
"Sayang,bukan kah aku dulu sudah pernah bilang bahwa tidak semua kaum Alchemist itu sama dengan ku..ada banyak sekali hal yang belum kau ketahui tentang kaum ku,aku hanya tak ingin kau terkejut jika nanti bertemu dengan mereka yang memang sedikit berbeda dariku" jelas Roger dengan begitu tenang menjelaskan sedikit mengenai kaum nya yang memang memiliki sedikit perbedaan yang belum Kristy ketahui.
"Iya aku tau dulu kau pernah bilang padaku bahwa tidak semua kaum Alchemist sama seperti mu yang kaya dan pintar,lalu masalah nya dimana?" kata Kristy mengangkat sebelah alis nya pertanda dia tidak paham dengan kata-kata Roger.
"Bukan hanya masalah itu saja sayang..sebagian dari kaum kami ada yang menyebut diri mereka sebagai kaum 'Pristinest' atau kaum yang tergolong paling murni di antara yang lain..mereka adalah keturunan asli kaum Alchemist tanpa harus meminum ramuan keabadian milik generasi sebelum nya,kaum pristinest menganggap diri mereka lebih baik dari manusia biasa,dan mereka juga memandang rendah kaum Alchemist yang berasal dari kalangan manusia yang masuk kedalam anggota kami karena pernikahan dan menerima hadiah ramuan keabadian...
Bisa di bilang mereka seperti memberlakukan rasisme yang memandang rendah orang lain hanya karena warna kulit dan kebangsaan nya..kalau dalam istilah seperti si miskin dan si kaya..aku memberitahu mu hal ini agar kau tak terkejut jika mendapati pandangan rendah dari sebagian kaum ku..aku hanya tak ingin kau sakit hati sayang" jelas Roger mengenai kaum nya yang juga sama sifat nya seperti manusia biasa pada umum nya.
Kristy tentu saja terkejut dengan kata-kata Roger, ternyata di antara kaum Alchemist pun ada juga yang jahat sama seperti manusia biasa yang seringkali mengagungka-agungkan diri mereka.
"Ternyata kaum mu juga sama seperti manusia biasa..kenapa mereka tidak suka dengan darah campuran..toh sama saja bukan sama-sama kaum Alchemist" kata Kristy memberikan komentar terhadap kata-kata Roger barusan.
__ADS_1
"Begitu lah mereka sayang..dalam kaum mereka,mereka hanya akan mendukung pernikahan antar sesama kaum Alchemist saja..mereka akan menganggap remeh kaum campuran yang berasal dari manusia biasa yang meminum ramuan saja..mungkin bagi mereka itu tidak ada beda nya dengan sebuah korupsi yang menjadikan kita kaya sesaat..padahal kau tau bukan jumlah kami sangat terbatas dan sedikit,kalau kami menikah dengan sesama kami,dalam waktu singkat kami akan berhubungan dengan saudara-saudara kami..hampir sama seperti incest atau bisa di artikan dengan pernikahan sedarah" jelas Roger memberitahukan sedikit penjelasan mengenai kaum nya pada Kristy.
"Roger..apa sebelum nya kau juga menginginkan seorang pristinest untuk menjadi pendamping mu?" tanya Kristy penuh selidik dan dia jadi semakin penasaran.
Kristy sangat penasaran dengan jawaban Roger karena dia tau dari cerita Roger bahwa Roger dan orangtua nya sangat dekat,dia hanya ingin tau saja apa Roger juga memiliki sikap dan pandangan yang sama dengan orangtua nya.
Dalam hati Kristy berdoa agar Roger tidak sama dengan orangtua nya yang memiliki sikap dan pandangan lain.
"Entah lah sayang.. aku tidak tahu,yang aku tau menikah dengan seorang pristinest atau tidak bagiku tidak ada beda nya.. untuk ku asal orang itu siap hidup abadi selama nya bersama ku dan juga kami saling mencintai,apa dia menjadi kaum Alchemist dari ramuan keabadian atau sejak lahir sudah menjadi Alchemist,aku tidak terlalu memperdulikan nya..yang ku tau hanya satu asalkan hatiku nyaman dan yakin dengan nya berarti itu lah pilihanku" jelas Roger mengenai sudut pandang nya menjawab keresahan hati kekasih hati nya Kristy.
Seketika Kristy ingat bahwa dia sudah berjanji pada Roger bahwa dia akan mengikuti Roger dalam setahun lagi tapi sampai sekarang dia masih belum memutuskan untuk meminum ramuan itu atau tidak..dia masih bingung dengan hati nya,di satu sisi dia sangat mencintai Roger dan ingin selalu bersama pria hebat nya itu tapi di sisi lain dia juga memiliki ketakutan nya tersendiri akan hal-hal yang tak dia inginkan kedepan nya.. Roger seakan tau pikiran gadis tercinta nya itu,dia tau apa yang tengah Kristy pikirkan,dia mencoba memberi pengertian dan menenangkan nya agar Kristy tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan..dia juga tak ingin suatu saat Kristy menyesali keputusan nya jika hanya mementingkan ego.
__ADS_1
"Sayang..aku tau apa yang sedang kau pikirkan.. aku akan selalu menunggu mu,aku sudah berjanji akan menerima mu apa ada nya dirimu..aku tidak akan pernah memaksa mu untuk memilih secepat nya sayang.. Aku yakin anak-anak kita lah yang nanti nya akan merubah pikiran mu,jika waktu nya tiba nanti yakin lah bahwa perkataan ku ini benar ada nya,kita lihat saja nanti sayang" kata Roger menenangkan Kristy dan mencium kening Kristy sambil berbisik dan memeluk nya.
Kristy mengerutkan kening nya mendengar kata-kata Roger yang mengatakan bahwa anak-anak nya lah yang akan mengubah pikiran nya..dia masih belum mengerti maksud perkataan Roger barusan,sementara Roger dia tersenyum-senyum sendiri bahkan senyum nya semakin lebar entah karena apa hanya dia yang tau..dia usap rambut Kristy yang wangi nan halus itu.
Dia percaya suatu saat nanti Kristy akan merubah pikiran nya dan mau hidup abadi bersama nya setelah memiliki anak..dia juga yakin bahwa anak-anak lah yang akan membuat Kristy memantapkan hati nya untuk hidup selama nya bersama dia dan keluarga kecil nya kelak..dia hanya perlu bersabar sebentar lagi hingga masa nya tiba..dia tidak bisa membayangkan bahwa dia akan hidup selama nya bersama Kristy sambil menyaksikan anak-anak nya tumbuh dewasa..dia sangat bahagia hanya membayangkan nya saja.
#
#
Akhirnya hari yang di nanti-nanti pun telah tiba di depan mata..akhir bulan telah datang dan kini Kristy dan Roger tengah berada di dalam pesawat pribadi milik Roger untuk melakukan penerbangan ke negara J dengan para staf nya.
__ADS_1
Dan di sana juga lah Kristy baru melihat Recta,pengawal pribadi yang pernah Roger ingin kenalkan pada nya tapi belum sempat karena kesibukan mereka..selama ini dia hanya berkomunikasi dengan Rogam saja dan kini Kristy bisa melihat sendiri Recta yang memang cantik dan juga tampak begitu menghormati nya seperti yang lain nya menghormati Roger.
Selama dalam penerbangan ini Kristy hampir tidak pernah mendengar suara Recta sejak pertama berangkat hingga sekarang..memang gadis itu pendiam seperti yang Roger katakan pada nya sebelum nya.