
"Benua... adalah... daratan luas yang dikelilingi lautan. Apa kau juga tidak tau apa itu laut?"
"Laut? Mm... Ah, maksudmu pastilah samudra. Air yang sangat banyak, jauh lebih banyak dari danau mana pun. Benar bukan?"
Red hanya mengangguk saja. Sebenarnya ia ingin membetulkan panyataan yang salah tersebut. Laut atau pun samudra tentu saja tidak bisa disamakan dengan danau. Tapi ia menahan diri, ada hal lain yang ingin ia tanyakan.
Namun sebelum Red membuka mulut, Kepala Desa kembali berkata, "Tidak ada yang namanya samudra. Itu hanya legenda, hanya mitos!"
"Maksudmu semacam... pernah ada yang melihatnya?"
"Aku tidak tau pasti, lagi pula ini hanya legenda. Apa kau ingin mendengarnya?"
"Tunggu... biar kutebak. Dikatakan bahwa jauh di seberang wilayah para monster, terdapat daerah yang belum pernah dijelajahi, tempat yang sama sekali baru. Itu adalah tempat yang indah dan mempesona, dengan pasir putih di sekitar dan air asin yang melimpah ruah, begitu banyak sampai - sampai tidak terlihat ujungnya di kejauhan..."
"Dari mana kau mendengar cerita seperti itu... Itu tidak seperti cerita yang pernah kudengar."
__ADS_1
"Benarkah??" Red menggaruk pipinya dengan jari telunjuk. Ternyata terkaannya salah. Ini membuat Red menjadi tertarik dengan legenda yang dimaksud. "Kalau begitu seperti apa legenda itu... Coba ceritakan."
"Baiklah... Legenda ini mengisahkan cerita tentang sebuah guild petualang, yang bernama Guild Paradox. Guild ini memang tidak mempunyai wilayah kekuasaan, tapi semua anggotanya adalah para petualang elit, orang - orang yang mendedikasikan hidupnya untuk menjelajah. Sekitar 50 tahun lalu, guild ini melakukan ekspedisi ke Pegunungan Ulnara, wilayah kekuasaan para naga. Apa kau sudah tau apa saja yang ada di pegunungan itu?"
Red menggelengkan kepalanya, "Sudah kubilang, petualang sepertiku tidak tau apa pun tentang dunia ini. Lebih baik kau jelaskan semuanya."
"Tapi... bagian ini agak sulit untuk dijelaskan."
"Kenapa memangnya?"
"Apa maksudmu dengan mengalahkan naga?"
"Untuk menaklukan wilayah itu tentu saja harus mengalahkan penguasanya dulu... Bukankah naga - naga itu yang menghambat para petualang?"
"Aish... kau ini memang tidak tau apa - apa. Para naga tidak seperti itu. Mereka adalah ras yang terkenal atas kebijaksanaan yang mereka miliki. Naga tidak memburu manusia, bahkan mereka tidak pernah ikut serta dalam perang mana pun."
__ADS_1
Red menjadi ragu apakah naga dalam game ini sama dengan apa yang ada dalam pikirannya. Tapi ia tidak berani menebak - nebak lagi, jika hanya untuk mendengar pembenaran atas terkaannya yang salah dari Kepala Desa. Red hanya diam dan memasang telinga, bersiap untuk mendengar lanjutan cerita.
Namun tiba - tiba terdengar suara ringkikan kuda. Red melirik ke arah jendela dan mendapati langit yang telah berubah senja.
"Apa kau benar - benar ingin melakukan perjalanan malam?"
"Sepertinya begitu..." Red beranjak bangun dari kursinya dan dengan langkah berat ia berjalan menuju pintu. Namun langkahnya terhenti setelah sesuatu muncul di hadapannya.
[ Kau telah mendengarkan salah satu legenda terkenal 'Legend of Ocean'
Int +1
Terkumpul : 4% ]
Red menjadi tergoda untuk mendengar sambungan cerita dari Kepala Desa. Namun ia tau apa yang namanya prioritas. Segera setelah ia menggelengkan kepalanya, Red keluar dari rumah itu.
__ADS_1