
Kristy memutuskan sambungan telepon nya sambil menggelengkan kepala nya..Roger memang kadang suka sekali bicara sok meninggikan diri dan terkesan sombong dan arogan menurut nya.
Umur nya saja baru menginjak 30 tapi apa dia bilang tadi.. Sudah puluhan tahun dia menjadi dokter bedah astaga kalau pun dia menjadi dokter bedah di usia 15 tahun berarti dia baru menjadi dokter sekitar 10 tahunan..tidak mungkin kan dia lahir langsung jadi dokter.. aneh-aneh saja dia itu.
Memang kadang Roger suka berlebihan mengaku sebagai dokter yang sudah puluhan tahun di bidang nya juga mengaku akan membeli hotel xxx beberapa waktu yang lalu huhhh aneh sekali dia ini.
Kristy benar-benar di buat berpikir sangat jauh hingga dia memekik tiba-tiba.
"Ah aku tau" seru Kristy tiba-tiba.
"Tau apa Kristy?" tanya bibi Larn.
Seketika Kristy tersadar saat ini dia tidak sendirian ck..dia kadang memang suka seperti itu bicara sendiri kalau sedang berpikir cukup keras seperti saat ini.
"Hah..hahahaha astaga aku lupa ada kalian hahaha maaf bibi aku hanya sedang memikirkan seseorang yang suka bicara yang tidak-tidak dan bertingkah aneh saja hahaha" ujar Kristy berkilah.
"Wah..siapa itu nak Kristy..apa laki-laki atau perempuan..katakan pada kami Kristy" kata bibi Larn dan bibi Mares bersamaan.
__ADS_1
Kristy menggelengkan kepala nya melihat tingkah wanita paruh baya di depan nya ini.
"Bukan apa-apa sebenar nya bisa,aku hanya kenal dengan seorang pria yang kebetulan bertemu beberapa kali dan membantuku beberapa kali..dia terlihat begitu sempurna hingga aku kadang berpikir aneh tentang nya.. sahabat ku bilang if something seems to good to be true,then it probably is..aku jadi tau kekurangan nya dan aku juga tau bahwa dia tidak se sempurna seperti yang aku pikirkan" jelas Kristy mengutarakan hasil pemikiran nya tadi.
"Memang lah di dunia ini tidak ada yang sempurna Kristy" kata bibi Larn.
"Lalu apa kekurangan orang itu?" tanya bibi Mares menimpali.
"Kekurangan nya adalah dia sombong dan terlalu arogan" jawab Kristy.
"Sombong itu memang sifat dan kekurangan yang cukup fatal Kristy..apa kau akan melanjutkan hubungan mu dengan pria itu?" ujar bibi Larn perihatin pada Kristy.
"Hahaha bibi berlebihan..aku tidak ada hubungan apapun dengan nya..aku waktu itu berjanji akan mentraktir nya minum kopi karena sudah membantuku itu saja dan aku juga tidak suka dengan orang yang sombong apalagi arogan" jelas Kristy.
Dan mereka pun melanjutkan lagi obrolan mereka..apapun mereka ceritakan hingga sore pun tiba..kini waitu nya Kristy membersihkan diri dan ikut membantu bibi Larn dan bibi Mares di dapur.
#
__ADS_1
#
Kristy menghabiskan hari Minggu nya hanya dengan membaca..dia suka bernada di paviliun nya sangat nyaman dan langsung menghadap ke arah taman..dia bahkan merasa telah menjadi putri di negeri dongeng dan ini adalah istana nya.
Hari telah berganti kini Senin pun tiba.. pekerjaan Kristy begitu banyak dan menumpuk di kantor hingga memaksa nya untuk menyibukkan diri di kubikel nya karena sampai saat ini dia bahkan belum memiliki teman di kantor nya.
Ternyata Ribella telah menyebarkan rumor tentang diri nya di kantor hingga membuat nya di pandang aneh oleh para karyawan saat berpapasan dengan nya..saat di toilet dia sempat mendengar percakapan Ribella dengan beberapa rekan di departemen nya.
Dia mengatakan bahwa Kristy adalah wanita malam yang suka membuka slangkangan nya hanya demi uang dan pekerjaan nya di sini hanya kedok semata agar tidak di curigai siapapun.
"Kalian tau waktu itu aku dan teman-teman ku di usir dari hotel xxx karena Kristy yang meminta nya pada sugar Daddy nya agar kami di usir dengan sebagai bayaran nya adalah tubuh nya jika orang itu berhasil mengusir kami dari hotel itu" kata Ribella dengan kesal namun dalam hati bersorak gembira.
"Kristy memang cantik menurut ku tapi kalau kecantikan nya di gunakan untuk hal seperti itu sayang sekali..kenapa aku jadi jijik dengan nya" ujar salah satu dari mereka bertiga.
"Sebenarnya aku itu kasihan dengan nya karena mau bagaimana pun juga dia adalah teman kuliah ku dan dia juga anak yatim-piatu..tapi kalau melihat kelakuan nya yang seperti itu aku jadi menyesal dan malu sendiri telah menganggap nya teman" jelas Ribella dengan menambahkan bumbu pada sayur yang dia buat.
Sedangkan Kristy dia hanya diam di dalam toilet sambil menahan Isak tangis nya..dia sudah biasa di perlakukan seperti ini,dia tak memiliki siapapun dan tak memiliki daya untuk membalas perlakuan anak orang kaya seperti mereka yang selalu menindas orang rendahan seperti nya, dia tak memiliki siapapun yang bisa membela nya.
__ADS_1