Universal studio" jawab Maiden santai.


"Woahhh aku bahkan belum pernah ke sana karena aku tidak memiliki teman untuk ke taman hiburan..aku semakin iri saja dengan kalian tau" kata Margin sedih karena tak bisa menikmati masa muda nya dulu.


"Jika kau mau maka kau boleh ikut bukan kah akan lebih meriah dan menyenangkan nanti nya.. bagaimana Kristy kita ke universal studio Sabtu ini?" kata Maiden meminta saran pada Kristy.


"Terimakasih ya pasti akan sangat menyenangkan nanti..aku sudah tidak sabar" kata Margin tampak senang karena Maiden mengajak nya.


Selama makan malam berlangsung mereka sudah seperti teman lama.. Kristy juga lega karena Margin tidak sekalipun membahas mengenai hubungan nya dengan Roger..jika sampai dia membahas nya entah lah Kristy tak tau lagi harus menanggapi nya bagaimana.


#


#

__ADS_1


Kristy tiba di mansion pukul 10 malam..dia mendapati Roger yang tengah menunggu nya dengan sebuah laptop di depan nya yang tengah duduk di kursi teras paviliun nya.


Kristy jadi berpikir bahwa Roger bahkan lebih workaholic di banding dengan nya.


"Hay.. bagaimana makan malam nya..apa menyenangkan?" tanya Roger yang melihat Kristy sudah kembali dan menutup laptop nya segera menghampiri Kristy dan memeluk nya serta membenamkan ciuman di kening gadis itu.


"Menyenangkan..Maiden mengajak ku jalan-jalan ke universal studio di akhir pekan ini..kata nya aku terlalu sibuk bekerja hingga lupa cara nya bersenang-senang jadi 2 Minggu ini dia akan mengajarkan pada ku bagaimana cara nya menikmati hidup dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan..padahal dia tidak tau saja kalau kau jauh lebih workaholic dariku, sekali-kali bersenang-senang lah agar tidak bekerja terus Roger" kata Kristy menceritakan rencana Maiden dan menyarankan Roger melakukan hal yang sama.


"Hahaha hey aku tidak workaholic ya..kebetulan saja kau melihat ku selalu sedang bekerja" kata Roger tertawa mendengar ocehan Kristy.


"Ck..lihat lah sekarang sudah pukul 10 malam dan kau masih saja menatap layar laptop mu..kalau bukan untuk bekerja lalu untuk apa,dan kemarin juga kau melakukan conference call sampai larut malam bukan..itu bukti kalau kau lebih workaholic dariku..benar tidak?" kata Kristy menyebutkan dosa Roger dan membuat Roger tertawa puas.


"Baiklah,aku akan buktikan padamu bahwa aku juga bisa menikmati hidup..rencana nya aku ingin ke suatu tempat bersamamu tapi kau sudah buat janji duluan dengan Maiden jadi sebagai ganti nya berikan paspor mu" kata Roger lalu meminta paspor Kristy.


"Buat apa?" tanya Kristy tak mengerti.


"Kristy sayang..tempat yang ingin kita tuju memerlukan Visa..jadi berikan paspor mu agar sekretaris ku yang akan mengurus nya" jelas Roger yang membuat Kristy malah resah.


Selama ini Kristy selalu menolak jika Maiden hendak mengajak nya liburan ke luar negara..dia selalu membuat seribu alasan agar tak jadi ..sedari dulu Kristy sudah menegaskan bahwa dia akan berlibur ke luar negara dengan menggunakan uang nya sendiri suatu hari nanti,sekarang dia pun akan melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan pada Maiden dulu.


"Maaf Roger..aku tidak bisa menerima tiket darimu..aku sudah berjanji untuk berlibur atau traveling menggunakan uang ku sendiri" jelas Kristy membuat Roger mengerutkan kening nya tidak paham.

__ADS_1


"Maksud nya..tiket..tidak ada beda nya Kristy..kan aku memiliki pesawat pribadi" jawab Roger terkekeh seakan tau isi otak Kristy.


__ADS_2