
...Epilog...
Pada Tahun 732 Bulan ke 5 hari pertama, tepatnya ketika malam Festival Kenaikan Para pahlawan. Vampir Bangsawan Vlad ur Dracul melakukan sebuah serangan menggunakan Konjungsi menargetkan beberapa tempat di Rhine Duchy Kerajaan Bavaria. Akibat sebuah Serangan ini, di perkirakan sebanyak 50.000 orang meninggal dan ratusan ribu kehilangan rumah mereka. Wilayah Rhine Duchy seutuhnya menjadi kawasan tidak layak huni karena banyaknya Monster yang berhasil melewati gerbang sebelum gerbang Konjungsi tertutup 3 hari setelah kejadian. Dalam kejadian ini, gugur Grand Master Camillus Yohannus dan Duke Lambert von Rhine. Mereka di bunuh oleh Vlad ur Dracul dan Alfonso de Jimena, seorang Vampir bangsawan Murni dan seorang Pangeran terbuang.
Atas kejadian ini, Teokrasi mengultimatum Federasi Nordland untuk menghentikan perang agar manusia dapat mengatasi bencana ini secepat mungkin. Jika tidak, maka Teokrasi Geneva akan membuat sebuah Aliansi untuk memukul mundur pasukan Nordland. Akan tetapi, Federasi Nordland hanya menyutujui Genjatan senjata selama 3 tahun dan wilayah yang mereka kuasai tetap menjadi milik mereka.
.
.
.
Di sebuah lembah, sebuah Kastil berdiri kokoh yang di miliki oleh salah satu Bangsawan Vampir Murni. Dia sedang melakukan pertemuan dengan kelima Bangsawan Vampir Murni lainnya.
“Kalian dengar beritanya? Camillus Sang Ksatria pertama telah Mati!” ucap pemilik Kastil tersebut.
“Yeahhh! Sekarang kita bisa lebih leluasa melancarkan rencana kita.”
“Tetapi, kita harus berterima kasih terhadap Keluarga Dracul. Karena berkat Vlad lah Para Ksatria Suci sekarang kehilangan Sebuah Simbol Harapan yang mereka punya,” ucap salah satu Vampir bangsawan.
“Ya, aku tidak menyangka si Gila itu dapat membunuhnya,” ucap Pemilik Kastil tersebut.
“Bagaimana dengan keadaanya saat ini?”
“Menurut Kepala pelayannya, Tuan Vlad sedang mengalami masa hibernasi,” ucap salah satu Vampir bangsawan tersebut.
Di tempat lain, Yeriel dan Alfred sedang memperhatikan tubuh Vlad yang mulai kehilangan wujudnya.
“Bagaimana menurutmu Alfred?” tanya Yeriel.
“Kurasa kita harus mengekstrak darah Tuan Vlad Nona Yeriel,” jawab pelayannya tersebut.
“Dengan ketiadaan Tuan Vlad, kaulah yang sekarang menjadi Kepala Keluarga Vampir Bangsawan Murni Dracul Nona Yeriel,” ucapnya.
“Ya, segera laksanakan rencana jangka panjang kita Alfred,” ucap Yeriel yang berbalik dan berjalan ke sbuah balkon dan melihat 2 cahaya rembulan.
.
.
.
Di sebuah Desa, terdapat seorang anak kecil yang sedang menangis memeluk seorang Pria.
“Master… Master!” anak itu berusia 12 tahun terlihat menyesal dengan apa yang telah terjadi
“Dengarkan Leon… Aku adalah pelayan ibumu ketika dia masih kecil….” ucap Pria tersebut kesulitan karena luka yang di deritanya karena pertempuran.
“Leon… maaf merahasiakanmu selama ini…kau bukanlah seorang anak biasa ….” Pria itu lalu menatap mata Leon.
“Kau adalah keturunan terakhir Pahlawan Suci Leonidas… dan nama aslimu adalah …. Leonidas Agiad… ”
“Apa maksudmu Master…” Leon sangat terkejut dengan apa yang dia dengar dari Masternya.
“Dengarlah… Ambil pedang yang ada … di lemari yang selama ini ku larang kau membukanya…. Di dalamnya terdapat… Senjata Suci Pedang Damocles … Kau harus menguasai pedang itu apapun yang terjadi…” Pria itu lalu menarik nafas panjang
“Dan terakhir… Temuilah seorang Wanita bernama Ainne di Kota Freidburg… dan berikanlah secarik kertas ini.. padanya..” Pria itu mulai menutup matanya.
__ADS_1
“Kau adalah anak yang baik Leon… Kau pasti akan memenuhi takdirmu…” Pria itu lalu mati menghembuskan nafas terakhirnya.
“Master…! Tidak…. Master! Hiks…. Hiksss..” Leon menangis hebat di tengah hujan gerimis yang membasahi keduanya.
.
.
.
Di Istana Kerajaan Jimena, sedang di hebohkan dengan kasus menghilangnya putri mahkota Kerajaan mereka.
“Apa maksudmu Putri Isabella tidak ada di dalam kamarnya!?”
“Aku tidak tahu Tuan. Kemarin malam sang putri masih di kamarnya,” jawab penjaga tersebut.
“Ratu akan sangat marah jika mengetahui hal ini!”
Di sisi lain, seorang Gadis berumur 12 tahun sedang melewati perbatasan antara Kerajaan Dragos dengan Kekaisaran Suci Isenburg. Dia adalah Sang Putri yang melarikan diri dari Istana.
‘Aku akan mencarimu kakak, kau harus mempertanggung jawabkan semua perbuatanmu dan membersihkan nama keluarga kita’ pikir Gadis tersebut.
.
.
.
Di Kota Freidburg, tepatnya di sebuah Desa yang terdekat.
“Tidak Hellene!” seorang bocah berumur 12 tahun berteriak dan mengangkat tangannya ketika dia sedang tidur.
Mereka sedang tidur berdua di kandang kuda tempat mereka sering bermain.
‘Apa maksudnya ini? aku kembali ke masa 10 tahun yang lalu?’ pikir anak laki – laki tersebut.
‘Kali ini, aku akan menyelamatkanmu Hellene. Aku berjanji’ anak laki – laki itu bertekad menguatkan hatinya.
.
.
.
Di Kota Suci Geneva, Tepatnya di dalam Kuil Agung Dewi Juliana. 4 orang Kardinal dan Pendeta Agung sedang mendiskusikan tentang berbagai macam masalah yang sedang terjadi di benua Asgardia.
“Lalu, bagaimana dengan Kandidat Saint untuk menggantikan Saint Olivia yang telah tiada beberapa minggu yang lalu,” ucap Sang Pendeta Agung.
“Ya, Keajaiban Sang Dewi telah memilih salah satu dari kelima kandidat. Dia adalah Sophie de Catanbria. Cucu ke empat Raja Felipe de Catanbria,” jawab salah satu Kardinal.
“Ohh… dia adalah anak yang tekun dan baik hati,” ujar Pendeta Agung.
“Lalu, bagaimana hasil pencarian Sang terpilih untuk menjadi pengawal Calon Saint terpilih?” tanya kembali Pendeta Agung.
“Maaf Pendeta Agung, belum ada kabar mengenai bayi yang 12 tahun lalu Julius ambil di tempat itu,” jawab salah satu Kardinal.
“Baiklah, mungkin takdir akan mempersatukan mereka cepat atau lambat,” ucap Pendeta Agung.
__ADS_1
“Ada berita yang agak buruk mengenai kembalinya Raja Iblis,” Pendeta Agung tiba – tiba membicarakan hal yang tabu bagi mereka.
Ya, Raja Iblis Luciefer yang selama ini orang – orang percayai sedang tersegel nyatanya jiwanya masih berkeliaran di Dunia ini. Yang para pahwalan segel adalah tubuh fisiknya, sedangkan Jiwanya bisa bereinkarnasi ke tubuh makhluk hidup.
“ Sebelum meninggal, Saint Olivia meramalkan bahwa, Jiwa Raja Iblis telah memasuki tubuh seorang anak kecil. Kita harus dengan cepat membangun kekuatan kita agar bersiap ketika hal terburuk terjadi,” ucap Pendeta Agung.
.
.
.
Di sebuah Kota di Kerajaan de La Fayette, seorang anak berusia 12 tahun sedang berjalan – jalan di pusat Kota.
“Hey Lucifer, apakah dengan menurutimu aku bisa membuat Emma terkesan?” Anak itu terlihat sedang berbicara sendiri.
‘Tentu saja, percayalah padaku Jean. Aku sangat berpengalaman dalam hal ini kau tahu, fufufufu’ Sebuah suara tiba – tiba muncul di kepala anak laki – laki tersebut.
“Baiklah Lucifer, aku percaya padamu.”
.
.
.
2 Minggu setelah Konjungsi yang terjadi di Rhine Duchy, Luciel dan Liz sedang berada di perbatasan Kerajaan Bavaria dengan Kekaisaran Suci Isenburg. Terdapat antrian panjang di karenakan orang – orang yang sedang mengungsi mencari tempat karena menjadi korban serangan tersebut.
“Selanjutnya, maju!” ucap petugas Imigrasi.
Luciel dan Liz lalu maju.
“Sebutkan nama, umur, keahlian dan Kota tujuan,” ucap Penjaga tersebut.
“Luciel dan Liz, umur sama – sama 12, Keahlian Pandai besi dan seorang Hunter dan Kota tujuan Kami adalah Kota Freidburg”
Bersambung…….
Arc 1 Selesai
Oke, sebelumnya saya mau berterima kasih bagi yang sudah membaca novel saya. Saya sangat mengapresiasi terutama beberapa saran yang telah di berikan. Jujur saya menulis Novel ini hanya dengan waktu 3 minggu saja dan saya menyadari masih banyak kekurangan yang ada pada Novel saya. Jika pembaca merasa Author seperti terburu - buru menyelesaikan Arc 1, saya mohon maaf.
Maka dari itu, untuk Arc 2 akan saya update ketika masuk puasa nanti di sebuah Novel yang baru. Di novel yang baru saya juga akan merubah beberapa Chapter Arc 1 yang tidak bisa dihapus dan memperbaiki beberapa chapter lainnya yang di rasa kurang bagus. Bagi yang sudah membaca sampai Arc 1 tamat tidak perlu kembali membaca ulang, karena yang saya perbaiki hanya beberapa percakapan dan tidak mengubah Alurnya. Baiklah sampai jumpa saat mulai puasa nanti.
...Saya akan memperlihatkan ilustrasi karakter - karakter utama di Arc 2....
...Luciel umur 15...
...Liz umur 15...
...Izzy umur 15...
__ADS_1
...Leon umur 15...